PERNIKAHAN & SEKS
28 Desember 2019

5 Tips Akur dengan Ibu Mertua, Moms Wajib Tahu!

Komunikasi asertif penting untuk menentukan batas tegas dengan mertua
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dalam proses membangun kehidupan rumah tangga tidak hanya perlu menjalin hubungan yang baik dengan suami, tetapi juga pada orang tuanya.

Namun, mungkin ada beberapa dari Moms yang merasa sulit menjalin hubungan yang baik dengan ibu mertua atau baik Moms dan ibu mertua terlihat menjaga jarak.

Tetapi, menurut psikolog Liza Djaprie, penilaian akur atau tidaknya hubungan ibu mertua dengan menantu perempuan itu sesungguhnya sangat subyektif.

"Sebenarnya kondisi akrab adalah sesuatu yang sangat subyektif. Ada yang mengharapkan akrab itu suatu kondisi di mana harus sering menelepon atau jalan bersama, atau bisa saja ada yang sesederhana akrab dengan mertua itu adalah saat tidak ada konflik," jelas Liza.

Baca Juga: Menghadapi Mertua yang Suka Ikut Campur

Tips Akur dengan Ibu Mertua

Lebih lanjut, Liza menjelaskan bahwa menantu perempuan perlu memahami terkait hubungan dengan ibu mertua.

"Intinya bagaimana sebagai menantu mencoba untuk memahami bahwa mertua adalah orang tua kita yang harus dipahami, tapi di sisi lain juga bukan orang tua langsung, sehingga risiko sakit hati dan konflik itu juga ada," lanjutnya.

Dalam jurnal Research in Human Development, disebutkan bahwa kualitas hubungan positif berkaitan dengan mendapatkan lebih banyak perasaan positif dan lebih sedikit perasaan negatif setelah menikah.

Berikut ini beberapa tips agar akur dengan ibu mertua.

Baca Juga: Pilih Tinggal Mandiri atau Menumpang Di Rumah Mertua? Kenali Plus Minusnya!

1. Tentukan Garis Batas yang Jelas

ibu mertua-2.jpg

Tips akur dengan ibu mertua yang pertama adalah menentukan garis batas yang jelas. Liza Djaprie menjelaskan pentingnya kemampuan menantu untuk bisa berkomunikasi secara asertif.

Mengutip Studi Ilmu, komunikasi asertif adalah kemampuan mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain, namun tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain.

"Bagaimana kita bisa menyampaikan secara tegas dan lugas tanpa harus terus menuruti ibu mertua yang lambat laun akan membuat kita merasa 'tersiksa' atau 'terjajah'," terangnya.

Selain itu, Liza menyarankan menantu perempuan perlu membuat garis batas jelas, mana yang bebas dilangkahi oleh ibu mertua dan mana yang tidak bisa dicampuri.

2. Belajar Memerhatikan Ibu Mertua

mertua1.jpg

Tips akur dengan ibu mertua yang selanjutnya adalah belajar memerhatikan ibu mertua. Karena Liza mengatakan bahwa ibu mertua juga merupakan orang tua, tentu penting juga untuk memerhatikan ibu mertua.

"Belajarlah untuk memerhatikan mertua, karena mertua sebagai orang tua pun akan senang diperhatikan. Dari hal kecil-kecil seperti itu yang akan membantu mendekatkan menantudan mertua," jelas Liza.

Baca Juga: Takut Bertengkar, Ini 4 Trik Mengatasi Beda Pendapat Jika Mertua Minta Cucu

3. Pahami Sudut Pandang Ibu Mertua

ibu mertua tinggal serumah-4.jpg

Tips akur dengan ibu mertua yang selanjutnya adalah memahami sudut pandang ibu mertua. Ketika menikahi pasangan, Moms juga 'menikah' dengan sebuah keluarga dan sejarah di dalamnya, termasuk masalah yang ada di keluarga pasangan.

Memahami dari mana asal beberapa masalah keluarga pasangan dapat sangat membantu ketika Moms belajar cara mendekati ibu mertua.

"Punya masalah dengan mertua biasanya karena kesulitan orang tua untuk melepaskan anak-anak mereka sendiri," kata F. Diane Barth, psikoterapis dan penulis blog Psychology Today, Off The Couch, melansir Huffington Post.

4. Tetap Menghargai Jika Diberi Saran yang Tidak Diinginkan

mertua4.jpg

Tips akur dengan ibu mertua yang selanjutnya adalah tetap menghargai jika diberi saran. Ketika ibu mertua menawarkan saran yang tidak diinginkan, ambil pendekatan "terima kasih tapi tidak, terima kasih" untuk merespons.

Ibu mertua mungkin berpikir sarannya sangat membantu, tetapi bisa jadi sebenarnya membuat Moms kesulitan. Di satu sisi, Moms mungkin menahan diri untuk menolak sarannya, karena ingin menghargai ibu mertua.

Susan Newman, psikolog dan penulis buku "Nobody’s Baby Now: Reinventing Your Adult Relationship with Your Mother and Father", menjelaskan tipsnya.

"Anda mungkin memberi tahu mertua: 'Saya tahu Anda berusaha membantu, tetapi kami ingin membuat kesalahan kami sendiri', atau bisa juga dengan hati-hati menyarankan bahwa zaman telah berubah, dan tunjukkan apa yang direkomendasikan oleh dokter anak," jelas Susan melansir Huffington Post.

Baca Juga: Panutan! 5 Artis Cantik Indonesia Ini Akrab dengan Mertua

5. Meminta Saran Ibu Mertua

tips menjalin hubungan baik dengan mertua hero banner magz (1510x849)

Tips akur dengan ibu mertua yang selanjutnya adalah meminta saran ibu mertua. Mungkin ini sedikit berlawanan dari tips pada umumnya. Namun, hal ini sebenarnya dapat membuat ibu mertua merasa dihargai dan perannya dibutuhkan.

"Lihatlah ke sekeliling dan temukan konflik di rumah atau keluarga, sehingga Anda bisa meminta nasihat mertua," kata Greg Cason psikolog berbasis Los Angeles, mengutip Huffington Post.

"Gunakan nasihat itu dan laporkan kembali tentang betapa bermanfaatnya nasihat itu. Ungkap lebih banyak detail. Mertuamu akan mulai lebih menyukaimu karena dia merasa dihormati," terangnya lagi.

Nah, itu dia Moms beberapa tips agar akur ibu mertua. Selamat mencoba!

Artikel Terkait