RUPA-RUPA
13 Juli 2019

Serba Serbi Jastip, Mengapa Jadi Sangat Digemari?

Jastip menjadi tren tak hanya sekadar bisa jalan-jalan ke luar negeri
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Pernahkah Moms merasa ingin membeli suatu barang, tetapi sayangnya tidak dijual di lingkungan rumah atau mungkin untuk mendapatkannya perlu pergi ke luar kota/luar negeri?

Biasanya, untuk mengatasi masalah ini, Moms meminta bantuan melalui jasa titip, atau dikenal dengan istilah "jastip".

Bisnis jastip memang menjadi hal yang semakin tren di kalangan milenial. Mengutip Detik Finance, jastip adalah peluang usaha untuk membelikan barang pesanan yang diminta oleh pengguna jasa.

Tak perlu membuka toko, tetapi untuk melakukan jastip sudah cukup dengan bermodalkan media sosial dan ponsel. Apalagi, untuk melakukannya tidak butuh mengeluarkan banyak modal.

Baca Juga: Agar Tidak Bosan di Rumah, Ini 5 Cara Memulai Bisnis Online Shop

Mengapa Bisnis Jastip Jadi Tren?

hero belanja

Jastip kebanyakan menyediakan jasa membeli produk-produk yang ada di luar negeri. Meskipun, tidak menutup kemungkinan juga untuk lingkup di daerah luar kota/daerah.

Namun, apa yang membuat jastip menjadi tren adalah keuntungan yang didapat. Sudah banyak para pelaku bisnis jastip yang mendapatkan uang hingga ratusan juta rupiah.

Selain itu, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk bisa jalan-jalan ke luar kota atau luar negeri. Karenanya, bisnis ini lebih cocok bagi mereka yang gemar bepergian.

Moms bisa mendapatkan uang sambil jalan-jalan ke lokasi yang diinginkan, dan berbelanja juga. Menarik, bukan?

Baca Juga: 5 Aplikasi Belanja Bulanan yang Praktis untuk Ibu Sibuk

Cara Kerja Bisnis Jastip

hero mengurangi berbelanja online

Untuk melakukan bisnis jastip, cara kerjanya juga cukup mudah. Moms hanya perlu mengunjungi pusat perbelanjaan tertentu, foto produk-produk yang akan dijual, kemudian unggah ke akun media sosial.

Berikan juga keterangan dan harga terkait produk yang dijual, jika menarik, calon pembeli akan menghubungi dan memesan produk tersebut.

Jika Moms tidak ingin terlalu pusing keliling ke banyak tempat, coba perkecil target konsumen atau toko yang hendak diburu. Misalnya, fokus untuk jastip di toko A, atau adakan jastip di daerah C saja.

Sebagai langkah awal, Moms bisa melakukan jastip terhadap barang yang digemari, atau yang kerap dibutuhkan.

Baca Juga: Rekomendasi 6 Online Shop di Instagram untuk Belanja Batik Anak

Apa yang Perlu Diperhatikan dalam Jastip

attractive-beautiful-beauty-974964.jpg

Meski tidak butuh banyak modal, untuk melakukan bisnis jastip juga ada beberapa hal yang patut diperhatikan lho, Moms.

Karena ini berkaitan dengan barang, penting untuk benar-benar memberikan detail produk, harga asli, infokan juga berapa lama barang dibungkus hingga siap dikirim.

Untuk itu, penting agar memiliki sistem kerja yang teratur, dan tentunya tidak membuat calon pembeli merasa ribet atau rumit.

Ada baiknya juga Moms menentukan bila produk tersebut sebaiknya membutuhkan uang muka atau tidak. Karena, siap-siap saja bila ada calon pembeli yang melakukan hit and run (lakukan pemesanan, tapi langsung kabur tanpa kabar).

Sistem uang muka juga dapat membuat Moms tidak menambahkan biaya yang banyak saat dilakukan pembelian ke lokasi jastip yang dituju.

Jadi, bagaimana apakah Moms berminat untuk membuka bisnis jastip ini?

Artikel Terkait