3-12 BULAN
14 Februari 2020

Cegukan Pada Bayi, Apakah Berbahaya?

Meski bisa hilang dengan sendirinya, tapi Moms tetap patut mewaspadainya!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Ketika Si Kecil tiba-tiba cegukan apakah Moms kaget dibuatnya? Cegukan yang tiba-tiba dialami anak tanpa sadar apa penyebabnya memang bisa membuat kaget dan itu wajar, ya, Moms. Si Kecil pun mungkin jadi merasa tidak nyaman ketika dia cegukan.

Cegukan terjadi ketika otot-otot pernapasan Si Kecil tanpa sadar berkontraksi. Diafragmanya menekuk dan menarik udara, sedangkan glotis (otot yang melindungi pintu masuk ke paru-paru dan mengelilingi pita suara) seperti terkunci sehingga menyebabkan suara “hik” yang berulang-ulang.

Baca Juga: Jangan Panik Dulu, Ini Dia Penyebab Diare pada Bayi

Penyebab Cegukan Pada Bayi

Cegukan pada bayi - penyebab cegukan.jpg

Kontraksi yang terjadi tiba-tiba pada diafragma itu pasti ada penyebabnya. Secara umum, cegukan terjadi karena makan terlalu cepat, makan makanan yang sangat panas atau pedas, minum yang terlalu dingin, batuk dan tertawa terlalu keras.

Sedangkan cegukan pada bayi biasanya disebabkan karena Si Kecil minum susu terlalu banyak dan terlalu cepat.

Saat proses minum susu itu, ia juga menelan banyak udara, sehingga menyebabkan kontraksi pada diafragma hingga akhirnya terjadilah cegukan.

Baca Juga: Kenali Gejala Asam Lambung Naik Pada Anak

Refluks gastroesofagus (GERD) juga dapat menjadi penyebab lain cegukan pada bayi. Refluks gastroesofagus adalah kondisi saat katup antara lambung dan esofagus belum berfungsi secara sempurna.

Fungsi katup tersebut untuk mencegah makanan yang masuk ke dala lambung tidak kembali lagi ke esofagus.

Katup yang belum sempurna ini memang bayak dialami oleh bayi, terutama bayi baru lahir. Susu yang semestinya sudah di lambung pun bisa naik lagi ke esofagus hingga mengakibatkan cegukan.

Jika Si Kecil juga sering gumoh, refluks gastroesofagus ini jugalah Moms yang bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Cegukan Pada Bayi Berbahaya?

Cegukan pada bayi - apakah cegukan berbahaya.jpg

Pada kondisi normal, sebenarnya cegukan pada bayi tidak perlu Moms khawatirkan.

“Hampir semua anak mengalami cegukan pada satu waktu dan hampir semua kasus benar-benar ringan,” ujar Mark Feldman, Direktur Komunitas Pediatrik di University of Toronto, amerika Serikat.

Dilansir dari UCSF Benioff Children's Hospital, bayi memang sering cegukan. Biasanya memberi ASI akan mengehentikan cegukan tersebut, tapi kalau tidak berhenti juga, Moms tidak perlu khawatir.

Untungnya, bayi tidak merasa terganggu dengan cegukan yang mereka alami. Biasanya cegukan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa waktu atau akan hilang saat Si Kecil tertidur.

Cegukan yang Perlu Diwaspadai

Cegukan pada bayi - cegukan yang perlu diwaspadai.jpg

Meski cegukan pada bayi tidak perlu dikhawatirkan, namun pada kasus tertentu Moms harus tetap mewaspadainya. Jika cegukan berlangsung lebih dari satu jam, Moms dapat mulai waspada.

“Jika Anda merasa cegukan Si Kecil telah berlangsung lama (misalnya hingga satu jam) atau tampak lebih sering terjadi daripada yang normal, Anda bisa langsung bertanya kepada dokter tentang hal tersebut,” ujar Janice Heard, anggota Canadian Paediatric Society’s Public Education Advisory Committee.

Baca Juga: 5 Buah Terbaik untuk MPASI Pertama Bayi

Konsultasi pada dokter perlu ketika cegukan yang dialami Si Kecil berlangsung lama untuk melihat apakah ada kelainan serius yang dialami.

Beberapa kelainan yang dapat terjadi antara lain gangguan syaraf diafragma, gangguan keseimbangan elektrolit, radang paru, gangguan ginjal, dan lainnya.

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Cegukan pada bayi - mengatasi cegukan.jpg

Meski cegukan akan hilang dengan sendirinya, tapi Moms dapat melakukan beberapa cara untuk mempercepatnya.

Moms bisa memberikan minum air hangat pada Si Kecil dan mengajaknya untuk menarik napas dalam, ditahan sebentar, kemudian dihembuskan.

Baca Juga: 7 Penyebab Anak Susah Tidur di Malam Hari

Moms juga dapat mencegah terjadinya cegukan pada bayi. Karena penyebab umum cegukan pada bayi karena minum susu, usahakan setelah menyusu langsung sendawakan bayi.

American Academy of Pediatrics menyarankan untuk menyendawakan bayi setiap 2-3 ons susu yang mereka konsumsi. Kalau bayi minum ASI, Moms harus menyendawakan mereka setiap mereka berganti payudara.

Perhatikan juga posisi mulutnya saat minum susu Moms, jangan sampai ia kemasukan banyak udara. Setelah minum susu, berilah ia waktu istirahat sebentar sebelum diajak bermain dan bercanda.

(DI/ERW)

Artikel Terkait