BAYI
10 Agustus 2020

13 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi, Yuk Coba!

Coba dulu cara ini, jangan langsung berikan obat saat hidung bayi tersumbat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Mengatasi hidung tersumbat pada bayi adalah hal yang perlu Moms ketahui. Mengingat saat memasuki musim hujan, bayi lebih mudah terserang pilek. Selain akan membuat bayi lebih rewel, biasanya Moms akan khawatir akan penggunaan obat.

Hal ini karena pemberian obat saat hidung bayi tersumbat yang biasanya dibarengi oleh batuk atau pilek yang tidak sesuai, bukan hanya akan memperburuk kondisi hidung, bahkan akan mengancam jiwa pada anak berusia di bawah 2 tahun.

Obat yang dijual bebas dapat menyebabkan efek samping yang bahkan bisa serius pada anak. Risiko menggunakan obat-obatan ini lebih besar daripada manfaatnya.

Bahkan, Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) di Amerika Serikat tidak merekomendasikan obat-obatan ini untuk anak di bawah 4 tahun. Setelahnya, obat-obatan akan aman digunakan jika mengikuti instruksi dokter.

Baca Juga: 4 Tipe ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) pada Anak Yang Wajib Moms Tahu

Moms harus tahu bahwa bayi sangat rentan terhadap flu biasa, sebagian karena mereka sering berada di sekitar anak yang lebih tua. Selain itu, Si Kecil belum mengembangkan kekebalan terhadap banyak infeksi umum.

Mengutip Mayo Clinic, di tahun pertama kehidupannya, kebanyakan bayi mengalami hingga tujuh kali pilek, atau mungkin lebih banyak jika sering berinteraksi dengan bayi lain.

Berikut ini beberapa gejala pilek pada bayi:

  • Hidung tersumbat atau berair
  • Keluarnya ingus yang bening pada awalnya tetapi akan menebal dan berubah menjadi kuning atau hijau
  • Demam
  • Bersin
  • Batuk
  • Nafsu makan menurun
  • Rewel
  • Sulit tidur
  • Kesulitan menyusui atau minum botol karena hidung tersumbat

Sistem kekebalan Si Kecil akan membutuhkan waktu hingga cukup tangguh. Jika Si Kecil mengalami gejala pilek pada bayi tanpa komplikasi, ia akan sembuh dalam 10-14 hari.

Bila Si Kecil lebih muda dari 3 bulan, hubungi dokter saat awal-awal bayi sakit. Pada bayi baru lahir, sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada penyakit yang lebih serius, terutama jika bayi demam.

Kebanyakan pilek hanyalah gangguan ringan. Tetapi penting memerhatikan tanda dan gejala pilek pada bayi dengan serius.

Baca Juga: Jangan Bingung, Ini 3 Cara Mudah Mengeluarkan Lendir Saat Bayi Batuk Pilek

Melansir Cleveland Clinic, penyebab pilek pada bayi biasanya disebabkan oleh virus, atau kuman, yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan sinus.

Virus penyebab pilek menyebar dengan mudah, ditambah bayi terus-menerus menyentuh benda-benda yang mungkin mengandung kuman, seperti hidung, mata, dan mulutnya.

Jika Si Kecil menyentuh sesuatu yang mengandung kuman pilek, kemudian menyentuh mulut, mata atau hidungnya, kuman tersebut dapat menginfeksi bayi.

Dalam jurnal Paediatrics & Child Health, Si Kecil dapat terkena pilek dari saudara kandung, orang tua, anggota keluarga lain, teman bermain atau pengasuh.

Setelah Si Kecil terserang virus flu, ia menjadi kebal terhadap virus itu, sehingga anak-anak akan lebih jarang terinfeksi pilek saat mereka bertambah dewasa.

Ada lebih dari 100 virus flu yang berbeda, dan bayi belum membangun sistem kekebalan tubuh mereka untuk melawan semua kuman ini. Si Kecil bisa terinfeksi pilek selama 8-10 kali dalam setahun.

Virus flu biasa masuk ke mulut, hidung, atau mata bayi. Si Kecil dapat terinfeksi virus dengan cara-cara berikut ini.

  • Udara. Ketika seseorang yang sakit batuk, bersin atau berbicara, ia mungkin langsung menyebarkan virus ke bayi.
  • Kontak langsung. Seseorang dengan pilek yang menyentuh tangan bayi dapat menyebarkan virus pilek pada Si Kecil, dan ia dapat terinfeksi setelah menyentuh mata, hidung, atau mulutnya.
  • Permukaan yang terkontaminasi. Beberapa virus hidup di permukaan selama dua jam atau lebih. Si Kecil mungkin tertular virus dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi, seperti mainan.

Baca Juga: Selain Influenza, Ada Juga 4 Jenis Flu yang Berbahaya dan Wajib Diketahui

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

Ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi terlebih dahulu. Disimak yuk.

1. Coba Saline Drops

Cara Mudah Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi -1.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang pertama adalah saline drops. Saat hidung bayi tersumbat, kemungkinan besar Si Kecil juga akan mengalami kesulitan bernapas, susah tidur, dan nafsu makan berkurang.

Moms bisa mencoba saline drops sebagai cara alternatif mengatasi pilek pada bayi, karena dapat mengencerkan lendir di hidung dan mengecilkan saluran udara yang membengkak.

Gunakan obat tetes hidung atau semprotan saline (air garam). Obat tetes hidung atau semprotan garam dapat dibeli di toko obat apapun dan tidak perlu resep dokter.

Dilansir dari Seattle Children’s Hospital, saline drops juga bisa dibuat di rumah, lho.

Gunakan ½ sendok teh (2 ml) garam meja. Aduk garam ke dalam 1 gelas (240 ml) air hangat. Gunakan air kemasan atau air matang untuk membuat tetes hidung saline.

“Anda mungkin ingin menggunakan obat tetes hidung sebelum makan untuk membantu bayi bernapas lebih mudah saat makan,” kata Naser Danan, MD, dokter anak UH Rainbow Babies & Children di Northeast Pediatrics.

Moms bisa menggunakannya dua hingga tiga kali sehari, namun jangan terlalu sering karena hanya akan membuat hidung bayi terasa sakit.

2. Jaga Rumah Tetap Lembap

Mengatasi Hidung bayi yang tersumbat

Foto: safebabyhealthychild.com

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang selanjutnya adalah jaga kelembapan udara. Kelembapan udara di rumah memudahkan untuk bernapas, jadi Moms bisa menggunakan pelembap atau humidifier di kamar bayi saat malam hari sebagai cara mengatasi pilek pada bayi.

"Anda juga bisa mencoba mandi air hangat dan duduk di kamar mandi bersama Si Kecil, sementara dia menghirup udara yang hangat dari air hangat," ujar Dr. Danan.

Penggunaan humidifier yakni alat pelembap udara yang bekerja dengan cara menyemprotkan uap air ke udara, akan membantu melonggarkan lendir.

Jika tidak memiliki alat ini, menaruh air panas dengan tetesan minyak kayu putih di sudut kamar dapat membantu. Moms dapat menggantinya ketika air mendingin.

Pastikan untuk membersihkan humidifier secara teratur sehingga Anda tidak meniupkan jamur atau kotoran ke udara, yang justru bisa menyebabkan penyakit," jelas dokter Andrew Hotaling, otolaryngologist anak di Loyola University Medical Center di Maywood, dikutip dari Health 24.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan yang Jadi Penyebab Hidung Tersumbat saat Hamil

3. Tingkatkan Kualitas Udara Rumah

Cara Alami Menangani Bayi dengan Hidung Mampet

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi selanjutnya adalah meningkatkan kualitas udara di rumah.

Hindari merokok di dekat bayi, menjauhkan hewan peliharaan, dan menyedot debu lebih sering agar kualitas udara di rumah meningkat. Ini akan membantu mengatasi hidung tersumbat pada bayi.

4. Perhatikan Makanan dan Minumannya

mengatasi hidung tersumbat pada memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak bayi bisa dilakukan dengan

Foto: happyfamilyorganics.com

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang selanjutnya adalah perhatikan makanan dan minumannya. Sebelum hidung bayi tersumbat, biasanya Si Kecil akan terlihat tidak enak badan. Sebelum itu terjadi, Moms bisa membatu bayi untuk memberikan minum lebih banyak dari biasanya.

Cairan ekstra dapat mengencerkan lendir, sehingga hidung bayi tidak menjadi pengap dan akan batuk dengan lebih mudah. Sebagian besar minuman seperti air, jus, dan susu bisa Moms berikan untuk Si Kecil.

Atau Moms juga bisa memberikan cairan tersebut dalam bentuk sup ayam hangat, sari apel, atau cokelat panas yang juga dapat meredakan sakit tenggorokan.

Bayi di bawah 6 bulan hanya boleh minum ASI atau susu formula, bukan air atau jus. Jika terjadi hidung tersumbat pada bayi, Moms bisa meningkatkan asupan ASI atau susu lebih banyak dari biasanya saat batuk atau pilek.

Cobalah es krim, es pops, puding, yoghurt, atau saus apel saat bayi mengalami kesulitan makan saat hidungnya tersumbat. Jika bayi lebih suka makanan hangat, coba kaldu ayam atau puding yang baru saja dibuat.

5. Angkat Posisi Kepala Bayi

Cara Mudah Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi -3.jpg

Foto: firstcry.com

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang selanjutnya adalah angkat posisi kepala bayi. Apakah Moms pernah mencoba menambahkan bantal saat tidur agar lebih mudah bernapas? Nah, trik tersebut juga bisa digunakan saat hidung bayi tersumbat.

Cukup letakkan bantal atau handuk lipat tipis di bawah kepala bayi. Cara tersebut akan mengangkat kepalanya dengan aman dan membantunya bernapas saat tidur.

Namun tetap waspada dan memantaunya, agar Moms tahu kapan memberikan bantuan jika Si Kecil bergerak, berguling atau mengubah posisi saat tidur.

6. Sering Disusui

menyusui bayi bisa mengatasi hidungnya yang tersumbat

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi selanjutnya adalah sering disusui. Jika bayi hidungnya mampet karena sedang dihinggapi virus, Anda harus melewatinya dengan perhatian penuh kasih. Jaga agar Si Kecil nyaman di rumah dan sering-seringlah menyusui dan memastikan mereka tidur lebih lama.

Bayi yang pilek rentan mengalami dehidrasi. Kontrol popoknya untuk memperhatikan sudah berapa banyak ia buang air kecil.

Bayi usia 1-3 bulan harus membasahi popok setidaknya setiap enam jam. Jika mereka sakit atau tidak menyusui dengan lama, dan popoknya kering, segera periksakan ke dokter.

Baca Juga: Begini 3 Langkah Membersihkan Hidung Bayi yang Aman Menurut Dokter Anak

7. Mandi Air Hangat

Cara Alami Menangani Bayi dengan Hidung Mampet

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi selanjutnya adalah mandi air hangat. Ya, bayi yang sedang pilek pun boleh mandi. Untuk yang sudah bisa duduk, menikmati mandi air hangat dalam bak, dapat mengatasi hidung mampet pada bayi.

Ajak Si Kecil untuk mandi air hangat. Uap yang dihasilkan bisa membantu membersihkan hidung Si Kecil yang tersumbat. Kegiatan mandi juga jadi hal yang menyenangkan untuk Si Kecil, sehingga perhatiannya akan teralih saat Moms sibuk membersihkan lendir di hidungnya.

Waktu bermain akan mengalihkan perhatian dari ketidaknyamanan mereka saat hidung dibersihkan, uap dari air hangat pun dapat membantu membersihkan hidung tersumbat.

8. Masukkan ASI ke Hidung

Cara Alami Menangani Bayi dengan Hidung Mampet

Foto: Orami Photo Stock

Masukkan ASI ke hidung sebagai cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi. Pada orang dewasa, kegiatan mencuci hidung menggunakan larutan NaCl atau normal saline, efektif meredakan hidung mampet.

Tanyakan lebih dulu pada dokter anak, apakah bisa Moms mengatasi hidung mampet pada bayi dengan saline?

Para dokter anak naturopathy, berpendapat memasukkan ASI ke dalam hidung bayi bekerja sama baiknya dengan tetes garam untuk melembutkan lendir. Masukkan susu sedikit ke dalam hidung bayi sambil menyusui.

Saat Moms mendudukkannya setelah menyusu, kemungkinan lendir akan keluar begitu saja. Jangan gunakan teknik ini jika mengganggu makan bayi.

9. Pijat

pijat bayi membantu mengatasi hidung bayi yang tersumbat

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang selanjutnya adalah pijat. Memijat bayi juga dapat menjadi cara alternatif mengatasi hidung tersumbat pada bayi. Gosok dengan lembut ujung hidung, alis, tulang pipi, garis rambut, dan bagian bawah kepala.

Apalagi, sentuhan Moms bisa menenangkan jika bayi memiliki hidung tersumbat dan juga rewel.

Baca Juga: 6 Obat Alami Hidung Tersumbat Ini Bisa Jadi Pilihan

10. Hindari Penggunaan Balsem

Cara Alami Menangani Bayi dengan Hidung Mampet

Foto: Orami Photo Stock

Hindari penggunaan balsam pada Si Kecil sebagai cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi. Meski terdapat balsam khusus anak di bawah 2 tahun, kebanyakan obat gosok berbahan mentol, kayu putih, atau kapur barus terbukti berbahaya.

Minimal, bayi akan mengalami kulit kemerahan setelah penggunaan balsam. Jadi sebaiknya hindari ya Moms.

11. Pastikan Istirahat Cukup

mengatasi hidung tersumbat pada bayi

Foto: firstcryparenting.com

Usai dimandikan air hangat, Moms bisa langsung menidurkan Si Kecil. Ketika kondisi sedang sakit, istirahat adalah cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang terbaik.

Pastikan dia tidur tepat waktu dan tidak terlalu lelah bermain. Ketika Si Kecil tidur, Moms juga bisa memngeluarkan lendir dari hidungnya.

12. Gendong dengan Posisi Tubuh Bayi Tegak

mengatasi hidung tersumbat pada bayi

Foto: chifranciscan.com

Selama Si Kecil dalam kondisi hidung tersumbat, cobalah untuk menidurkannya dalam posisi tegak atau posisi kepala yang lebih tinggi dari tubuh.

Dengan begitu hidungnya akan mengalirkan lendir keluar dari hidung dengan lebih mudah. Ini bisa menjadi cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang lain.

Baca Juga: 3 Cara Cepat Atasi Hidung Bayi Tersumbat, Simak Yuk!

13. Pijat Hidung

mengatasi hidung tersumbat pada bayi

Foto: qld.gov.au

Moms juga bisa membantu meringankan hidung tersumbat Si Kecil dengan cara memijatnya. Lakukan pemijatan perlahan di bagian atas hidung dan alis Si Kecil. Untuk memudahkan, Moms bisa menggunakan minyak telon.

Itulah beberapa cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi mudah dilakukan di rumah. Ingat, peningkatan produksi lendir adalah cara tubuh untuk membersihkan virus, dan itu bukan masalah kecuali itu sangat memengaruhi kemampuan bayi Anda untuk makan atau bernapas.

Namun, segera bawa bayi ke dokter jika keadaan tidak membaik setelah beberapa hari. Apalagi terdapat tanda dehidrasi, kesulitan minum dan makan, ditambah demam.

Itu dia Moms cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi. Semoga membantu anak lebih baik ya!

Artikel Terkait