PROGRAM HAMIL
18 September 2019

Tips Bersih-bersih yang Aman dari Toksin Pemicu Infertilitas

Ternyata toksin dapat menghambat kesuburan
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Moms yang sedang menjalani program hamil perlu berhati-hati dalam menggunakan produk pembersih rumah tangga. Faktanya, kebanyakan produk pembersih itu mengandung zat kimia yang keras atau toksin pemicu infertilitas.

“Terdapat cukup banyak bukti yang layak membuat kita khawatir akan efek zat-zat kimia [pada produk pembersih] terhadap proses reproduksi manusia,” terang Alexandra Gorman Scranton, direktur sains dan penelitian dari Women’s Voices for the Earth, yang juga penulis laporan Household Hazards: Reproductive Harm and Household Cleaning Products.

Sementara, Devra Lee Davis, M.P.H., direktur Center of Environmental Oncology di University of Pittsburgh Cancer Institute yang juga dosen bidang studi epidemiologi di Graduate School of Public Health mengatakan, “Reproduksi adalah proses yang sangat sensitif dan rumit. Kami memiliki kapasitas yang terbatas untuk memahami dampak paparan zat-zat kimia tersebut terhadap tubuh kita.”

Baca Juga: Ini 5 Mitos Kesuburan yang Tidak Perlu Dipercaya

Lantas, bagaimana cara bersih-bersih yang aman dari toksin pemicu infertilitas? Berikut produk pembersih yang mengandung toksin pemicu infertilitas yang perlu Moms hindari.

1. Deterjen yang Mengandung Pewangi

toksin pemicu infertilitas

Istilah ini biasanya mengacu pada zat kimia bernama phthalate, salah satu senyawa pengganggu endokrin (endocrine disrupting chemicals) yang dapat memengaruhi kesuburan.

“Phthalate mengikat aroma pada pakaian sehingga akan tetap terhirup saat pakaian dikenakan," ujar Martin Wolf, direktur teknologi produk dan lingkungan di Seventh Generation, perusahaan yang menciptakan produk pembersih tidak beracun dan ramah lingkungan.

2. Pelembut Pakaian yang Mengandung Alkyl Phenoxy Ethoxylates (Ape)

toksin pemicu infertilitas

APE adalah surfaktan yang berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. Dalam penelitian pada hewan, APE diketahui menurunkan jumlah sperma dan ukuran testis.

Baca Juga: Dads, Ini 5 Manfaat Bawang Putih untuk Kesuburan Pria yang Perlu Diketahui

3. Produk Pembersih yang Mengandung Pelarut Egbe atau 2-butoxyethanol

toksin pemicu infertilitas

Produk pembersih tersebut di antaranya pembersih kaca, pembersih karpet, pembersih permukaan keras, dan pembersih oven.

Menurut Davis, pelarut yang dapat menghilangkan sisa lemak atau minyak dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh lewat kulit.

“Berbagai studi di China, yang memantau kesuburan secara ketat, memperlihatkan penurunan kesuburan pada perempuan dengan paparan tinggi [terhadap pelarut].”

Selain menggunakan produk pembersih yang dijual bebas, Moms juga dapat membuat pembersih alami dari bahan-bahan yang tidak beracun. Berikut pilihannya:

  • Pembersih serba guna: cuka + air + kulit lemon
  • Pembersih dapur: baking soda + air hangat
  • Pembersih kaca: cuka + air + alkohol 70% + essential oil (opsional)
  • Pembersih kuningan: cuka/air perasan lemon + garam

Baca Juga: Apa Hubungan Antara Ejakulasi Dini dan Infertilitas Pada Pria?

Kini Moms pun dapat lebih tenang saat bersih-bersih rumah karena bisa menggunakan pembersih yang aman dari toksin pemicu infertilitas.

(AN)

Artikel Terkait