SELEBRITI
1 Juni 2019

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Ini Kiprahnya Selain Jadi Ibu Negara

Mantan Ibu Negara ini punya jiwa sosial yang tinggi
placeholder

Foto: instagram.com/aniyudhoyono

placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Masyarakat Indonesia sedang berduka dengan berita duka cita atas Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu (1/6/2019), pukul 11.50 waktu Singapura.

Istri mantan presiden Indonesia yang keenam ini diketahui mengidap penyakit kanker darah, hingga harus menjalankan perawatan intensif di Singapura.

Sebelum meninggal, kondisi kesehatan Ani Yudhoyono yang berusia 66 tahun itu sempat kritis hingga harus dilarikan ke ruang ICU.

Publik pun mengucapkan rasa belasungkawa bagi keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono.

Semasa hidupnya, ibu Ani Yudhoyono memiliki banyak prestasi saat ia masih menjadi Ibu Negara bersama dengan Susilo Bambang Yudhoyono.

Berikut kiprah Ani Yudhoyono semasa hidupnya selain menjadi ibu Negara Indonesia.

Baca Juga: Selalu Setia Mendampingi, Ini 10 Potret Mesra Ani Yudhoyono dan SBY

1. Peduli dengan Anak-anak Disabilitas

kepedulian ani yudhoyono-1.jpg

Foto: instagram.com/aniyudhoyono

Ani Yudhoyono merupakan seorang ibu yang peduli dengan anak disabilitas, hal ini bisa dilihat pada salah satu unggahan di akun Instagram-nya, @aniyudhoyono.

Mengenakan busana merah, tampak Ani Yudhoyono menyalami dan mengobrol dengan seorang anak penyandang disabilitas. Ia juga memegang tangan anak disabilitas yang berkursi roda tersebut dan menyemangatinya.

"Hari ini, 3 Desember 2018, masyarakat sedunia memperingati Hari Disabilitas Internasional. Sejak tahun 1922, PBB, termasuk Indonesia, mulai berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada teman-teman yang memiliki keterbatasan fisik atau difabel agar bisa mendapatkan hak seperti masyarakat lainnya, termasuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa menggunakan fasilitas publik dan mendapatkan penghidupan yang layak.

Pokok-pokok tentang penghidupan yang layak pada penyandang disabilitas termaktub dalam Undang-undang tentang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003. Mereka dijamin di tempat kerja, tertuang jelas di Pasal 28 bahwa pemberi kerja harus mempekerjakan sekurang-kurangnya satu orang penyandang disabilitas yang berkualifikasi untuk setiap 100 orang pekerja.

Saya harap penyandang disabilitas tidak berkecil hati. Pada dasarnya kita adalah sama, mahluk Tuhan yang punya hati dan keinginan untuk dapat terus hidup dengan damai, dimengerti, dan diakui sebagai manusia seutuhnya. Mari maknai Hari Disabilitas Sedunia ini dengan lebih memperhatikan teman-teman kita yang hidup dengan keterbatasannya, juga mendukung pemerintah untuk menjamin teman-teman difabel agar kehidupannya lebih baik dari waktu ke waktu.

Let’s empower each other and #LeaveNoOneBehind," tulis Ani Yudhoyono sebagai caption.

Baca Juga: Ani Yudhoyono Derita Kanker Darah, Seperti Apa Gejalanya?

2. Aktif di Berbagai Organisasi

kepedulian ani yudhoyono-4.jpg

Foto: instagram.com/aniyudhoyono

Tak hanya sibuk menjadi seorang ibu negara, Ani Yudhoyono juga aktif dalam beberapa organisasi. Berikut beberapa organisasi yang diikuti olehnya, dikutip dari Bangka Pos:

  • Pelindung Nasional Women Internasional Club (WIC)
  • Pelindung Utama Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
  • Pelindung Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI)
  • Ketua Kehormatan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis (PPTI)
  • Penasehat Utama Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) dan Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP)
  • Penasehat Paguyuban RIA Pembangunan
  • Pembina Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS)
  • Pembina Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB)
  • Pembina Cita Tenun Indonesia (CTI)
  • Pembina Mutumanikam Nusantara Indonesia (MMNI)
  • Duta Nasional HIV/AIDS dan ASI
  • Ikon Thalassaemia Indonesia
  • Bunda PAUD Indonesia

Baca Juga: Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Simak Kenangan Hangatnya Bersama Keluarga

3. Membuat Beberapa Program untuk Pemberdayaan Perempuan

kepedulian ani yudhoyono-2.jpg

Foto: instagram.com/aniyudhoyono

Selain aktif mengikuti beberapa organisasi, Ani Yudhoyono juga terkenal akan aktivitas beliau di bidang sosial, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan Indonesia.

Berikut beberapa program yang pernah dicanangkan oleh Ani Yudhoyono yaitu:

  • Program Perempuan Sehat dan Sejahtera (PERKASSA)

Program PERKASSA ini merupakan program untuk memperkuat dan mendorong pengembangan Usaha Kecil Menengah dan Kredit Mikro Indonesia.

Ani Yudhoyono memiliki peran dalam mendorong naiknya kualitas hidup perempuan dan anak. Karena program ini, ia diberikan penghargaan pin emas oleh pemegang Nobel Perdamaian 2006, M. Yunus.

M. Yunus dikenal sebagai pendiri Bank Grameen, sebuah bank yang menyalurkan kredit mikro di Bangladesh.

  • Peresmian Rumah Pintar

Ani Yudhoyono meresmikan Rumah Pintar yang merupakan sarana buku bacaan gratis bagi anak-anak.

Selain itu, Ani Yudhoyono juga memberdayakan penyediaan Motor Pintar, Mobil Pintar, dan Kapal Pintar untuk menjangkau masyarakat Indonesia yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan layak.

  • Program Indonesia Hijau

Ani Yudhoyono membuat Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara, program ini bekerja sama dengan 7 Organisasi perempuan lainnya.

Ani Yudhoyono mengajak kaum perempuan ikut berkontribusi dalam penanaman pohon, untuk mewujudkan pelestarian lingkungan jangka panjang.

  • Program Indonesia Kreatif

Program Indonesia Kreatif adalah program yang bertujuan membantu pelestarian kebudayaan Indonesia.

Indonesia Kreatif berinisiatif membangkitkan semangat para seniman Aceh pasca tsunami dengan memberikan sumbangan berupa koleksi benda seni dari Aceh untuk ditiru dan diproduksi kembali.

Baca Juga: Ani Yudhoyono Dijenguk oleh Cucu, Ini 6 Bukti Kedekatan Keduanya Sejak Dulu

4. Mendapatkan Banyak Penghargaan

kepedulian ani yudhoyono-5.jpg

Foto: instagram.com/aniyudhoyono

Berjuang melawan kanker selama tiga bulan, menunjukkan Ani Yudhoyono merupakan seorang wanita yang kuat dan tangguh sebagai seorang istri, ibu, dan nenek.

Ani Yudhoyono mendapatkan banyak prestasi yang diterima semasa hidupnya selama menjadi Ibu Negara mendampingi Presiden SBY selama dua periode.

  • Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipradana 2011

Pada 12 Agustus 2011 Ani Yudhoyono diberi anugerah Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipradana. Penganugerahan ini dilakukan oleh sang suami, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka.

Penghargaan ini diberikan karena peran Ani Yudhoyono untuk negara. Selain beliau, tokoh nasional lainnya yang mendapat Tanda Kehormatan ini seperti Sinta Nuriah Abdurrahman Wahid, dan Taufiq Kiemas.

  • Pin Emas dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan

Kepeduliannya terhadap kaum wanita dan anak-anak membuat Ani Yudhoyono mendapatkan penghargaan pin emas, melalui programnya yang menaikkan kualitas hidup perempuan dan anak.

Penghargaan ini diberikan saat Ani Yudhoyono menghadiri acara puncak peringatan Pekan ASI Sedunia tahun 2007.

  • Penghargaan dari L`Oreal – UNESCO

Tak hanya dalam skala nasional, perhatian Ani Yudhoyono akan isu perempuan dan anak-anak juga mendapatkan penghargaan dari perusahaan produk L’Oréal dan badan PBB United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Shabaz Khan, Wakil Direktur UNESCO Biro Sains Regional untuk Asia memberikan pengakuan atas komitmen Ani Yudhoyono untuk mendorong kemajuan pendidikan pada perempuan.

  • Certificate of Global Leadership dari The United Nations Environment Program (UNEP)

Tak hanya menaruh perhatian pada isu perempuan dan anak, Ani Yudhoyono juga peduli akan lingkungan. Ini ditunjukan dengan membuat program Gerakan Tanam dan Pelihara 10 Juta Pohon di Indonesia.

Program ini mendapat perhatian dan apresiasi dari The United Nations Environment Program (UNEP). Karenanya, Ani Yudhoyono menerima penghargaan Certificate of Global Leadership.

Itu dia kiprah Ani Yudhoyono semasa hidupnya bagi bangsa dan negara. Selamat jalan Ibu Ani, jasa ibu akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia!

Artikel Terkait