GAYA HIDUP
27 Agustus 2019

Seks Saat Menstruasi, Amankah?

Orgasme dalam seks saat menstruasi dapat mengurangi nyeri haid
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Pasti ada di antara Moms yang selama ini menganggap bahwa darah haid adalah darah kotor.

Dalam budaya Indonesia, telah dipercaya turun-temurun bahwa darah yang keluar dari vagina setiap bulannya itu merupakan darah yang kotor.

Pada kenyataannya darah haid bukanlah darah kotor seperti anggapan orang, Moms.

Darah haid tidak berbeda dengan darah seperti pada luka. Darah yang keluar dari vagina ini lebih hitam dan tampak kotor karena mengandung sisa jaringan dari dinding rahim yang luruh setelah proses ovulasi.

Padahal sebenarnya darah tersebut tidak kotor, dan bahkan Moms masih bisa melakukan seks saat menstruasi.

Ada kekhawatiran akan risiko penyebaran infeksi penyakit menular seksual seperti HIV atau hepatitis, karena virus ini memang hidup dalam darah.

Namun mereka hanya akan tersebar jika darah menstruasi tersebut berasal dari wanita yang memang terinfeksi. Pemakaian kondom sangat dianjurkan dalam melakukan hubungan seks saat menstruasi.

Selain dari risiko tersebut di atas, hanya akan ada kecemasan yang mengganggu hubungan seks Moms and Dads, dikarenakan darah akan mengotori tempat tidur atau apapun yang ada di sekitar kalian.

Moms juga pasti merasa tidak nyaman karena cemas, dan itu dapat mengurangi kenikmatan. Selebihnya, seks saat menstruasi justru punya benefit.

Baca Juga : 5 Makanan Peningkat Gairah Seksual yang Wajib Dicoba

Orgasme Membantu Mengurangi Nyeri Haid

Seks Saat Menstruasi Amankah 1.jpg

Foto: pixabay.com

Jika Moms sering merasakan nyeri sebelum atau di saat sedan haid, maka seks saat menstruasi bisa jadi obatnya.

Seperti dilansir dari healthline.com, dituliskan bahwa Orgasme dapat meredakan kram saat menstruasi akibat rahim yang berkontraksi melepaskan lapisan dindingnya.

Ketika Moms mengalami orgasme, otot-otot rahim akan ikut berkontraksi dan membantu lebih cepat proses pelepasan dinding tersebut.

Pada akhirnya, Moms akan merasa lebih lega setelahnya. Dan karena seks juga memicu meningkatnya endorfin, maka Moms juga akan merasa lebih baik.

Mempercepat Periode Menstruasi

Seks Saat Menstruasi Amankah 2.jpg

Foto: pixabay.com

Selain membantu mengurangi nyeri haid dan membuat Moms lebih nyaman menghadapi masa-masa tersebut, berhubungan seks saat menstruasi juga bisa mempercepat periodenya.

Jika biasanya Moms harus melewati masa tujuh hari sampai benar-benar bersih dari darah, dengan melakukan seks saat menstruasi, bisa jadi Moms hanya butuh tiga sampai lima hari saja.

Kontraksi otot selama orgasme dapat mendorong keluarnya sisa dinding rahim yang mengelupas itu lebih cepat.

Karenanya, periode menstruasi bisa menjadi lebih singkat, mengingat dinding rahim yang luruh sudah dibersihkan ketika proses orgasme setelah melakukan hubungan seks dengan Dads.

Baca Juga : Agar Seks Panas, Coba 3 Ide Seru Untuk Foreplay Ini

Meningkatkan Gairah

Seks Saat Menstruasi Amankah 3.jpg

Foto: rawpixel.com

Sepanjang siklus menstruasi, libido bisa berubah.

Beberapa wanita merasa bahwa dorongan seks mereka meningkat di rentang waktu sepanjang masa ovulasi, yaitu sekitar dua minggu sebelum menstruasi.

Sementara beberapa lainnya merasa lebih musah terangsang justru selama masa menstruasi berlangsung.

Pelumas Alami

Seks Saat Menstruasi Amankah 4.jpg

Foto: pixabay

Kalau biasa Moms and Dads harus melakukan foreplay sampai vagina sudah benar-benar basah, ketika menstruasi kalian tak perlu repot menunggu proses itu.

Moms and Dads juga tak perlu memakai produk pelumas buatan agar proses bercinta bisa berjalan mulus. Darah menstrusi yang keluar dari vagina bisa berfungsi sebagai pelumas alami.

Baca Juga : Jangan Lakukan 4 Posisi Seks Ini Saat Sedang Lelah

Meringankan Sakit Kepala

Seks Saat Menstruasi Amankah 5.jpg

Foto: pexels.com

Kalau mungkin ada di antara Moms yang sering merasakan sakit kepala atau migrain sepanjang masa haid, seks saat menstruasi ini juga bisa jadi obatnya.

Meski banyak di antara wanita yang mengalami migrain justru menghindari hubungan seks saat menstruasi ini, tapi banyak dari mereka yang melakukannya mengatakan bahwa hal itu dapat meredakan atau bahkan menghilangkan sakit kepalanya.

Nah, kini Moms tak perlu takut lagi melakukan hubungan seks saat menstruasi.

Namun ingat Moms harus melakukannya dengan berbagai pengamanan kebersihan, misalnnya dengan meletakkan kain perlak di atas kasur, atau melakukannya di kamar mandi agar lebih mudah membersihkan tubuh setelahnya.

(DR/CAR)

Artikel Terkait