PARENTING
20 Juli 2019

Usai Liburan Panjang, Ini 4 Tips Supaya Anak Semangat ke Sekolah

Pastikan Si Kecil punya suasana hati yang baik agar ia semangat kembali ke sekolah
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Tidak terasa, liburan sebentar lagi akan berakhir, dan Si Kecil harus bersiap-siap untuk kembali ke sekolah.

Ada beberapa anak yang tidak sabar ingin bertemu dengan teman-temannya, tetapi banyak juga anak-anak yang merasa ingin liburan bertambah setidaknya satu minggu lagi.

Untuk membuat anak bersemangat kembali ke sekolah, persiapannya tidak hanya dengan membeli alat tulis, seragam, buku catatan.

Tetapi, penting juga untuk memastikan suasana hati Si Kecil dalam keadaan baik sebelum ia kembali ke sekolah. Karenanya, peran Moms penting untuk membuat anak semangat ke sekolah lagi usai libur panjang.

Bila Si Kecil termasuk salah satu anak yang merasa cemas untuk kembali ke sekolah setelah libur panjang, penting bagi Moms untuk tahu cara membantu anak-anak fokus pada hal positif.

Sehingga, anak tidak merasa kaget dengan perubahan ketika ia harus kembali bangun pagi, dan menjalani rutinitas di sekolah. Berikut ini 4 cara membuat anak semangat kembali ke sekolah.

Baca Juga: Trik Mengatasi Anak yang Tidak Mau Sekolah

1. Ajak Anak Bicara

bicara dengan anak

Langkah pertama yang bisa Moms lakukan adalah memahami bila anak merasa cemas melalui pembicaraan. Berbicara akan kekhawatiran berkontribusi pada kecemasan antisipatif.

"Satu kesalahan yang saya lihat berulang kali adalah 'menyapu' kekhawatiran di bawah permadani dan menyoroti hal-hal yang baik," jelas Katie Hurley, LCSW, Psikoterapis Anak dan Remaja, dan penulis di Los Angeles, CA, mengutip Everyday Family.

Rasa optimisme memang dapat menginspirasi kepercayaan diri, tetapi mengabaikan atau menyembunyikan emosi negatif sebenarnya dapat berkontribusi pada peningkatan kecemasan.

"Minta anak Anda untuk melabeli ketakutannya dan berempati dengannya. Sedikit mendengarkan bisa membantu
anak mengatasi kecemasannya," ungkapnya.

2. Bicara Tentang Hal Menyenangkan di Sekolah

bicara dengan anak

Ketika anak-anak liburan dan tidak masuk sekolah untuk sementara waktu, mereka melupakan hal-hal yang mereka sukai.

"Coba ambil papan tulis, dan minta anak Anda menyebutkan hal-hal favoritnya di sekolah. Ketika saya melakukan ini dengan putra saya, kami berbicara tentang lab komputer, lab sains, seni, musik, perpustakaan, dan olahraga. Semakin banyak hal bagus yang dia berikan, semakin banyak kegembiraan memenuhi jiwanya!" terang Katie.

Anak-anak cenderung terperangkap dalam momen itu, dan kadang-kadang momen itu terasa luar biasa bagi dirinya. Berbicara tentang hal terbaik di sekolah mengingatkan Si Kecil bahwa mereka bersenang-senang di sana.

3. Belanja Bersama

belanja dengan anak

Meskipun dengan keberadaan e-commerce dan online shop membuat Moms kerap berbelanja online, tetapi salah satu cara untuk meningkatkan suasana hati anak sebelum ke sekolah adalah berbelanja perlengkapan sekolah bersama.

"Saya suka belanja online sama seperti Ibu lainnya, tetapi berbelanja perlengkapan sekolah bersama adalah cara yang bagus untuk membuat anak-anak semangat kembali ke sekolah," jelas Katie.

Moms bisa membantu anak-anak membuat daftar perlengkapan sekolah dan biarkan dia memilih barang-barang mereka sendiri.

Cara ini bisa sangat menyenangkan dan melatih Si Kecil untuk mengambil kendali dalam mempersiapkan tahun ajaran baru di sekolahnya.

Baca Juga: 5 Persiapan Penting Anak Kembali Sekolah Setelah Libur Panjang

4. Berkunjung ke Rumah Teman Lama

main ke rumah teman.jpg

Salah satu cara terbaik untuk membantu anak fokus kembali pada hal positif di sekolahnya adalah dengan menyatukan anak kembali dengan orang-orang yang membuat mereka tersenyum, yaitu teman mereka.

Banyak anak berpisah selama berminggu-minggu saat liburan. Meski punya teman baru itu menyenangkan, tetapi berhubungan kembali dengan teman sekolah di awal tahun ajaran bisa membuat Si Kecil senang dan memberikan arti persahabatan yang baik.

Beberapa anak lebih khawatir daripada yang lain, mungkin termasuk Si Kecil. Tetapi, hal ini bisa terjadi dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

"Memberi mereka waktu dan ruang untuk mengatasi kekhawatiran, dan fokus kembali pada hal-hal positif dapat membantu mereka masuk ke tahun ajaran baru sekolahnya dengan percaya diri," tutup Katie.

Artikel Terkait