BAYI
10 Mei 2019

Waspada Diabetes Tipe 1 Pada Bayi, Kenali Gejala Ini!

Sudahkah Moms mengetahuinya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Diabetes mungkin lebih umum dikenal sebagai penyakit orang tua, tetapi sebenarnya bayi juga bisa mengalami penyakit yang berbahaya ini.

Ya, diabetes dapat terjadi pada bayi, biasanya bayi dapat menderita diabetes tipe 1.

Apa itu diabetes tipe 1?

Mengapa bayi dapat mengalami diabetes tipe 1?

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, mari kita simak ulasan yang telah kami rangkum di bawah ini.

Diabetes Pada Bayi Baru Lahir

Waspada Diabetes Tipe 1 Pada Bayi. Kenali Gejala Ini 1.jpg

Foto: insulinnation.com

Diabetes tipe 1 pada bayi adalah penyakit kronis autoimun yang menyebabkan pankreas memproduksi insulin dengan jumlah sangat sedikit atau tidak sama sekali.

Insulin adalah hormon yang mengubah gula menjadi nutrisi dan membantu memindahkan nutrisi tersebut ke sel-sel tubuh bayi untuk menghasilkan energi.

Tanpa insulin, gula akan menumpuk di dalam aliran darah yang menyebabkan hiperglikemik (gula darah tinggi).

Baca Juga : Gejala Diabetes Pada Anak dan Pengobatannya

Apa Penyebab Diabetes Tipe 1 Pada Bayi?

Waspada Diabetes Tipe 1 Pada Bayi. Kenali Gejala Ini 2.jpg

Foto: med.stanford.edu

Dikutip dari Health.utah.edu, Dr. Cindy Gellner mengungkapkan bahwa meskipun penyebab diabetes tipe 1 pada bayi belum diketahui secara pasti, para ilmuwan berpikir penyebabnya adalah kombinasi genetika dan faktor-faktor eksternal lainnya yang memicu reaksi autoimun.

Orang tua sering kali merasa bersalah karena merasa telah melakukan sesuatu yang menyebabkan buah hatinya menderita penyakit kronis ini.

Namun Dr. Gellner mengatakan bahwa diabetes tipe ini tidak dapat dicegah dan tidak ada cara pasti untuk memprediksi siapa yang akan mengalaminya.

Apa Saja Gejala Diabetes Tipe 1 Pada Bayi?

Waspada Diabetes Tipe 1 Pada Bayi. Kenali Gejala Ini 3.jpg

Foto: dairyreporter.com

Gejala diabetes tipe 1 pada bayi dan anak-anak umumnya muncul secara tiba-tiba. Waspadai beberapa gejala berikut ini pada buah hati Moms:

  • Sering kali merasa haus dan sering buang air kecil. Kadar gula berlebih yang menumpuk pada aliran darah bayi menarik cairan dari jaringan otot. Akibatnya bayi merasa haus dan buang air kecil lebih sering dari biasanya.
  • Rasa lapar yang ekstrem. Meskipun makan atau menyusu lebih sering dari biasanya, diabetes tipe 1 menyebabkan bayi kehilangan berat badan yang terkadang sangat ekstrem. Karena tanpa pasokan gula dan energi, jaringan otot dan simpanan lemak menyusut.
  • Kelelahan. Kurangnya gula dalam sel tubuh bayi akan membuatnya mudah lelah dan lesu.
  • Lekas marah atau menunjukkan perubahan perilaku.
  • Napas berbau harum. Membakar lemak sebagai pengganti gula menghasilkan zat keton yang dapat menyebabkan napas terkesan berbau harum (fruity breath odor).
  • Penglihatan kabur. Jika gula darah bayi terlalu tinggi, lensa mata cenderung kekurangan cairan. Hal ini dapat menyebabkan penglihatan bayi menjadi kabur atau tidak fokus.
  • Infeksi jamur. Bayi perempuan dengan diabetes tipe 1 dapat mengalami infeksi jamur genital. Bayi juga dapat mengalami ruam popok yang disebabkan oleh jamur.

Baca Juga : Jenis Kelamin Bayi Ternyata Berpengaruh pada Gestasional Diabetes Ibu

Bagaimana Pengobatan untuk Diabetes Tipe 1 Pada Bayi?

Waspada Diabetes Tipe 1 Pada Bayi. Kenali Gejala Ini 4.jpg

Foto: newscientist.com

Mengutip Chop.edu, bayi dengan diabetes tipe 1 memerlukan rawat inap singkat agar gula darahnya dapat dikontrol sementara dokter membuat rencana perawatan.

Bayi juga perlu mendapatkan suntikan insulin setiap hari untuk mengganti insulin yang tidak lagi diproduksi secara alami oleh tubuh mereka.

Beberapa perawatan khusus untuk diabetes tipe 1 akan ditentukan berdasarkan pada kondisi bayi, yaitu:

  • Perencanaan pola makan dan penghitungan karbohidrat.
  • Perencanaan aktivitas fisik.
  • Tes darah harian rutin.
  • Tes keton urin sesuai kebutuhan.

Sampai para ilmuwan menemukan cara yang lebih baik untuk mengobati penyakit ini, disarankan bagi orang tua untuk membantu buah hatinya menjalani kehidupan yang lebih sehat dan bahagia dengan memberikan dukungan mental dan membantu mengendalikan gula darah bayi setiap hari.

(RGW/CAR)

Artikel Terkait