TRIMESTER 1
13 Oktober 2019

Ini 4 Perawatan Rambut yang Boleh Dilakukan selama Hamil

Lupakan smoothing dan curling untuk sementara waktu.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagai seorang wanita, wajar saja jika senang bersolek. Mewarnai rambut, creambath, mengeeriting rambut. Rasanya selalu menyenangkan menghabiskan waktu di salon kecantikan. Lalu apakah itu semua masih bisa dilakukan saat Moms hamil?

Tentu saja bisa! Memang banyak mitos yang beredar bahwa wanita hamil tidak boleh melakukan perawatan rambut di salon. Karena untuk menghindari paparan racun dari produk-produk perawatan rambut. Benarkah begitu?

Berikut ini Orami sudah merangkum apa saja yang boleh Moms lakukan di salon perawatan rambut selama hamil, dilansir dari situs Get The Gloss.

1. Potong Rambut

01 POTONG RAMBUT - sumber momjunction.jpg

Rambut rontok selama hamil? Moms tidak sendiri. Perubahan hormon yang drastis saat hamil menyebabkan akar rambut mudah patah sehingga rontok. Terlebih, saat hamil badan jadi gampang gerah dan berkeringat. Sebagian wanita hamil jadi ingin memangkas pendek rambutnya. Hal ini tentu saja boleh dilakukan oleh Moms yang sedang hamil.

Meski begitu ada mitos yang beredar bahwa ibu hamil tidak boleh potong rambut karena akan menyebabkan cacat janin. Hal ini hanya mitos ya, Moms. Sejauh ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan korelasi erat aktivitas potong rambut dan kelainan pada janin.

Baca Juga: Alami dan Mudah, Ini 4 Perawatan Rambut Rontok yang Bisa Moms Lakukan

2. Creambath

02 CREAMBATH - sumber mommyasia.jpg

Memiliki rambut halus dan mudah diatur tentu menjadi dambaan setiap wanita. Creambath adalah satu cara untuk mendapatkan rambut halus dan sehat. Wanita hamil diperbolehkan creambath selama bahan krim rambut yang digunakan aman, atau tidak berbau sangat menyengat. Jangan ragu meminta penjelasan kepada kapster salon mengenai krim rambut yang akan Moms pakai selama creambath.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Creambath di Salon?

3. Blow Dry

04 BLOW DRY - sumber selfcom.jpg

Hawa panas yang dihasilkan blowdryer tidak akan menyakiti janin, Moms. Jadi tenang saja. Blow dry rambut sangat boleh untuk ibu hamil. Biasanya pihak salon akan menawarkan hair tonic di perawatan ini. Hair tonic berfungsi menguatkan akar rambut dan membuatnya berkilau. Bisa jadi pilihan untuk mengatasi rambut rontok selama kehamilan.

4. Mewarnai Rambut

04 MEWARNAI RAMBUT - sumber americanpregnancy.jpg

Sebelum memutuskan untuk mengganti warna rambut, ada baiknya Moms konsultasi dengan dokter. Karena tiap orang berbeda, ternyata ada yang boleh dan tidak. Jika dokter memberi lampu hijau, maka sah-sah saja dilakukan. Namun yang perlu Moms ingat, hampir semua pewarna rambut melibatkan bahan kimia. Oleh karena itu, pilihlah cat rambut organik yang juga tidak menimbulkan bau menyengat. Seperti Henna yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, dan semacamnya.

Mengenai waktu yang tepat, para ahi menyatakan bahwa mengecat rambut aman dilakukan apabila usia kandungan Moms sudah lebih dari 12 minggu. Selain itu, pilihlah teknik mewarnai rambut yang prosesnya mencegah pewarna bersentuhan dengan kulit kepala. Hal ini akan mengurangi potensi paparan toksin.

Di sisi lain, dilansir dari laman American Pregnancy, sebagian besar penelitian menunjukkan bahan kimia yang ditemukan dalam pewarna rambut tidak beracun dan aman digunakan selama kehamilan. Selain itu, hanya sejumlah kecil pewarna rambut yang dapat diserap oleh kulit. Artinya, menyisakan sedikit sekali yang dapat mencapai janin.

Baca Juga: Perhatikan! Ini 5 Kesalahan Mencatok yang Dapat Merusak Rambut

Itulah 4 perawatan rambut yang boleh dilakukan ibu hamil. Saat hamil, yang terpenting adalah rambut sehat. Sebaiknya lupakan dulu pelurusan, pengeritingan dan perawatan keratin. Moms bisa melakukan itu setelah melahirkan, bukan?

(CIL/DIN)

Artikel Terkait