2-3 TAHUN
6 April 2020

Milestone Motorik Kasar Balita 2-5 Tahun

Ini dampak jika anak tidak memenuhi milestone
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fitria Rahmadianti
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Memastikan perkembangan Si Kecil sesuai milestone motorik kasar balita penting dilakukan. Sebab, jika ada keterlambatan perkembangan, penanganan bisa segera dilakukan dan peluang kondisi Si Kecil membaik bisa lebih besar.

Perkembangan motorik kasar melibatkan otot-otot yang besar dan kuat untuk menggerakkan seluruh tubuh. Menurut situs web Kid Sense, koordinasi mata dan tangan seperti melempar, menangkap, dan melempar bola juga termasuk motorik kasar.

Yuk, Moms, cek apakah Si Kecil sudah memenuhi milestone motorik kasar balita sesuai umurnya, seperti pada daftar yang dirangkum dari situs web babycenter dan pelbagai sumber berikut. Pastikan juga milestone usia sebelumnya sudah dipenuhi semua, ya, Moms.

Baca Juga: Ini Cara Memaksimalkan Motorik Kasar Bayi

Milestone Motorik Kasar Balita 2 Tahun

milestone motorik kasar balita 2 tahun.jpg

Foto: alteredego from Pixabay

  • Berjalan dengan lancar dan berbelok
  • Mulai berlari, tapi masih sering jatuh dan belum pandai mengontrol saat berhenti dan berbelok
  • Memanjat atau turun dari furnitur, tempat tidur bayi, bangunan mainan, atau dinding rendah tanpa bantuan
  • Naik-turun tangga dengan berpegangan (naik tangga lebih mudah daripada turun)

Jika milestone tidak terpenuhi:

  • Otot untuk berlari dan melompat kurang berkembang
  • Terlambatnya kemampuan bermain mandiri dan berinteraksi dengan lingkungan
  • Berkurangnya kemampuan untuk berinteraksi sosial

Milestone Motorik Kasar Balita 3 Tahun

milestone motorik kasar balita 3 tahun.jpg

Foto: VisionPic .net from Pexels

  • Berdiri dengan satu kaki selama 5-10 detik
  • Mengayuh sepeda
  • Naik dan turun tangga dengan kaki bergantian melangkah, tanpa berpegangan (kecuali saat turun)
  • Lompat dari ketinggian 30 cm dan mendarat dengan dua kaki
  • Menaiki jungle gym dan tangga perosotan
  • Menangkap bola dengan kedua tangan terentang

Jika milestone tidak terpenuhi:

  • Berkurangnya peluang interaksi sosial
  • Kesadaran akan tubuh dan kemampuan merencanakan pergerakan kurang berkembang
  • Sulit menggunakan mainan-mainan di playground
  • Sulit atau tidak percaya diri berinteraksi dengan anak-anak lain di lingkungan aktif, misalnya taman bermain

Baca Juga: Tahapan Perkembangan Motorik Kasar Anak Berdasarkan Usianya

Milestone Motorik Kasar Balita 4 Tahun

milestone motorik kasar balita 4 tahun.jpg

Foto: Sides Imagery from Pexels

  • Berjalan maju atau mundur di garis atau balok keseimbangan
  • Melompati benda (misalnya tali) dengan kedua kaki
  • Melompat mundur
  • Melompat dengan satu kaki sebanyak lima kali
  • Menangkap bola yang dilempar dari jarak 1,5 meter atau bola yang dipantulkan dengan lengan tertekuk

Jika milestone tidak terpenuhi:

  • Kurang percaya diri melakukan aktivitas yang banyak bergerak
  • Sulit menggunakan mainan-mainan di playground
  • Sulit atau tidak percaya diri berinteraksi dengan anak-anak lain di lingkungan aktif, misalnya taman bermain

Milestone Motorik Kasar Balita 5 Tahun

milestone motorik kasar balita 5 tahun.jpg

Foto: Bessi from Pixabay

  • Berjalan mundur
  • Lompat ke depan 10 kali tanpa jatuh
  • Loncat ke depan setelah dicontohkan
  • Bergelantungan di palang besi selama minimal lima detik
  • Melangkah ke depan sambil melempar bola menggunakan kaki dan tangan di sisi yang sama
  • Menangkap bola kecil menggunakan tangan saja (tidak menggunakan seluruh lengan)

Jika milestone tidak terpenuhi:

  • Merasa rendah diri saat membandingkan dirinya dengan teman-temannya
  • Kurang percaya diri melakukan aktivitas yang banyak bergerak
  • Sulit berpartisipasi di kegiatan olahraga
  • Sulit bermain dengan mainan bergerak seperti sepeda dan skuter

Baca Juga: Alasan Kemampuan Motorik Kasar Harus Dilatih Sejak Dini

Tanda Perkembangan Motorik Kasar Balita yang Perlu Diwaspadai (1-5 Tahun)

Menurut situs web Children’s Therapy & Family Resource Center, jika Moms mendapati beberapa tanda berikut pada Si Kecil, konsultasikan pada dokter anak atau ahlinya:

  • Perkembangan Si Kecil tidak sesuai milestone
  • Cara Si Kecil berjalan aneh
  • Si Kecil selalu berjinjit saat berjalan
  • Si Kecil terlalu ceroboh
  • Tampak ada yang salah dengan tungkai dan/atau kaki Si Kecil
  • Si Kecil mengeluhkan sakit atau lelah yang terus-menerus
  • Kemampuan Si Kecil menurun

Setelah melihat milestone motorik kasar balita di atas, apakah perkembangan Si Kecil sudah sesuai dengan usianya?

Artikel Terkait