BALITA DAN ANAK
15 Juli 2019

5 Cara Mengajarkan Balita Menulis Namanya

Dengan cara yang mudah dan menyenangkan, pasti Si Kecil akan terbiasa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Mengajarkan balita menulis berarti mengembangkan keterampilan motorik halus kepadanya.

Selain itu, tentu saja mempersipkan dirinya untuk masuk sekolah, karena bahkan beberapa TK mewajibkan calon muridnya bisa menulis.

Meski begitu, jangan jadikan kegiatan menulis menjadi hal yang menyebalkan bagi Si Kecil.

Justru, jadikan menulis tangan kegiatan yang menyenangkan dan berikut lima langkah mudah mendidik balita menulis dan bebas frustasi.

1. Buat Pola Namanya

Belajar menulis namanya adalah prestasi yang membanggakan dan keterampilan yang akan ia gunakan sepanjang hidupnya.

Jadikan hal ini lebih mudah dengan mencetak namanya dalam bentuk garis-garis yang bisa anak ikuti.

Usahakan menggunakan huruf kapital dan besar-besar. Cetak dan buat dia mudah mengikutinya serta bisa dilakukan Si Kecil berulang-ulang.

2. Melukis dengan Tangan Menggunakan Bahan-Bahan Rumah Tangga

Biarkan dia mempelajari gerakan huruf dalam namanya ketika dia menulis dengan jarinya. Gunakan garam, pasir, krim cukur atau puding sebagai alat tulis.

Garam atau pasir dapat disebarkan di atas nampan untuk menjaga kekacauan agar seminimal mungkin.

Moms bisa juga menggunakan krim cukur dan ataupun puding. Cukup gunakan meja dapur atau nampan sebagai kanvas tulisannya.

Karena dia baru belajar, jangan memaksanya untuk menulis namanya seperti yang Moms lakukan pada selembar kertas.

Biarkan dia menggunakan keterampilan motorik kasarnya untuk mempelajari gerakan menulis namanya.

Saat anak semakin baik dalam menulis setiap huruf, orang tua dapat membantunya mengerjakan keterampilan motorik halus itu melalui kegiatan belajar yang menyenangkan ini.

Baca Juga : 6 Cara Seru Mengajari Anak Menulis

3. Menggunakan Kapur Tulis

Belajar di rumah tentu akan menyenangkan karena bebas mengeksplorasi. Dengan kapur tulis, ajak Si Kecil untuk menulis di jalan raya yang sepi di komplek rumah.

Tulis namanya dalam huruf besar lalu minta dia untuk mencoba meniru gambar yang Moms buat.

Tulis namanya lebih kecil. Sekarang lihat apakah dia bisa menulis namanya lebih kecil juga.

Saat di sudah mulai mahir, Moms bisa berupaya mengurangi versi yang lebih besar dari namanya menjadi versi yang sebenarnya harus dia tulis di selembar kertas di sekolah.

Papan tulis akan sangat berguna untuk dia mencoba dalam berbagai ukuran.

4. Menggunakan Stabilo Warna Terang

Gunakan stabilo untuk menulis nama Si Kecil dalam huruf besar. Sekarang biarkan dia memilih spidol warna favoritnya dan menelusuri tulisan moms.

Pastikan Moms memilih warna stabilo yang lebih terang dari spidol yang akan dia digunakan.

Dia harus bisa melihat usahanya menulis namanya di atas surat-surat yang moms tulis dengan stabilo.

Baca Juga : 5 Aktivitas Untuk Mempersiapkan Balita Belajar Menulis

5. Gunakan Papan Tulis

Anak-anak suka menulis di papan tulis yang kering. Dia akan bisa berlatih, berlatih, berlatih tanpa menggunakan banyak kertas.

Papan penghapus kering memiliki penggunaan jangka panjang. Setelah dia belajar menulis namanya, dia bisa belajar menulis kata-kata lain dan mulai menangani fonik.

Papan tulis juga dapat digunakan sebagai alat pengajaran ketika di siap untuk menangani matematika, bahasa Inggris, dan mata pelajaran lainnya.

Mengajari seorang anak untuk menulis namanya membutuhkan latihan dan kesabaran.

Biarkan dia belajar di waktunya sendiri tetapi berlatih beberapa menit setiap hari.

Ketika anak mulai menyempurnakan tulisannya, akan terlihat bahwa dia dapat mulai menulis dengan huruf yang lebih kecil dengan tulisan tangan yang menjadi lebih mudah dan lebih mudah dibaca.

(TPW/CAR)

Artikel Terkait