KEHAMILAN
22 Mei 2019

7 Tips Aman Umroh saat Hamil

Berangkat umroh ketika memasuki trimester kedua ya Moms
Artikel ditulis oleh Andra Nur Oktaviani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Umroh bisa dilakukan kapan saja, termasuk umroh saat hamil. Meskipun banyak kekhawatiran, ibu hamil juga sebenarnya tidak dilarang untuk melaksanakan ibadah umroh.

Namun, dengan kondisi yang berbeda, umroh saat hamil juga butuh perhatian lebih. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama menjalankan ibadah umroh saat hamil. Apa saja? Yuk kita cari tahu!

Baca Juga: Berapa Batas Usia Kehamilan untuk Naik Pesawat?

1. Pilih Penerbangan Langsung dan Hotel Dekat Masjid

umroh saat hamil

Foto: Thepointsguy.com

Sebagai ibu hamil, Moms harus mengutamakan kesehatan. Agar Moms kelelahan karena harus transit dan berpindah pesawat, pilihlah penerbangan langsung ketika umroh saat hamil. Selama penerbangan, setiap satu jam sekali, Moms bisa berjalan-jalan di lorong pesawat dan melakukan stretching.

Untuk penerbangan dengan jarak jauh seperti umroh, dokter biasanya memberikan Moms obat pengencer darah agar darah tidak bertumpuk di kaki karena adanya tekanan udara dalam kabin pesawat.

Untuk penginapan, pilihlah hotel yang lokasinya paling dekat dari masjid. Hal ini akan sangat membantu karena Moms tidak perlu berjalan jauh dari hotel untuk beribadah di masjid.

2. Berangkat pada Trimester Kedua

umroh saat hamil

Foto: Acronschildren.org

Sama seperti ketika berangkat babymoon, berangkat umroh saat hamil juga sebaiknya ketika kandungan sudah memasuki trimester kedua. Di usia kandungan ini, ibu hamil diperbolehkan untuk naik pesawat dan menjalani penerbangan panjang.

Berangkat umroh pada trimester pertama berisiko mengalami mual dan muntah hebat serta bisa meningkatkan risiko keguguran. Sementara berangkat umroh pada trimester ketiga berisiko melahirkan di pesawat.

Baca Juga: 5 Risiko yang Dapat Terjadi Jika Ibu Hamil Nekat Naik Pesawat di Trimester Tiga

3. Periksakan Kandungan dan Minta Rekomendasi Dokter

umroh saat hamil

Foto: Workdlifelaw.org

Sebelum melaksanakan ibadah umroh saat hamil, Moms perlu melakukan pemeriksaan kesehatan. Moms juga harus mendapat izin terlebih dahulu dari dokter apakah memungkinkan untuk umroh atau tidak.

Untuk beberapa kondisi kehamilan, dokter mungkin menyarankan Moms untuk tidak melakukan perjalanan panjang atau melakukan aktivitas yang sangat melelahkan.

Ketika umroh, jamaah disarankan untuk melakukan imunisasi meningitis. Sebelum imunisasi meningitis, sebaiknya Moms melakukan pemeriksaan kondisi kehamilan. Ada jenis vaksin meningitis yang memang tidak disarankan untuk ibu hamil.

4. Rutin Olahraga Ringan

umroh saat hamil

Foto: Self.com

Umroh saat hamil berbeda dengan liburan. Ibadah umroh akan menguras tenaga Moms. banyak kegiatan fisik yang harus Moms lakukan, seperti thawaf dan sa’i. Belum lagi cuaca yang panas.

Olahraga menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan fisik Moms. Lakukan olahraga ringan yang disarankan oleh dokter beberapa minggu sebelum keberangkatan. Moms juga harus menjaga asupan makanan ya.

5. Bawalah Fotocopy Buku Pemeriksaan Kehamilan

umroh saat hamil

Foto: Nhs.uk

Ketika umroh saat hamil, jangan lupa membawa buku atau fotokopi buku pemeriksaan kehamilan. Hal ini perlu dilakukan untuk antisipasi keadaan darurat di tanah suci.

Dengan buku tersebut, jika terjadi hal buruk di tanah suci, dokter di sana bisa mengetahui riwayat kesehatan Moms selama hamil.

Baca Juga: Sarwendah Berencana Melahirkan di Singapura, Ini 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Trimester Tiga saat Bepergian dengan Pesawat

6. Jangan Memaksakan Diri

umroh saat hamil

Foto: Middleeasteye.net

Umroh saat hamil cukup menguras fisik Moms. Di sisi lain, dengan kondisi hamil, Moms juga akan sangat mudah merasa lelah. Jika dibutuhkan, Moms mungkin bisa menyewa kursi roda untuk mobilitas selama menjalankan ibadah umroh.

Jangan memaksakan diri untuk mencium hajar aswad maupun masuk untuk salat di Hijir Ismail. Keduanya merupakan sunnah, namun menjaga diri dan janin adalah wajib.

Untuk salah pun, jika Moms sudah merasa kesulitan, jangan khawatir. Di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terdapat banyak kursi lipat yang diperuntukkan bagi lansia. Moms bisa mengambil salah satunya untuk dipergunakan selama salat.

7. Perhatikan Kondisi Makan dan Minum

umroh saat hamil

Foto: Medicalnewstoday.com

Memasuki trimester kedua, selera makan Moms mungkin sudah membaik. Makanlah dalam porsi yang tidak terlalu banyak tetapi cukup sering agar Moms tetap bertenaga selama menjalani ibadah.

Itulah beberapa tips aman untuk menjalankan ibadah umroh saat hamil. Selamat menjalankan ibadah umroh!

Artikel Terkait