KEHAMILAN
24 Agustus 2019

Stimulasi Terbaik untuk Janin di Trimester 3

Dari mulai berjalan kaki hingga stimulasi puting
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Memasuki trimester 3, kondisi janin semakin siap untuk dilahirkan. Untuk menyambut si jabang bayi lahir ke dunia, berbagai stimulasi dilakukan agar persalinan lancar.

Dilansir dari situs American College of Obstetricians and Gynecologists, acog.org, setidaknya ada 5 stimulasi alami untuk janin di trimester 3. Moms yang sedang menjalani masa kehamilan di trimester akhir wajib tahu. Berikut beberapa metodenya.

1. Berjalan Kaki

01 berjalan kaki - sumber majalankartini.jpg

Foto: majalahkartini.co.id

Olahraga penting untuk semua orang, tidak terkecuali untuk Moms yang sedang hamil. Perut yang makin membesar bukan alasan untuk berhenti olahraga.

Latihan fisik ringan seperti berjalan kaki atau yoga selama 20-30 menit setiap pagi bisa menjadi dua pilihan yang bisa Moms praktikkan di rumah.

Latihan ringan seperti berjalan kaki adalah stimulasi janin yang paling mudah di trimester 3.

Berjalan kaki dapat membantu meningkatkan denyut jantung sekaligus melatih pernafasan untuk persiapan melahirkan.

Moms juga bisa menghalau stres sembari berjalan-jalan, sekaligus mendapatkan udara pagi yang lebih segar. Namun, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter Moms untuk jenis olahraga yang paling sesuai untuk kehamilan, ya.

Baca Juga : Ibu Hamil Susah Tidur Saat Trimester Ketiga? Ini Kiat Agar Bisa Tidur Nyenyak

2. Berhubungan Seks

02 berhubungan seks - sumber verywellfamily.jpg

Foto: verywellfamily.com

Banyak pasangan khawatir berhubungan seksual dapat mengganggu aktivitas janin di dalam rahim.

Apakah Moms salah satunya? Jangan khawatir, Moms.

Berhubungan seks saat perut sedang besar-besarnya tidaklah masalah. Bahkan, secara teori dapat membantu Moms melepaskan hormon oksitosin.

Ini dapat membantu kontraksi uterus dan meningkatkan mood agar lebih bahagia menghadapi proses persalinan.

Diskusikan dengan pasangan posisi seks yang paling nyaman.

Tahukah Moms, para ahli kebidanan dalam maupun luar negeri menyarankan setidaknya berhubungan seks setiap hari untuk ibu yang sedang hamil besar akan membantu melancarkan proses persalinan.

3. Stimulasi Puting

03 stimulasi puting - sumber hellosehat.jpg

Foto: hellosehat.com

Setelah melahirkan, Moms perlu mempersiapkan diri untuk menyusui. Oleh karena itu, stimulasi puting sangat penting.

Melakukan stimulasi puting dapat merangsang rahim berkontraksi dan payudara mengeluarkan ASI. Caranya, pijat area sekitar payudara dengan lembut atau kompres dengan air hangat.

Moms bisa juga menggunakan pompa ASI, baik manual maupun elektrik.

Lakukan stimulasi puting setiap hari sejak usia kandungan masuk 7 bulan. Bonusnya adalah, jika Moms bisa menyusui bayi tepat setelah melahirkan, rahim akan segera kembali ke ukuran semula secara alami.

Dilansir medicalnewstoday.com, ada sebuah survei yang dilakukan tahun 2011 terhadap wanita postpartum di Amerika Serikat bagian barat tengah.

Yakni, sebanyak 7,5 persen dari 201 responden mengatakan bahwa mereka merangsang puting untuk mencoba mendorong persalinan.

Baca Juga : Aturan Aktivitas Ibu Hamil Trimester Ketiga yang Wajib Diketahui

4. Berjongkok (Deep Squat)

04 posisi jongkok - sumber blogudemy.jpg

Foto: blog.udemy.com

Ada kepercayaan yang beredar di kalangan orang tua bahwa mengepel dengan posisi jongkok saat hamil besar bisa membantu melancarkan persalinan.

Ini bukan mitos lho, Moms. Posisi berjongkok dapat membantu pinggul menjadi lebih lebar.

Nah, pinggul yang lebih lebar akan membantu mempersiapkan tubuh menjelang persalinan. Selain intu, deep squat lima menit sehari juga disarankan agar posisi kepala bayi cepat turun ke posisi normal.

5. Bola Yoga

05 gym ball - sumber shutterstock.jpg

Foto: shutterstock

Bola Yoga atau Gym Ball juga bisa menstimulasi janin dalam kandungan. Caranya, Moms duduk di atas bola yoga, lalu putar panggul dengan perlahan.

Gerakan ini membantu relaksasi otot punggung dan pinggul. Selain itu, bola yang memantul perlahan dapat memberikan dorongan gravitasi agar posisi kepala bayi turun ke arah yang tepat.

Itulah beberapa stimulasi mudah untuk janin di usia kehamilan trimester ketiga.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, bayi yang lahir saat usia kehamilan 39 minggu dan 40 memiliki catatan kesehatan paling bagus.

Namun, meski bahagia akan bertemu bayi, banyak Moms khawatir dengan metode persalinan. Baik nantinya normal atau operasi cesar, Moms perlu menyiapkan diri agar bayi dan Moms sehat. Semoga persalinan lancar ya, Moms.

(CT/CAR)

Artikel Terkait