PROGRAM HAMIL
5 November 2019

Berapa Usia Tepat untuk Hamil? Simak Penjelasannya di Sini

Apa benar ada usia yang sempurna untuk hamil?
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Usia tepat untuk hamil sangat bergantung pada kondisi kita dan pasangan. Terlalu muda, belum tentu tubuh dan materi siap untuk melahirkan anak. Namun, kalau terlalu tua, ada ketakutan program hamil akan sulit dijalankan.

Pasangan yang baru menikah biasanya akan disambut dengan pertanyaan, "kapan punya anak"?

Mampu menciptakan kehidupan tidak dapat disangkal adalah salah satu hadiah terindah yang diberikan pada wanita, tetapi tentu akan membuat seluruh kehidupan berubah total.

Meski begitu, sebagian besar ahli dan ibu sama-sama setuju bahwa tidak ada usia yang sempurna untuk hamil. Wendy C. Goodall McDonald, MD, seorang obgyn di Chicago, Illinois mengatakan semakin muda seorang perempuan hamil akan sedikit uang dan sumber daya yang dimiliki untuk mengurus seorang anak.

Dr. McDonald menunjukkan bahwa, semakin tua usia memiliki anak, semakin besar kemungkinan sang ibu berada dalam generasi sandwich, merawat orang tua dan anak-anak yang sudah tua secara bersamaan.

Tentu saja, usia tepat wanita untuk hamil adalah ketika dia siap, baik secara fisik, emosional, mental, dan finansial, yang sangat bervariasi dari wanita ke wanita.

Yuk, simak pertimbangan usia tepat untuk hamil, menurut rentangnya.

Sebelum Usia 20 Tahun

Usia Tepat untuk Hamil - Sebelum 20 Tahun.jpg

Foto: whattoexpect.com

Jelas, rentang usia muda ini tidak ideal untuk sebagian besar wanita, tetapi tidak dapat disangkal bahwa usia ini adalah yang paling subur.

Dr McDonald menjelaskan perempuan yang hamil sebelum usia 20 memiliki risiko yang rendah terhadap komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional dan hipertensi

Dalam Journal of Dental and Medical Sciences, tingkat preeklampsia juga paling tinggi terjadi pada usia ekstrem, yakni remaja di bawah umur 20 tahun dan wanita berusia akhir 30-an dan awal 40-an.

Baca Juga: Ini Dia 4 Kelebihan Bayi Tabung Dibandingkan dengan Program Hamil Lainnya

Antara Usia 20-24 Tahun

Usia Tepat untuk Hamil - 20-24 Tahun.jpg

Foto: samhsa.org

Bisa dibilang, secara psikologis, rentang umur ini masih termasuk ke dalam usia tepat untuk hamil. Sebagian besar wanita dalam kisaran usia ini masih sangat subur, dengan perkiraan peluang hamil sebanyak 25% setiap bulan.

Keuangan mungkin masih menjadi beban umum, karena sebagian besar pria dan wanita di usia awal 20-an masih tengah menikmati pendapatan awal mereka dan hanya memiliki sedikit tabungan.

Secara medis, banyak pro dan kontra untuk hamil di usia pertengahan 20-an. Sebagian besar wanita masih memiliki peluang 25% untuk mencapai kehamilan setiap bulan. Sementara sisanya tidak.

Antara Usia 25-29 Tahun

Usia Tepat untuk Hamil - 25-29 Tahun.jpg

Foto: babycenter.com

Sama halnya dengan kehamilan di usia awal 20 tahunan, kebanyakan peluang hamil untuk wanita di setiap bulannya selama mereka berumur 25-29 tahun mencapai 25%.

Secara psikologis, di umur ini, jarak umur ibu dan anak tidak terlalu jauh. Namun, keadaan finansial sudah cukup membaik. Secara psikologis ibu, ketika ingin menambah anak nantinya, usia reproduksi juga masih subur.

Baca Juga: 4 Cara Tetap Semangat dan Harmonis dengan Pasangan di Tengah Beratnya Program Hamil

Antara Usia 30-34 Tahun

Usia Tepat untuk Hamil - 30-34 Tahun.jpg

Foto: bbc.co.uk

"Begitu perempuan mencapai usia 30-an, khususnya 35 tahun dan lebih, mulai ada penurunan usia kesuburan walaupun tidak absolut. Tidak apa-apa menikah dan hamil di usia ini," kata Mary Jane Minkin, MD, profesor klinis ob-gyn di Yale University.

Program hamil di usia awal 30-an memungkinkan wanita banyak waktu untuk menikmati masa muda mereka, mengeksplorasi karier mereka dan mengenali diri mereka sendiri.

Jadi, apakah umur ini tepat untuk hamil, bergantung pada banyak pertimbangan ya Moms.

Antara Usia 35-39 Tahun

Usia Tepat untuk Hamil - 35-39 Tahun.jpg

Foto: safebirthproject.com

Sayangnya, memang benar bahwa kesuburan mulai menurun secara substansial pada 32 tahun, dan lebih cepat terjadi pada usia 37 tahun.

Selain itu, keberhasilan bantuan kesuburan, seperti tingkat keberhasilan IVF, juga mulai menurun sehingga bisa menambah biaya perawatan, seperti yang diungkapkan Dr. McDonald.

"Risiko kesehatan juga mulai meningkat, seperti hipertensi, diabetes pada kehamilan, dan preeklampsia, serta tingkat kelainan kromosom," jelas Dr. McDonald.

Wanita dalam kisaran usia ini harus mempertimbangkan untuk mencari bantuan dokter kandungan atau spesialis REI mereka setelah 6 bulan mencoba.

Baca Juga: 4 Tips Perawatan Kecantikan Saat Menjalani Program Hamil

Antara Usia 40-45 Tahun

Usia Tepat untuk Hamil - di Atas 40 Tahun.jpg

Foto: yourivfjourney.com

Usia 40 merupakan bukan usia tepat untuk hamil. Peluang wanita sehat untuk hamil setiap bulan kurang dari 5 persen. Kekhawatiran yang lebih besar dalam rentang usia ini, bagaimanapun, adalah risiko medis yang terlibat.

"Wanita yang lebih tua dari umur 40 tahun mengalami peningkatan komplikasi kehamilan awal, seperti kehamilan ektopik dan keguguran. Ada pula peningkatan risiko komplikasi kehamilan lanjut seperti preeklampsia , diabetes. Pada janin sendiri, muncul risiko masalah plasenta seperti plasenta previa, berat badan lahir rendah, dan persalinan prematur, seperti serta tingkat kematian janin yang lebih tinggi, " jelas Anate Brauer, MD, seorang ahli endokrinologi reproduksi di Greenwich Fertility and IVF Centers dan asisten profesor ob-gyn di NYU School of Medicine.

Semua risiko ini meningkat jika seorang wanita memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau obesitas.

Selain itu, Dr. Brauer menunjukkan, kehamilan kembar yang lebih sering terjadi ketika menjalani perawatan kesuburan, secara signifikan meningkatkan risiko ini.

Secara keseluruhan, para ahli dan ibu setuju bahwa benar-benar tidak ada jawaban yang tepat untuk pertanyaan "kapan usia terbaik untuk hamil?".

Secara biologis, jawabannya mungkin awal 20-an, tetapi faktor yang tak terhitung harus dipertimbangkan, banyak di antaranya berbeda secara individu. Rencana akan segala tindakan terbaik dan benar akan berbeda bagi setiap orang.

Nah, itulah Moms, perkiraan usia tepat untuk hamil sesuai penjelasan menurut rentang umurnya. Kalau Moms, berencana untuk hamil di umur berapa tahun?

(TPW/DIN)

Artikel Terkait