BAYI
12 Juli 2020

Daging Kambing Untuk Bayi, Bolehkah?

Ternyata daging kambing juga bisa untuk Si Kecil loh, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Daging kambing adalah jenis daging yang kaya akan manfaat dan dapat disajikan dengan berbagai macam cara. Jenis daging ini umumnya diolah dalam berbagai hidangan masakan untuk Idul Adha.

Biasanya jenis daging diambil dari kambing yang usianya masih sangat muda (di bawah 1 tahun), sehingga teksturnya masih cenderung empuk dan lezat. Tetapi, bolehkah bayi makan daging kambing?

Apakah Bayi Boleh Makan Daging Kambing?

daging kambing untuk bayi

Foto: abelandcole.co.uk

Meskipun daging sering kali baru diberikan ketika bayi sudah berusia cukup tua, sebenarnya tidak ada alasan untuk menunda memberikannya. Tidak terkecuali jika Moms ingin memberikan daging kambing pada Si Kecil.

“Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa memperkenalkan makanan harus dalam urutan tertentu, seperti sereal, sayuran, buah-buahan, dan akhirnya daging,” kata Ronald Kleiman, MD, profesor pediatri di Harvard Medical School, seperti dikutip dari WebMD.

Jadi, daging kambing bisa mulai diberikan pada bayi sejak ia berusia minimal 7 bulan.

Puree daging seperti daging sapi dan kambing, mengandung zat besi dalam bentuk yang sangat dibutuhkan oleh tubuh bayi. Di mana zat besi sangatlah penting untuk perkembangan otak dan melancarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Baca juga : Segudang Manfaat Susu Kambing untuk Balita

Manfaat Daging Kambing Bagi Tumbuh-kembang Bayi

daging kambing untuk bayi

Foto: momjunction.com

Dikutip dari Livestrong, daging kambing mengandung banyak protein, serta vitamin A, B3, B6 dan B12.

Vitamin B12 sangat penting untuk produksi sel darah merah, fungsi saraf dan diperlukan dalam metabolisme homocysteine.

Niasin atau vitamin B3 membantu tubuh melepaskan energi dari makanan dan penting untuk sistem saraf. Sedangkan vitamin B2 (riboflavin) berperan dalam menjaga kesehatan mata.

Daging kambing juga merupakan sumber beberapa mineral, terutama Zinc. Zinc berfungsi mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan luka dan mempertahankan kadar testosteron yang sehat.

Selain itu, zat besi juga banyak ditemukan di dalam daging kambing. Bayi membutuhkan banyak zat besi untuk perkembangan yang sehat, baik secara mental maupun fisik.

Baca juga : 6 Tips Mengolah Daging Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau

Resep Daging Kambing untuk Bayi

daging kambing untuk bayi

Foto: kitchenconfidante.com

Karena daging kambing dapat diolah dengan beragam cara, Moms bebas berkreasi untuk menyajikannya sebagai MPASI untuk Si Kecil.

Jika Moms masih bingung ingin dimasak seperti apa, berikut merupakan salah satu resep yang dapat Moms coba di rumah:

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 1 cangkir labu cincang
  • 1 potong daging kambing ukuran kecil
  • Minyak zaitun

Cara memasak:

  1. Rebus atau kukus labu hingga lunak dan matang.
  2. Panaskan minyak dalam wajan. Tambahkan daging kambing dan masak sampai matang di kedua sisinya.
  3. Angkat daging dan campurkan dengan labu.
  4. Haluskan menggunakan food processor atau blender hingga mencapai konsistensi yang diinginkan.

Meskipun telah disebutkan bahwa daging kambing boleh dikonsumsi bayi, lebih baik konsultasikan dengan dokter anak terlebih dahulu.

Selain itu, jangan lupa untuk memantau reaksi alergi yang mungkin muncul ketika bayi makan daging kambing.

(RGW/CAR)

Artikel Terkait