PARENTING
3 Januari 2020

Anak Suka Menyisakan Makanan? Begini Menurut Pandangan Islam

Menyisakan makanan tanpa disadari bisa menjadi kebiasaan.

Sumber: shutterstock

Artikel ditulis oleh Dita Indrihapsari
Disunting oleh Prita Apresianti

Ternyata bukan hanya keberadaan sampah plastik saja mengkhawatirkan di dunia. Sampah berupa sisa makanan atau bahan makanan juga patut mendapat sorotan. 

Menurut FAO, Indonesia bahkan menjadi penyumbang sampah makanan terbesar kedua di dunia! Di Indonesia setiap tahunnya sekitar 13 juta ton makanan terbuang sia-sia.

Masalahnya selain pada distribusi makanan yang kurang berjalan dengan baik, sehingga bahan makanan tidak dapat dikonsumsi setelah sampai ke tempat tujuan, kebiasaan menyisakan makanan dan tidak menghabiskannya juga menjadi penyumbang sampah dengan jumlah besar. 

Pernahkah Moms melihat tumpukan makanan yang tersisa karena tidak dihabiskan saat di acara resepi pernikahan? Atau pernahkan Moms menimbang berapa berat sampah makanan yang terbuang di rumah?

Dalam QS. Al Baqarah: 172 Allah berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah."

Senada dengan ayat tersebut, pada QS. An Nahl: 114, dijelaskan pula betapa pentingnya bersyukur atas rezeki. "Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah."

Makanan termasuk dalam rezeki yang telah diberikanNya. Dan salah satu cara bersyukur akan rezeki tersebut adalah dengan menikmatinya dan tidak menyia-nyiakannya. 

Kebiasaan Menyisakan Makanan

Anak Suka Menyisakan Makanan 1.png

Foto : shutterstock

Tanpa disadari menyisakan Makanan tidak sampai habis menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Si Kecil pun kerap melakukannya. Bukan begitu, Moms? 

Si Kecil yang sedang tidak mood makan atau berada pada fase picky eater menjadikan makanan yang sudah tersedia menjadi tidak termakan. Dan pada akhirnya makanan pun menjadi terbuang.

Memotivasi Si Kecil untuk menghabiskan makanannya dapat dilakukan sejak dini, ya, Moms. Namun harus diingat juga sebaiknya motivasi tersebut bukan dengan kata-kata keras dan paksaan. 

Jika hal tersebut dilakukan, bisa jadi Si Kecil semakin tidak mau makan dan trauma dengan aktivitas makan.

Satu cara ampuh yang bisa dilakukan adalah masak sesuai porsi sehari-hari Si Kecil dan berikanlah makanan di piring dengan tidak berlebihan. 

"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan  minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (Q.S. Al A'raf ayat 31).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun pernah bersabda, “Tidaklah seorang manusia memenuhi satu wadah yang lebih berbahaya dibandingkan perutnya sendiri. Sebenarnya seorang manusia itu cukup dengan beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya. Namun jika tidak ada pilihan lain, maka hendaknya sepertiga perut itu untuk makanan, sepertiga yang lain untuk minuman, dan sepertiga terakhir untuk nafas.” (HR. Ibnu Majah).

Makan yang berlebihan memang tidak mendatangkan kebaikan. Sesuaikan porsi Si Kecil saat makan. Lihat juga mood makannya bagaimana. Lebih baik makanan di piring habis kemudian tambah lagi jika kurang, daripada makanan yang tersisa di piring.

Dalil Tidak Menghabiskan Makanan Karena Sudah Kenyang

Anak Suka Menyisakan Makanan 2.png

Foto : shutterstock

Ketika Si Kecil tidak menghabiskan makanannya karena sudah merasa kenyang, apa yang harus dilakukan? Memang dilema, ya, Moms. Jika sudah kenyang, sebaiknya kegiatan makan disudahi, tidak dilanjutkan kembali. Namun, jika tidak dihabiskan bisa jadi mubazir dan pemborosan.

Sebenarnya ketika sudah kenyang, makanan yang tersisa bukan termasuk mubazir yang diharamkan. Jika makanan yang tersisa dapat diberikan ke yang membutuhkan akan menambah kebaikan dan pahala.

Dalam sebuah khutbah, Umar bin Khatthab pernah mengatakan, “Jauhilah kekenyangan karena sesungguhnya kekenyangan itu menyebabkan malas untuk shalat dan bahkan badan malah menjadi sakit. Hendaknya kalian bersikap proporsional dalam makan karena hal tersebut menjauhkan dari sifat sombong, lebih sehat bagi badan dan lebih kuat untuk beribadah."

Karena itulah, untuk menghindari rasa kenyang sebelum makanan Si Kecil habis, memmerhatikan porsi makannya memang sangat penting, ya, Moms.

(DI)

Artikel Terkait