PASCA MELAHIRKAN
8 Desember 2019

4 Bahan Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui

Vitamin C termasuk bahan yang aman digunakan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Perawatan kulit mungkin lebih penting sekarang daripada sebelumnya. Stretch mark, jerawat kehamilan, melasma dan kulit gatal mungkin membuat Moms mencari sesuatu untuk meringankan hingga menyembuhkan gejalanya.

Tetapi menemukan solusi atau bahan yang aman digunakan selama kehamilan atau menyusui dapat menjadi tantangan yang sulit.

“Sayangnya, tidak semua skincare aman untuk digunakan, ada sedikit hal yang perlu dikhawatirkan," kata Miriam Rotkin-Ellman, ilmuwan senior dalam program Kesehatan & Lingkungan NRDC yang meneliti polusi udara industri, pestisida, dan bahan kimia beracun lainnya.

Baca Juga: Bisakah Memberi ASI Eksklusif Meskipun Ibu Menyusui Menderita Mastitis?

Bahan Skincare Aman untuk Ibu Menyusui

Dilansir dari jurnal U.S. National Library of Medicine, ada bahan-bahan skincare yang aman digunakan pada ibu hamil dan menyusui. Lalu apa saja bahan skincare yang aman untuk ibu menyusui?

1. Kedelai dan AHA

skincare yang aman untuk ibu menyusui

Tingkat estrogen yang lebih tinggi dari normal dapat menyebabkan wajah berjerawat pada trimester pertama dan bisa berlangsung hingga melahirkan, bahkan jika Moms selalu diberkati dengan kondisi kulit yang bagus, hal ini tetap bisa terjadi.

Jika sudah berurusan dengan jerawat, produk skincare yang aman digunakan ibu menyusui adalah bahan berbasis kedelai aktif. Asam laktat, asam glikolat, dan asam alfa-hidroksi (AHA) aman digunakan selama kehamilan dan menyusui.

Bahan skincare ini akan membantu menjaga kulit tetap halus dan terhidrasi dengan baik, juga menghaluskan pori-pori wajah.

Baca Juga: Benarkah Makan Kedelai Akan Meningkatkan Kesuburan?

2. Benzoil Peroksida

skincare yang aman untuk ibu menyusui

Menjadi salah satu solusi tercepat, benzoil peroksida merupakan salah satu bahan skincare yang aman digunakan selama menyusui untuk mengobati jerawat. Bakteri penyebab jerawat tidak memiliki peluang untuk menyebarkan lebih banyak jerawat.

Kehamilan dan menyusui memang membatasi pilihan kita untuk produk perawatan kulit. Benzoil peroksida adalah senyawa topikal yang telah diberikan lampu hijau oleh dokter kulit dan dokter kandungan selama bertahun-tahun untuk mengobati jerawat selama hamil dan menyusui.

Benzoil Peroksida dengan persentase kecil (2,5% - 5%) dapat diserap ke dalam kulit. Dari sana, tubuh akan semakin memecah produk, dan tidak memiliki efek pada bayi. Banyak dokter kandungan bahkan meresepkan persentase yang lebih tinggi jika jerawat menjadi kistik, atau memburuk.

3. Vitamin C

skincare yang aman untuk ibu menyusui

Kandungan ini tidak hanya bisa ditemukan dalam jus jeruk, namun juga dalam bahan skincare yang aman digunakan untuk ibu menyusui.

Bahan ini tidak hanya bagus untuk menyembuhkan pilek; ini memiliki banyak manfaat untuk kulit Moms.

Vitamin C adalah bahan anti penuaan dini dan perbaikan kerusakan kulit karena meningkatkan produksi kolagen, mencerahkan bintik-bintik hitam, dan melawan kerusakan akibat radikal bebas. Bahan ini biasa dapat ditemukan dalam serum dan pelembap.

Baca Juga: 5 Jenis Vitamin pada Skincare dan Manfaatnya

4. Probiotik

skincare yang aman untuk ibu menyusui

Skincare yang aman untuk ibu hamil dan menyusui selanjutnya adalah probiotik. Banyak produk perawatan kulit, seperti pembersih wajah, pelembap, dan foundation cair yang menggembar-gemborkan 'teknologi probiotik' dalam formulanya.

“Formula semacam ini seperti bahan yang membunuh bakteri atau metabolit, yang mengelilingi sel-sel bakteri yang tumbuh,” jelas Whitney Bowe, dokter kulit Kota New York.

Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan bakteri "baik" dan "jahat" dan membantu mengatasi jerawat, kulit kering, rosacea, dan eksim.

Itu dia daftar skincare yang aman untuk ibu menyusui, bahkan bahan ini juga aman digunakan pada ibu hamil!

Artikel Terkait