DI ATAS 5 TAHUN
4 Juli 2020

Sering Tidak Disadari, Ini 5 Tanda Orang Tua Narsistik

Seperti apa perilaku dan pola pikir orang tua narsistik?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Tak ada hubungannya dengan hobi selfie, tanda orang tua narsistik justru terlihat dari pola pikir dan perilaku yang berhubungan dengan gangguan kepribadian narsistik atau narcissistic personality disorder (NPD).

Dibesarkan oleh orang tua narsistik dengan karakter khasnya bisa berdampak negatif jangka panjang bagi perkembangan emosional, kepribadian, pola pikir, maupun kesehatan fisik dan mental anak hingga ia dewasa kelak.

Nah, apa saja sebenarnya tanda orang tua narsistik? Simak penjelasan berikut untuk tahu lebih banyak ya, Moms.

Merasa Diri “Paling”

Sering Tidak Disadari, Ini 5 Tanda Orang Tua Narsistik 1.jpg

Foto: Kolobok.ua

Salah satu tanda orang tua narsistik yang paling khas adalah grandiosity, yang secara sederhana bisa diartikan sebagai perasaan superior yang tidak realistis. Di hadapan anak, mereka selalu memposisikan dirinya sebagai yang paling benar, paling tahu, paling penting, dan berbagai “paling” lainnya.

Menurut sebuah studi dari National Institutes of Health, karakteristik tersebut umumnya disertai dengan kebutuhan untuk dipuja berlebihan, diperlakukan istimewa, dan menjadi prioritas utama anak.

Baca Juga: Ketahui 5 Efek Negatif Bila Anak Dibesarkan Oleh Orang Tua Narsistik

Menggunakan Hidup Anak Untuk Memenuhi Ambisinya

Sering Tidak Disadari, Ini 5 Tanda Orang Tua Narsistik 2.jpg

Foto: Delarujokisam.rf

Sudah sewajarnya kalau orang tua mendorong anak untuk mencapai hasil terbaik dalam berbagai area kehidupan, demi kebaikan dan kesuksesan hidup Si Kecil kelak di masa depan.

Namun, tidak demikian halnya dengan sebagian orang tua narsistik yang justru menuntut anak menjalankan kehidupan sesuai dengan ambisi dan impian orang tua. Seringkali tanpa mempedulikan perasaan, pendapat, maupun minat anak.

Sering Meremehkan Anak

Sering Tidak Disadari, Ini 5 Tanda Orang Tua Narsistik 3.jpg

Foto: Timesnownews.com

Orang tua narsistik juga diketahui suka meremehkan anak karena berbagai alasan, seperti tidak mau kehilangan kendali atas hidup anak, tidak mau anak menjadi lebih daripada dirinya, serta membuat anak tergantung supaya terus dipuja dan diperhatikan.

Banyak cara yang mereka lakukan untuk menunjukkannya, seperti dengan mengabaikan pencapaian atau kebutuhan anak, mempermalukan anak karena kegagalan atau ketidakmampuannya, mengkritik berlebihan, membandingkan, atau menyinggung perasaan anak di depan umum.

Baca Juga: Mengenal Sekolah Parenting untuk Orang Tua

Sering Pencitraan Di Depan Orang Lain

Sering Tidak Disadari, Ini 5 Tanda Orang Tua Narsistik 4.jpg

Foto: Monomousumi.com

Di sisi lain, orang tua narsistik senang sekali menunjukkan kelebihan mereka supaya mendapat pujian dan dianggap paling istimewa oleh orang lain.

Berbeda dengan perlakuan mereka pada anak dalam keseharian, di depan orang lain mereka biasanya mencitrakan diri sebagai orang tua paling perhatian, pengertian, dan penuh kasih sayang.

Orang tua narsistik juga senang memamerkan segala kelebihan yang mereka punya, baik itu pencapaian anak, materi, latar belakang keluarga, koneksi dengan orang penting, penampilan fisik, dan semacamnya.  

Baca Juga: Pertengkaran Orang Tua dan Dampaknya Terhadap Psikologi Anak

Melakukan Manipulasi Untuk Mendapatkan Keinginannya

Sering Tidak Disadari, Ini 5 Tanda Orang Tua Narsistik 5.jpg

Foto: Hronika.info

Seperti dikutip dari psychologytoday.com, orang tua narsistik punya segudang cara untuk memanipulasi anak supaya selalu menurut, membuatnya senang, dan memberikan keinginannya. Nah, berikut beberapa di antaranya:

  • Membuat anak merasa bersalah berlebihan karena tidak melakukan sesuatu.
  • Menimpakan kesalahan kepada anak untuk sesuatu yang dialami orang tua.
  • Mempermalukan anak karena kegagalan memenuhi ambisi atau keinginan orang tua.
  • Membandingkan anak secara negatif dengan orang lain.
  • Memberikan tekanan atau tuntutan tidak realistis pada anak.
  • Mengancam untuk tidak lagi memenuhi kebutuhan dasar anak jika tidak menuruti keinginan orang tua.
  • Melakukan kekerasan verbal dan emosional.

Bukan cuma itu, masih ada tanda orang tua narsistik lain yang perlu Moms ketahui, seperti tidak bisa berempati dengan anak, menganggap anak sebagai saingan, sensitif dan mudah tersinggung, kaku dengan aturan, sering cemburu dan posesif pada anak, tapi juga sering mengabaikan kebutuhan anak.

Baca Juga: 5 Perilaku Orangtua yang Mengganggu Psikologi Anak

Menurut Moms, perlukah orang tua mengevaluasi diri dan berkonsultasi dengan psikolog jika merasa memiliki tanda di atas?

Artikel Terkait