PERNIKAHAN & SEKS
18 Mei 2019

Suami Takut Dengan Istri, Apa Dampaknya Bagi Pernikahan?

Kira-kira adakah dampak buruknya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky

Jika Moms akrab dengan istlah SSTI alias Suami Suami Takut Istri, tentunya menjadi hal yang lucu karena kerap dijadikan lelucon.

Namun, pernikahan yang muncul karena rasa takut, perlu dicurigai sebab bisa saja merusak hubungan yang sudah ada.

Tanda Suami Takut dengan Istri

suami takut istri 01.jpg

Pernikahan bahagia tentu menjadi impian bagi semua orang. Secara kasat mata, biasanya pernikahan memang terlihat bahagia, namun jika ditelisik lebih dalam ada tanda-tanda yang seharusnya diwaspadai. Tanda tersebut bisa jadi tanda bahwa suami takut dengan Moms.

“Beberapa tanda yang bisa diwaspadai antara lain, suami akan tampak sangat berhati-hati dengan apapun yang Moms katakan di hadapannya,” ujar Bruce Sallan, terapis pernikahan. Suami mungkin menahan beberapa topik tidak boleh dibicarakan, baik tentang kehidupan seks, uang, atau cara membesarkan anak-anak.

Suami juga cenderung takut untuk mengatakan tidak pada suaminya. “Suami juga cenderung hanya meminta maaf tanpa mau mencari ide atau solusi menyelesaikan masalah yang ada. Hal ini dilakukan semata-mata suami berpikir asalkan masalah ini selesai,” tambahnya.

Suami juga cenderung menghindar dari hal-hal yang memicu diskusi panjang. Hal ini karena rasa takut untuk membahas hal-hal yang dapat menyinggung perasaan Moms. Selain itu, suami juga cenderung menahan pembahasan soal keuangan. Bahkan ada yang takut untuk meminta uang pada istri yang mengelola keuangan.

Baca Juga: Jika Penghasilan Anda Lebih Besar dari Suami

Bagaimana Cara Mengatasinya?

suami takut istri 02.jpg

Kondisi ini sebenarnya tidak baik untuk keberlangsungan pernikahan karena istri cenderung banyak mengatur. Suami juga merasa tertekan dan mengalami masalah dengan berkomunikasi. Segala sesuatunya jadi tertutup dan berisiko menimbulkan masalah lainnya.

Lantas bagaimana cara mengatasi kondisi ini? Pertama-tama cobalah memahami apa yang sebenarnya suami rasakan. Moms mungkin tak merasa bahwa suami tertutup dan cenderung takut untuk mengungkapkan sesuatu.

Jika suami mengalami tanda-tanda di atas segeralah untuk mencari waktu ngobrol berdua. Ingat bahwa percakapan yang dilakukan harus secara tenang. Jangan lakukan pembicaraan ini ketika Moms sedang dalam keadaan emosi atau dalam situasi yang buruk.

Baca Juga: Dirty Talk dengan Suami? Why Not!

Menjadi Pendengar yang Baik

Saat berbicara dengan suami, cobalah mendengar lebih dalam mengenai apa yang suami rasakan. Jangan terlebih dahulu berkomentar atau jangan marah terlebih dahulu dengan apa yang suami rasakan. Sebab, bisa jadi suami juga akan semakin malas untuk membahasnya.

Memang bukan hal yang mudah untuk menyelesaikan hal ini. Suami yang sudah telanjur terperangkap dengan kondisi ini akan sulit untuk menyelesaikan kondisi ini. Jika memang sulit, Moms dan suami bisa membantu orang terdekat.

Biarkan suami menyelesaikan dan menceritakan apa yang ia rasakan secara terbuka pada orang lain. Hal ini penting dilakukan agar suami punya ruang untuk menceritakan apa yang terjadi. Sebab bisa jadi suami malu atau takut mengungkapkan hal tersebut.

Baca Juga: Perbincangan Wajib Suami dan Istri

Meluangkan Waktu Berdua

Setelah mengetahui apa yang suami rasakan, jangan lupa untuk meluangkan waktu berdua dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Moms dan suami harus sama-sama punya waktu untuk saling memaafkan dam memulai kehidupan yang baru.

Cobalah buat waktu berdua dengan makan malam bersama atau pergi keluar rumah tanpa ada gangguan. Hal ini penting agar Moms dan suami punya waktu berdua dan saling memahami.

Apakah Moms pernah mengalami kondisi suami takut istri?

(GSA/IRN)

Artikel Terkait