TRIMESTER 1
27 September 2019

Diet OCD saat Hamil Berbahaya? Simak 5 Dampaknya di Sini

Ketahui dampak diet yang tidak dianjurkan dokter kepada ibu hamil
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Memasuki masa kehamilan, Moms membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dari biasanya.

Diet sehat merupakan langkah awal yang baik untuk memenuhi asupan nutrisi harian.

Namun, tidak semua diet bisa dilakukan ibu hamil, meski tujuannya untuk kesehatan.

Misalnya diet OCD.

OCD atau Obsessive Corbuzier Diet adalah sebuah program diet yang diwujudkan oleh seorang master mentalist Indonesia, Deddy Corbuzier.

OCD sendiri ialah sebuah program untuk menurunkan lemak supaya format tubuh lebih ideal dengan sistem menjalankan puasa selama 3 bulan.

Diet ini tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Lalu apa efeknya jika ibu hamil menjalani diet yang tidak disarankan dokter?

Dilansir dari laman American Pregnancy, diet yang sehat untuk ibu hamil berarti mengurangi asupan makanan berpengawet. Termasuk makanan cepat saji. Bukan diet untuk menurunkan berat badan.

Berikut ini dampak yang bisa terjadi jika ibu hamil melakukan diet yang tidak dianjurkan.

Baca Juga: Mengenal Ketogenic, Diet Rendah Karbo dan Tinggi Lemak

1. Gangguan Pencernaan

Gangguan Pencernaan.jpg

Foto: vitamedmd.com

Gangguan pencernaan seperti asam lambung, sembelit, dan perut kembung berpotensi menyerang tubuh ibu hamil yang sedang diet.

Jangankan yang sedang hamil, para pegiat diet OCD yang tidak sedang hamil pun berpotensi mengalami gangguan pencernaan.

Berkurangnya kuantitas makanan yang masuk ke tubuh sudah pasti menjadi faktor pemicu munculnya penyakit-penyakit pencernaan.

Sedangkan ibu hamil butuh pencernaan yang sehat agar nutrisi bisa sampai ke janin.

2. Gangguan Tidur

Gangguan Tidur.jpg

Foto: chronobiology.com

Jika pencernaan terganggu, kualitas tidur pun akan terganggu.

Saat tidur, pencernaan bekerja keras mengantarkan nutrisi lewat sirkulasi darah.

Oleh karena itu, aktivitas tidur sangat penting untuk ibu hamil.

Diet OCD saat hamil tidak disarankan karena memicu gangguan kesehatan yang bisa mengubah pola tidur.

Baca Juga: Bisakah Pola Tidur Bayi Disesuaikan dengan Jadwal Normal?

3. Menghambat Pertumbuhan

Menghambat Pertumbuhan.jpg

Foto: babycentre.com

Akibat dari terganggunya metabolisme tubuh, proses pertumbuhan pun ikut terganggu.

Pertumbuhan bagi ibu hamil sangat penting karena berdampak terhadap janin.

Oleh sebab itu, diet OCD agaknya kurang tepat jika dilakukan oleh ibu hamil, atau anak remaja yang masih dalam masa pertumbuhan.

4. Profil Lemak Terganggu

Profil Lemak Terganggu.jpg

Foto: babycenter.com

Puasa singkat ala OCD membolehkan pegiat dietnya makan apa saja termasuk makanan cepat saji.

Karena tidak ada aturan khusus mengenai jenis makanan yang boleh dikonsumsi, pegiat diet OCD cenderung memilih makanan-makanan “jahat” seperti daging atau mungkin junk food.

Jenis-jenis makanan seperti itu tentu saja memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi, sehingga berpotensi mengganggu profil lemak.

Baca Juga: 7 Cara Menurunkan Kolesterol Tanpa Obat Dalam Waktu Cepat

5. Hormon Tidak Seimbang

Hormon Tidak Seimbang.jpg

Efek samping OCD juga terkait dengan ketidakseimbangan produksi hormon.

Jika begitu, maka biasanya pegiat diet OCD akan mengalami gejala-gejala hormon tidak seimbang.

Seperti menstruasi yang tak teratur atau timbulnya jerawat.

Dilansir dari situs Healthline, wanita hamil mengalami peningkatan estrogen dan progesteron secara tiba-tiba dan dramatis.

Mereka juga mengalami perubahan dalam jumlah dan fungsi sejumlah hormon lain.

Perubahan-perubahan ini tidak hanya memengaruhi suasana hati dan fisik. Tapi juga kinerja organ dalam tubuh.

Jenis diet dianjurkan selama kehamilan mengacu pada memperbaiki kebiasaan pola makan.

Makan sehat selama kehamilan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi Moms.

Untuk mendapatkan nutrisi yang Moms butuhkan, ibu hamil harus makan dari berbagai kelompok makanan.

Jika Moms bingung menerapkan pola diet sehat, jangan ragu untuk konsultasi kepada dokter, ya!

(CIL)

Artikel Terkait