KEHAMILAN
6 Desember 2019

6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms!

Dari mulai makanan pedas hingga tidak boleh gosok perut.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Yuk, simak 6 mitos aneh tentang kehamilan ini.

Kehamilan adalah masa yang penuh kegembiraan. Sambil menanti kehadiran sang bayi, calon ibu sering kali mendapat informasi dari luar. Sayangnya, tak sedikit yang memberi informasi berdasarkan mitos dan takhayul.

Ada banyak mitos, takhayul, dan kisah-kisah legenda tentang kehamilan. Mitos ini banyak yang menyesatkan, namun ada pula yang memiliki alasan di baliknya. Berikut ini 6 mitos aneh tentang kehamilan yang sudah dirangkum Orami.

Mitos Aneh Tentang Kehamilan

1. Jika Mual Berarti Bayi Perempuan

6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms! 01.jpg

Foto: todayshow.com

Semakin buruk mual di pagi hari seorang wanita, semakin besar kemungkinan dia mengandung bayi berjenis kelamin perempuan. Mitos aneh tentang kehamilan ini cukup populer.

”Dalam istilah statistik, ini adalah kepalsuan yang positif,” kata Stanley Young, seorang ahli statistik genetika di Institut Penelitian Ilmu Statistik Nasional, Triangle Park, NC.

Menurut Young, tidak ada hubungannya mual dengan jenis kelamin bayi. Mual adalah gejala umum kehamilan dan hal yang umum dialami wanita hamil. ”Jenis kelamin manusia ditentukan oleh kromosom x, y jadi tidak ada hubungannya dengan itu,” jelasnya.

2. Makanan Pedas Membuat Bayi Gerah

6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms! 02.jpg

Foto: romper.com

Mitos aneh tentang kehamilan lainnya adalah jika Moms makan makanan pedas saat hamil, maka mata bayi dalam kandungan bisa terbakar. Bahkan mengakibatkan kebutaan.

Meskipun terdengar masuk akal bagi sebagian orang, ini tidak benar. Makanan pedas memang dapat meningkatkan risiko mulas pada ibu hamil. Solusinya batasi asupan makanan pedas. Dan perbanyaklah asupan bergizi seperti sayur dan buah-buahan.

Baca Juga: Sering Memberikan Makanan Pedas Untuk Balita, Apa Efeknya?

3. Jika Sering Mulas, Bayi Akan Lahir dengan Rambut Lebat

6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms! 03.jpg

Foto: themirror.co.uk

Ini adalah mitos aneh tentang kehamilan yang populer di kalangan calon ibu. Namun ternyata ada benarnya. Dilansir dari NY Times, para peneliti di Universitas Johns Hopkins melakukan penelitian yang bermaksud untuk mematahkan mitos ini.

Studi yang mereka lakukan melibatkan 64 wanita hamil, sekitar 78 persen di antaranya melaporkan mengalami mulas.

Dari 28 wanita yang melaporkan mulas hingga sedang, 23 memiliki bayi dengan jumlah rambut rata-rata atau di atas rata-rata. Sebaliknya, 10 dari 12 wanita yang melaporkan tidak ada sakit mulas, memiliki bayi dengan sedikit atau tanpa rambut.

4. Tidak Boleh Membuat Tali Temali

6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms! 04.jpg

Foto: odiaries.com

Dalam budaya tertentu, takhayul menasehati wanita hamil untuk tidak melangkahi tali saat hamil, karena hal itu dapat mengakibatkan tali nuchal. Yakni kondisi di mana tali pusar menjadi kusut di sekitar leher bayi. Namun, tidak ada dasar ilmiah untuk mitos ini.

Baca Juga: Bayi Terlilit Tali Pusar, Apakah Bisa Melahirkan Secara Normal?

5. Efek Bulan Purnama

6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms! 05.jpg

Foto: dailyexpress.co.uk

Di antara mitos aneh tentang kehamilan yang lebih tertanam kuat adalah gagasan bahwa frekuensi kelahiran bayi meningkat selama bulan purnama.

Bahkan beberapa staf medis yang bekerja di bangsal persalinan dan persalinan percaya pada yang satu ini, mungkin dalam benak populer menegaskan kemungkinan masuknya koneksi yang sebenarnya.

Meskipun ada penyelidikan yang luas, para ilmuwan belum mengidentifikasi hubungan antara bulan penuh dan tingkat kelahiran.

Baca Juga: Rencanakan Kehamilan Lagi 6 Bulan Pasca Keguguran

6. Menggosok Perut Sebabkan Bayi Jadi Manja

6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms! 06.jpg

Foto: cnn.com

Beredar mitos aneh tentang kehamilan bahwa wanita hamil harus menahan diri dari menggosok perutnya. Jika sering mengusap perut, bayinya akan manja.

Apa yang disarankan mitos itu sangat tidak mungkin. Perlu dicatat, bahwa pada usia kehamilan 10 minggu, janin yang sedang berkembang dapat merasakan sentuhan, menghasilkan respons ketika didorong melalui perut ibu. Bahkan mengenali bahasa yang dikatakan ibu.

Penelitian dari University of Washington menunjukkan bahwa bayi mulai menyerap bahasa ketika mereka berada di dalam rahim selama 10 minggu terakhir kehamilan.

”Pesan utama untuk ibu baru adalah bahwa bayi mereka mendengarkan dan belajar dan mengingat selama tahap terakhir kehamilan. Otak mereka tidak menunggu kelahiran untuk mulai menyerap informasi,” kata penulis studi Patricia K. Kuhl, PhD.

Itulah 6 mitos aneh tentang kehamilan yang cukup populer. Jika Moms pernah mendengarnya atau bahkan mematuhinya, maka jadikanlah pengalaman saja. Jangan ragu bertanya kepada dokter mengenI mitos-mitos yang beredar.

(CIL/DIN)

Artikel Terkait