NEWBORN
19 April 2019

Tidak Selalu Demam, Ini 5 Penyebab Kepala dan Tubuh Bayi Terasa Panas

Mungkin bayi sedang tumbuh gigi Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla

Mungkin terasa membingungkan saat Moms mendapati bahwa kepala dan tubuh bayi terasa panas saat disentuh, tetapi setelah diperiksa menggunakan termometer tidak menunjukkan bahwa dia demam.

Lalu, sebenarnya apa sih Moms yang menyebabkan Si Kecil terasa panas padahal tidak sedang demam?

Tenang Moms, berikut merupakan beberapa penyebab kepala dan tubuh bayi panas tetapi tidak demam.

1. Memakai Topi Saat Tidur Atau Di Dalam Ruangan

tidak selalu demam, ini penyebab kepala dan tubuh bayi terasa panas 1
foto: stuff.co.nz

Sebagaimana dikutip dari Happiestbaby.com, Dr. Harvey Karp, seorang penasihat kesehatan anak dan anggota dari American Academy of Pediatrics, mengungkapkan bahwa jika kepala dan tubuh bayi terasa panas tetapi tidak demam, penyebabnya mungkin karena Moms memakaikan topi saat bayi tidur.

Bayi melepaskan panas melalui kepala mereka. Jadi, bayi bisa kepanasan jika mereka memakai topi saat sedang tidur atau berada di dalam ruangan.

Dr. Harvey juga menyarankan agar orang tua tidak memakaikan topi pada bayi, kecuali memang disarankan oleh dokter atau bidan dalam kondisi tertentu.

Topi umumnya dipakaikan segera setelah lahir untuk menjaga agar suhu bayi stabil. Namun, tidak lagi setelah bayi berusia lebih tua.

Selain menyebabkan kepala dan tubuh bayi terasa panas, topi bisa secara tidak sengaja menutupi wajah Si Kecil dan menyebabkan kesulitan bernapas, yang bisa berujung pada SIDS.

Baca Juga : Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Menangani Demam Pada Bayi

2. Pakaian Tebal atau Berlapis

tidak selalu demam, ini penyebab kepala dan tubuh bayi terasa panas 2
foto: herfamily.ie

Kulit bayi bisa terasa panas padahal tidak sedang demam juga bisa terjadi karena Moms memakaikan pakaian yang tebal, misalnya seperti jaket, baju berbahan wol atau sejenisnya.

Pakaian tebal atau berlapis membuat panas terperangkap dan menyebabkan tubuh bayi terasa lebih hangat.

Jadi, jika kepala dan tubuh Si Kecil terasa panas saat disentuh tetapi tidak demam, cobalah untuk mengganti pakaiannya.

Bayi cukup memakai satu atau dua lapis pakaian berbahan katun yang lembut. Jangan memakaikan pakaian yang tidak menyerap panas dan keringat.

Moms juga bisa membuka pakaian Si Kecil dan membiarkannya tidur atau bermain tanpa memakai baju, terutama saat cuaca sedang panas.

3. Tumbuh Gigi Atau Teething

tidak selalu demam, ini penyebab kepala dan tubuh bayi terasa panas 3
foto: todaysparent.com

Dilansir dari Parenting.firstcry.com, jika bayi sedang tumbuh gigi, maka kepalanya mungkin akan terasa lebih hangat dari biasanya.

Ini merupakan respons normal tubuh bayi dan tidak ada yang perlu Moms khawatirkan.

Gunakan paracetamol dan gel tumbuh gigi untuk membantu meringankan kondisi Si Kecil. Jika kepala bayi terasa hangat saat disentuh dan berkeringat karena tumbuh gigi, Moms juga bisa memberinya teether.

Baca Juga : Anak Rewel dan Panas, Apakah Ini Tanda-tanda Tifus atau Demam?

4. Masalah Pada Termometer

tidak selalu demam, ini penyebab kepala dan tubuh bayi terasa panas 4
foto: babycenter.com

Terkadang alasan mengapa kepala dan tubuh Si Kecil terasa panas padahal tidak demam bisa jadi adanya masalah pada termometer yang Moms gunakan, bukan Si Kecil.

Bisa jadi karena Moms salah menggunakan termometer atau termometer yang Moms gunakan sudah rusak. Cobalah untuk memeriksa ulang suhu tubuh Si Kecil menggunakan termometer yang lain.

5. Perubahan Suhu Tubuh yang Normal Pada Bayi

tidak selalu demam, ini penyebab kepala dan tubuh bayi terasa panas 5
foto: bbc.com

Penting untuk dicatat bahwa setiap bayi berbeda dan gejala seperti demam dalam beberapa kasus sebenarnya bukan demam.

Kepala atau dahi yang panas pada bayi biasanya terjadi juga sebagai bagian dari perkembangan sistem termoregulasi bayi.

Tetapi Moms harus selalu memastikannya dengan memeriksa suhunya dan memperhatikan gejala-gejala yang ditunjukkannya.

Jika Moms merasa ada sesuatu yang salah, segera bawa Si Kecil ke dokter anak untuk diperiksa.

(RGW/CAR)

Artikel Terkait