NEWBORN
16 Februari 2019

Perhatikan 4 Hal Ini Saat Memilih Buku Cerita Bagi Bayi!

Moms juga perlu memperhatikan tekstur bukunya, ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Komunikasi dengan anak penting dilakukan bahkan sejak mereka masih bayi. Bentuk komunikasinya pun bermacam-macam, mulai dari mengajaknya berbicara, menyanyikan lagu, serta membacakan cerita.

“Membacakan cerita adalah kegiatan menyenangkan yang bisa menjadi stimulasi bayi bayi. Ketika orang tua atau pengasuh membaca, intonasi, irama, serta warna suara yang bermacam-macam dapat membantu bayi mengenali berbagai pola suara dalam percakapan,” jelas Dr.Ireska T.Afifa dan Dr. Catharine Mayung Sambo, Sp.A dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Meski Si Kecil terlihat belum mengerti, tapi membaca buku cerita bisa membantu Moms menjadi lebih dekat dengannya. Perlahan kemampuan berbahasa dan imajinasinya pun akan berkembang.

Sebelum Moms membacakan cerita untuk bayi, perhatikan dulu kriteria buku yang cocok untuknya ya!

Baca Juga: 6 Manfaat Dongeng Dalam Membentuk Karakter Anak

Kriteria Buku Cerita yang Baik untuk Bayi

fab321f32fd3d12213af2ed3e6a9da67

1. Bahan Buku

Buku dari kain lembut atau soft book bisa cocok untuk bayi usia 6 bulan. Pilih buku yang ringan, mudah dicuci, dan tak mudah lepas.

Coba pilih buku dengan tekstur yang berbeda untuk melatih indera perabanya.

Beberapa buku juga memiliki desain yang interaktif seperti lubang atau cermin. Pastikan buku mudah dipegang agar ia semakin senang berlatih meraih objek.

2. Buku Elektronik

Selain buku tradisional biasa, saat ini juga ada electronic book yang canggih. Bila tombolnya disentuh, buku elektronik dapat mengeluarkan musik atau nyanyian.

Buku elektronik ini bisa melatih pendengaran dan kecerdasan bermusik Si Kecil sejak dini lho, Moms!

3. Warna dan Gambar

Sebagai permulaan, sebaiknya pilih buku bergambar dengan warna hitam putih.

“Bayi pada bulan awal belum bisa mengenali berbagai bentuk dan warna dengan baik, sehingga pilih gambar yang kontras seperti hitam putih atau gambar pola,” terang Dr. Catharine.

Bila buah hati sudah masuk ke usia 6 bulan, barulah Moms bisa memberikan buku berwarna lainnya ditambah berbagai objek berbeda di setiap halamannya.

4. Isi Buku Cerita

Jika Si Kecil sudah tertarik dengan buku, mulai membacakan cerita yang objeknya dekat dengannya.

Contohnya, membacakan buku tentang kegiatan sehari-hari seperti makan, mandi, atau tidur siang. Hal ini bertujuan untuk memperkaya perbendaharaan kata bayi.

Baca Juga: Cara Memilih Cerita Dongeng yang Tepat untuk Bayi di Bawah 1 Tahun

Cara Membacakan Buku Cerita Pada Bayi

bebek kitap

Jangan hanya membacakan buku cerita secara satu arah, Moms atau Dads juga harus tetap berinteraksi dengan bayi.

“Ajak anak membalik halaman buku untuk mengasah keterampilan gerak halusnya. Jangan lupa berinteraksi dengan anak, misalnya bertanya tentang isi cerita atau meminta anak menunjuk gambar di buku,” lanjut Dr. Catharine.

Bacakan buku cerita dengan pelafalan yang jelas disertai nada yang gembira dan bersemangat. Biarkan bayi sesekali menarik atau mengemut buku supaya bisa memahami objek yang disentuhnya.

Apakah Moms sudah membacakan buku cerita untuk Si Kecil hari ini?

(INT)

Artikel Terkait