2-3 TAHUN
12 Agustus 2019

5 Aktivitas Terbaik Untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Balita

Pada saat bayi berusia 12 bulan, mereka seharusnya dapat berdiri sendiri dan bahkan berjalan tanpa dukungan.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Menyaksikan anak-anak mereka membuat gerakan yang rumit adalah salah satu hal yang paling menyenangkan bagi semua orang tua. Pada saat bayi berusia 12 bulan, mereka seharusnya dapat berdiri sendiri dan bahkan berjalan tanpa dukungan.

Apa Keterampilan Motorik Kasar?

Aktivitas Terbaik Untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Balita 01

Istilah keterampilan motorik mengacu pada kemampuan bayi untuk menggerakkan otot-ototnya untuk melakukan tindakan. Gerakan yang melibatkan aksi lebih besar seperti menendang, merentangkan lengan, berjalan, berlari, dan melompat adalah keterampilan motorik kasar.

Setiap kali dia mengambil sesuatu dengan jari-jarinya atau menggeliat-geliat jari kakinya, gerakan itu disebut keterampilan motorik halus. Bayi yang baru lahir tidak kuat atau cukup dewasa untuk melakukan gerakan terampil apa pun.

Hal ini berkembang secara bertahap dari kepala, leher, dan bergerak ke bawah ke seluruh tubuh. Karena itu, orang tua akan melihat bahwa bayi belajar mengendalikan leher sebelum pundak dan punggungnya. Dia juga akan belajar mengendalikan lengannya di depan tangan dan jari-jarinya. Ini berarti bahwa keterampilan motorik kasarnya berkembang sebelum keterampilan motorik halus.

Keterampilan motorik kasar untuk balita terutama melibatkan duduk tanpa didukung, berjalan dengan bantuan, meraih mainan di luar jangkauan mereka, dan seiring bertambahnya usia, berjalan, melompat, bermain dengan mainan dan sebagainya.

Untuk membantu membangun keterampilan motorik kasar, mereka memerlukan banyak kegiatan yang memungkinkan mereka untuk bergerak dan melakukan tindakan yang terkoordinasi. Oleh karena itu, moms bisa mencoba beberapa kegiatan ini untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar pada balita.

Baca Juga: 4 Jenis Permainan untuk Mengasah Kemampuan Motorik Balita

1. Main Bola

Aktivitas Terbaik Untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Balita 02

Foto: shutterstock.com

Anak-anak secara natural sangat suka melempar bola, moms bisa menggunakan benda yang lentur dan lembut untuk digunakan. Ajari si kecil untuk bisa memasukan bola ke lubang atau keranjang yang sudah disiapkan. Kalau dia berhasil jangan lupa puji dia, saat tidak berhasil moms tetap harus menyemangatinya.

Baca Juga: Ketahui 3 Tantangan Orang Tua Saat Melatih Stimulasi Motorik Anak

2. Merangkak dengan Perintang

Aktivitas Terbaik Untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Balita 03

Foto: shutterstock.com

Permainan ini sangat cocok bagi si kecil pada fase merangkak. Meski begitu, bisa juga dimainkan saat dia sudah juga bisa berjalan. Siapkan ruangan yang akan dengan perintang yang membuatnya tertarik. Permainan ini melibatkan kontrol motor dan kegiatan yang terkoordinasi untuk memainkan permainan.

3. Main Alat Musik

Aktivitas Terbaik Untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Balita 04

Foto: pixabay.com

Gabungkan musik dengan kegiatan yang berhubungan dengan motorik kasar tentu akan sangat menyenangkan. Apalagi, Karin Machusic, Direktur Hubungan Masyarakat di Abrakadoodle, mengatakan seni adalah program pengayaan pendidikan pertama terbaik untuk balita.

Baca Juga: Yuk, Coba 5 Aktivitas dengan Jepit Baju untuk Mengasah Motorik Halus Balita

4. Membersihkan Ruangan

Aktivitas Terbaik Untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Balita 05

Foto: shutterstock.com

Membersihkan kamar adalah kegiatan yang bagus untuk membangun keterampilan motorik kasar dan halus pada balita seperti berjalan, berdiri, dan menggenggam. Ini juga akan mengajari dia untuk mengambil mainannya dan meletakkannya di tempat yang tepat setelah waktu bermain berakhir.

5. Gelembung Melalui Lingkaran

Aktivitas Terbaik Untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Balita 06

Foto: shutterstock.com

Gelembung sabun adalah kesenangan mutlak bagi anak-anak, menambahkan hula hoop menjadikan ini salah satu kegiatan motorik kasar luar ruang yang paling menarik. Kegiatan ini membangun koordinasi tangan-ke-mata bersama dengan sejumlah gerakan otot esensial lainnya.

(TPW)

Artikel Terkait