PROGRAM HAMIL
15 November 2019

4 Jenis Perawatan untuk Penderita Endometriosis yang Sedang Menjalani Program Hamil

Bergantung dari jenis dan derajat endometriosis yang diderita
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Yuk, simak aneka perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil berikut ini, dipandu oleh dr David Mayndra Utama, Sp.OG., dari Klinik Fertilitas Bocah Indonesia.

Endometriosis adalah sebuah kondisi abnormal dimana lapisan endometrium yang seharusnya berada pada rongga rahim tumbuh di luar rongga rahim seperti pada indung telur, usus, kandung kemih dan organ panggul.

Kondisi ini seringkali menimbulkan gejala rasa sakit dan kram pada perut dan pinggang, nyeri hebat saat siklus haid, nyeri saat berhubungan seksual, perdarahan yang berlebihan saat menstruasi, hingga terjadinya gangguan kesuburan.

Gangguan kesuburan pada endometriosis terjadi karena endometriosis yang bertumbuh pada saluran tuba falopi akan menghalangi sel telur masuk ke dalam rahim, terjadinya kerusakan sel telur dan sperma akibat proses peradangan, serta gangguan hubungan seksual karena rasa sakit sehingga Moms enggan melakukan hubungan seksual.

"Meskipun endometriosis dapat menyebabkan gangguan kesuburan, namun tidak semua penderita endometriosis akan mengalami gangguan kesuburan," jelas dr. David.

"Bergantung dari jenis dan derajat endometriosis yang diderita, maka jenis teknik untuk mendapatkan kehamilan pun berbeda-beda," lanjutnya.

Berikut ini merupakan 4 jenis perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil.

Baca Juga: Dapatkah Penderita Endometriosis Memiliki Anak? Simak Penjelasannya

1. Operasi Dilanjutkan dengan Hubungan Seksual Normal.

Perawatan untuk Penderita Endometriosis yang Sedang Menjalani Program Hamil 01.jpg

Foto: irishnews.com

Jika endometriosis ada dalam bentuk kista, penyembuhan dapat dilakukan dengan operasi laparoskopi yang diikuti dengan terapi hormonal.

"Bila operasi berjalan dengan baik, maka perempuan yang mengalami endometriosi ringan sebelumnya besar kemungkinan akan kembali bisa hamil kembali dengan hubungan seksual normal," jelas dr. David.

Jadi, ini merupakan perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil dengan skala ringan.

2. Hubungan Seksual Terpimpin dengan Stimulasi Sel Telur

Perawatan untuk Penderita Endometriosis yang Sedang Menjalani Program Hamil 02.jpg

Foto: thelonegamers.com

Perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil ini dilakukan setelah memastikan kualitas sperma pria baik dan tidak ada sumbatan saluran tuba falopi.

Pada kasus endometriosis ringan bisa dilakukan stimulasi sel telur wanita dan pasangan bisa melakukan hubungan seksual dengan memperhatikan kapan saat ovulasi (masa subur).

Masa subur bisa dipantau dengan menggunakan alat tes kesuburan melalui tes urin wanita.

3. Inseminasi Intra Uterin

Perawatan untuk Penderita Endometriosis yang Sedang Menjalani Program Hamil 03.jpg

Foto: ucsfhealth.com

Prosedur perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil ini dilakukan dengan menyemprotkan cairan sperma pria yang sudah di ambil dan dipilih terlebih dahulu di laboratorium.

"Kemudian, penyemprotan dilakukan ke dalam rahim Moms yang sudah dilakukan stimulasi pematangan sel telur sebelumnya pada masa subur," kata dr. David.

Baca Juga: Waspada, Wajib Kenali Kista Endometrium dan Endometriosis

4. Bayi Tabung

Perawatan untuk Penderita Endometriosis yang Sedang Menjalani Program Hamil 04.jpg

Foto: irishtimes.com

Metode perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil ini dilakukan apabila teknik lain yang lebih sederhana tidaklah memungkinkan dilakukan, diketahui tidak akan memberikan hasil yang maksimal, atau sudah dilakukan teknik lain tapi gagal mendapatkan kehamilan.

Teknik ini dilakukan dengan melakukan stimulasi pematangan sel telur. Kemudian, setelah sel telur Moms diambil, maka akan disatukan dengan sel sperma suami.

Setelahnya, embrio yang sudah terbentuk akan di masukan kembali ke dalam rongga rahim.

Teknik ini memang memiliki peluang yang paling besar dalam mendapatkan kehamilan, terutama apabila sudah terjadi penyumbatan saluran tuba.

Tergantung dari berat ringan dan jenis endometriosis yang dialami, maka terapi dan prosedur perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil pada setiap pasien tentunya berbeda pula.

"Karena itu penting sekali bagi pasien untuk berdiskusi secara intensif dengan dokter kandungan dalam merancang pengobatan dan juga untuk melakukan pemilihan program kehamilan yang tepat," jelas dr. David.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah penting sekali untuk melakukan pemeriksaan dan perencanaan sedini mungkin.

Karena, semakin lama terapi dan perencanaan kehamilan tertunda, maka akan semakin sulit dan kecil juga peluang untuk mendapatkan kehamilan dan penyembuhan dari penyakit endometriosis ini.

Nah, Moms. Itulah penjelasan dari jenis perawatan untuk penderita endometriosis yang sedang menjalani program hamil. Semoga penjelasan ini bisa membantu Moms dan Dads, ya!

Baca Juga: Perjuanganku Punya Anak dengan Kista Endometriosis

(Artikel ini ditulis bekerja sama dengan Klinik Fertilitas Bocah Indonesia)

Artikel Terkait