2-3 TAHUN
1 November 2019

4 Kegiatan Harian yang Melatih Balita Jadi Lebih Mandiri

Lewat kegiatan sederhana, Mama pun membentuk pribadi anak jadi percaya diri dan mandiri. Yuk, dicoba!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Seiring dengan pertumbuhannya, akan ada masa dimana balita Moms ingin melakukan segala sesuatunya sendiri. Mulai bermain tanpa diawasi, makan tanpa disuapi, hingga beraktivitas tanpa ditemani.

Sayangnya, banyak orang tua khawatir jika membiarkan Si Kecil melakukan segala hal sendiri. Padahal, lewat kegiatan harian tersebut balita bisa jadi lebih mandiri, Moms.

Dengan rutin melakukan hal sederhana tanpa dibantu oleh orang lain, rasa percaya diri balita akan tumbuh semakin pesat dan ia mulai berani untuk bertindak sendiri.

Jadi, mulai sekarang, yuk, bantu balita Moms jadi lebih mandiri lewat 4 kegiatan harian berikut:

1. Pilih Baju Sendiri

Cara paling sederhana untuk melatih balita jadi lebih mandiri bisa dimulai dengan membiarkannya memilih bajunya sendiri. Baik saat akan pergi main atau beranjak tidur, Moms bisa menanyakan Si Kecil baju mana yang ingin ia kenakan.

Pertanyaan Moms mungkin terkesan biasa dan sederhana, tapi akan besar artinya bagi buah hati. Dalam sehari-hari balita jadi merasa lebih berdaya sekaligus menyadari kalau pendapatnya penting dan patut dihargai oleh kedua orang tua.

Baca Juga: Cara Merapikan Baju Anak

2. Beri Pilihan

Meski begitu, ada beberapa kondisi dimana balita belum boleh menentukan keinginannya sesuka hati. Termasuk dalam kegiatan harian. Misalnya dalam hal memilih makanan, sudah pasti harus bergizi dan bermanfaat bagi tubuh meski rasanya tidak selezat kue atau semanis permen.

Nah, untuk melatih balita jadi lebih mandiri sekaligus memastikan ia makan dengan sehat, Moms bisa memberikan 2-3 pilihan makanan sehat untuknya. Minta balita untuk memilih kedua pilihan yang sebenarnya sama baik untuknya.

Pilihan tertutup ini akan membantu balita belajar lebih fokus dan teliti dalam menimbang sebuah keputusan, sekaligus mendorongnya untuk lebih berani dalam berpendapat.

3. Menjawab Pertanyaannya Sendiri

Memasuki usia 2 tahun, rasa keingintahuan balita yang semakin besar akan mendorongnya untuk lebih banyak bertanya. Sebuah riset yang dilansir dari news.com.au bahkan menemukan bahwa balita rata-rata akan bertanya hingga 300 kali sehari lho, Moms!

Jadi, sudah sewajarnya Moms memberikan jawaban terbaik untuk setiap rasa ingin tahunya. Tapi, coba, deh, sesekali dorong buah hati untuk menjawab pertanyaannya sendiri.

Cara ini tak hanya membuatnya lebih kritis, tapi juga meningkatkan kemampuan analisa serta skill pemecahan masalah yang semakin berkembang dan membuatnya lebih mandiri.

4. Sesekali Gagal Itu Wajar

Seperti yang Moms tahu, hidup tak selalu berisi kemenangan. Pasti ada juga saat dimana kita harus merasakan kegagalan dan memulai kembali dari awal.

Begitupun pada keseharian Si Kecil, Moms mungkin tak menyangka bahwa membiarkan buah hati mengalami kegagalan ternyata bisa jadi cara untuk melatih balita mandiri.

Jadi, saat balita kalah dalam permainan atau tidak berhasil dalam melakukan sesuatu, Moms bisa menyemangati balita untuk terus berlatih dan berusaha pantang menyerah.

Berikan pengertian pada buah hati bahwa memperbaiki kualitas diri adalah salah satu cara untuk lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Nah, kalau sudah begini, balita pasti bisa tumbuh jadi lebih mandiri, bermental kuat, dan pantang menyerah hingga ia dewasa nanti.

Melatih balita mandiri memang perlu waktu, tapi selalu bisa dimulai dari hal sederhana kok, Moms. Setuju, kan?

(WA)

Artikel Terkait