KESEHATAN
26 Juni 2019

Penyebab Migrain saat Menstruasi

Hormon estrogen berperan penting dalam hal ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Carla Octama

Wanita yang memiliki kecenderungan mengalami migrain ketika menstruasi tiba adalah mereka yang sensitif terhadap fluktuasi hormon yang dialami sesaat sebelum timbulnya menstruasi.

Tepat sebelum menstruasi ada penurunan alami kadar hormon progesteron.

Wanita memiliki 2 hormon penting dalam tubuhnya, yaitu progesteron dan estrogen.

Hormon progesteron adalah hormon steroid alami yang terlibat dalam siklus menstruasi wanita yang merangsang rahim untuk mempersiapkan kehamilan.

Ini adalah hormon yang terjadi secara alami dalam tubuh wanita yang membantu kita berfungsi dengan normal.

Estrogen adalah sekelompok senyawa yang penting dalam siklus menstruasi dan reproduksi.

Mereka juga hormon steroid yang terjadi secara alami pada wanita yang mendorong pengembangan dan pemeliharaan karakteristik tubuh wanita.

Sepanjang siklus menstruasi alami, kadar hormon-hormon ini berfluktuasi dan mengalami perubahan.

“Penyebab paling umum adalah penurunan estrogen menjelang akhir siklus. Hormon ini dilepaskan pada permulaannya, dan levelnya meningkat, akhirnya memicu ovulasi dan pelepasan sel telur,” kata Anne MacGregor, seorang profesor kesehatan dari Center for Neuroscience .

Beberapa studi penelitian mengkonfirmasi bahwa migrain saat menstrusi secara signifikan terjadi karena penurunan estrogen pada fase akhir luteal/folikuler awal dari siklus menstruasi.

Penurunan hormon estrogen bisa terjadi karena beberapa hal, seperti:

Baca Juga: Mitos Atau Fakta Bahwa KB Suntik, Pil, dan Susuk Pengaruhi Hormon?

1. Pil Kontrol Kelahiran

migrain saat menstruasi, masa menstruasi

Foto: health.harvard.edu

Pil yang biasanya digunakan untuk mengontrol kelahiran atau pil KB, bisa menjadi salah satu pemicu migrain saat menstruasi.

Saat Moms mengonsumsi pil ini saat menstruasi, kadar hormon estrogen kita akan menurun drastis sehingga mengakibatkan kepala berdenyut.

Walaupun kita tidak mengonsumsi pil KB saat menstruasi, tetapi saat tidak menstruasi kita memakannya, hal yang sama akan terjadi.

2. Terapi Pengganti Hormon

Merupakan sejenis obat yang diminum para wanita selama masa menopause untuk mengontrol hormon, juga dapat memicu migrain saat menstruasi. Patch estrogen merupakan pilihan terbaik untuk mengurangi sakit kepala Moms.

Baca Juga: Membedakan Macam-Macam Sakit Kepala dan Gejalanya

3. Sedang Hamil

migrain saat menstruasi, masa menstruasi

Foto: parents.com

Selama trimester pertama, kadar estrogen meningkat dengan cepat, lalu menurun. Karena itu, banyak wanita yang mencoba merasakan apakah migrain mereka membaik atau hilang setelah semester ketiga kehamilan.

Jika masih merasa sakit kepala, jangan minum obat apa pun. Banyak obat migrain yang memberi efek buruk pada janin Moms.

Pereda nyeri yang dijual bebas seperti asetaminofen harus aman, untuk itu tanyakan kepada dokter kandungan Moms sebelum meminumnya.

Namun untuk lebih jelas apakah benar migrain yang dialami para wanita ada kaitannya dengan masa menstruasi, sebaiknya kita mencatat saat hal ini terjadi.

Hal ini seperti disarankan oleh Dr. Jud Pearson, dari National Migraine Center. “Saya pikir wanita selalu curiga mereka mengalami migrain menstruasi tetapi dokter butuh bukti pasti untuk hal tersebut,” ujarnya.

(AWD/CAR)

Artikel Terkait