BAYI
16 Juli 2020

3 Tips Jitu Menyapih tanpa Drama, Catat!

Temukan cara menyapih yang menyenangkan agar tidak terlalu merasakan kehilangan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ada banyak hal yang membuat Moms memutuskan menyapih dini atau bahkan lebih lama. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), pemberian ASI eksklusif bisa dilakukan sampai bayi berusia enam bulan, dan menambahkan makanan padat sambil terus menyusui sampai bayi berusia satu tahun atau lebih.

Tapi ada beberapa Moms yang memiliki alasan tertentu untuk menyapih lebih cepat. "Mencari pertolongan lebih awal dapat menyelesaikan masalah penyapihan sebelum masalah itu muncul," kata Rachel Radcliffe, MS, OTR/L, International Board-Certified Lactation Consultant (IBCLC) yang juga seorang ahli terapi okupasi dan konsultan laktasi di Children's's National Health System di Washington, DC.

Baca Juga: Tips Menyapih Anak dari Widi Mulia

Tips Menyapih tanpa Drama

Jika cara menyapih dilakukan dengan benar akan menjadi sesuatu yang menyenangkan dan menjadi pengalaman yang bebas rasa sakit, baik secara fisik maupun emosional untuk Moms dan bayi.

Sayangnya, menyapih tidak selalu semudah itu. Berikut ini ada beberapa tips menyapih tanpa drama yang bisa Moms coba. Yuk simak!

1. Lakukan Secara Bertahap

Bagaimana Cara Agar Proses Menyapih Tetap Menyenangkan untuk Moms dan Bayi -1.jpg

Foto: Happyfamilyorganics.com

Cara menyapih terbaik tanpa drama dan tanpa rasa sakit adalah melakukannya dengan perlahan.

"Penyapihan dilakukan bertahap, dengan menghilangkan satu sesi menyusui atau pompa setiap beberapa hari. Biasanya merupakan cara yang baik untuk memulai," kata Rachel.

Selain mengurangi jadwal menyusui, Moms juga dapat mengurangi beberapa menit setiap kali menyusui. Menyapih dengan cara yang terukur dan teratur dapat membantu menghindari payudara yang membesar dan mengurangi risiko saluran tersumbat atau mastitis.

Moms bisa memulai proses menyapih dengan tidak memberikan ASI pada saat Si Kecil terasa lebih sedikit menyusui. Biasanya, itu terjadi saat pagi setelah bangun atau malam sebelum tidur.

Saat menyapih, Moms bisa mengalihkan perhatian bayi saat jadwal menyusui dengan memberikan makan lain hingga membuatnya kenyang. "Potensi komplikasi dapat mencakup pembengkakan, saluran yang terpasang atau mastitis," kata Rachel.

2. Hindari Mastitis

Bagaimana Cara Agar Proses Menyapih Tetap Menyenangkan untuk Moms dan Bayi -2.jpg

Foto: Chw.org

Mastitis adalah peradangan yang biasanya disebabkan oleh infeksi yang dapat muncul dengan rasa sakit yang luar biasa. Salah satu penyebab utama mastitis adalah penumpukan ASI di jaringan payudara.

Ada beberapa strategi menyapih yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Moms dapat mengurangi tekanan dan rasa sakit dengan menggunakan pompa payudara atau tangan untuk mengeluarkan sedikit ASI.

Keluarkan sedikit saja, karena dengan mengosongkan payudara Moms hanya akan mendorong tubuh untuk memproduksi lebih banyak susu dan menghambat upaya penyapihan.

Daun kubis atau bungkusan es adalah cara meringankan mastitis yang telah dikenal sejak lama dengan cara memasukkannya ke dalam bra. Moms juga dapat meminum obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen untuk membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri, dan antihistamin atau pil KB untuk mengurangi suplai ASI.

Women’s Health at the US Department of Health and Human Services juga merekomendasikan teh dan herbal, termasuk peppermint, peterseli, dan melati, untuk membantu mengurangi suplai ASI lebih cepat.

Baca Juga: Tips Menyapih Anak Kembar dengan Penuh Cinta

3. Perhatikan Kondisi Moms dan Bayi

Bagaimana Cara Agar Proses Menyapih Tetap Menyenangkan untuk Moms dan Bayi -3.jpg

Foto: Mumsnet.com

Cara menyapih lain agar tanpa drama adalah memastikan Moms mendapatkan istirahat dan nutrisi yang cukup. Ini akan membantu mengatur hormon dan membuat Mom merasa lebih baik.

Untuk mendapatkan dukungan melewati masa penyapihan, Moms bisa membicarakannya dengan kerabat atau teman untuk bercerita.

Buat endorfin itu mengalir dengan melakukan beberapa olahraga dan melakukan hobi favorit. Perasaan yang tenang dan nyaman juga akan dirasakan Si Kecil dan membantu membuat proses penyapihan semakin cepat.

Untuk membantu Si Kecil, Moms dapat memberikan banyak cairan dan makanan padat sesuai usianya. Pastikan untuk mendapatkan rekomendasi dokter agar memastikan semua kebutuhan gizi bayi terpenuhi.

Selain itu, habiskan banyak waktu memeluk bayi dan menjalin ikatan. Namun jika bayi mengasosiasikan waktu tidur atau aktivitas lain dengan menyusui, pertimbangkan untuk meminta Dads atau saudara mengambil alih tugas ini selama menyapih.

4. Penyapihan Malam Hari

Bagaimana Cara Agar Proses Menyapih Tetap Menyenangkan untuk Moms dan Bayi -4.jpg

Foto: All4maternity.com/Shutterstock

Penyapihan malam hari dapat menjadi tantangan tersendiri. “Banyak permpuan yang cenderung menghasilkan susu dengan volume tertinggi di tengah malam atau dini hari,” kata Leigh Anne O'Connor dari IBCLC.

Untuk membantu bayi menyesuaikan diri, Moms bisa memberikan lebih banyak makanan padat gizi di siang hari untuk menambah kalori yang bisa diberikan saat menyusui malam hari.

“Anda juga dapat mencoba memberikan ASI lebih sering selama siang dan sore hari,” kata Rachel Borton, direktur program Family Nurse Practitioner di Bradley University.

Ketika pasokan ASI melambat dan berhenti setelah disapih, beberapa faktor ikut berperan. “Itu tergantung pada usia bayi dan seberapa sering bayi menyusu atau Anda memompa susu,” kata Anne.

"Begitu seorang ibu benar-benar berhenti menyusui, persediaan ASI nya akan mengering dalam 7 hingga 10 hari," kata Rachel.

Baca Juga: Acha Septriasa Mulai Menyapih Anak, Bagaimana Cara Menyapih dengan Cinta?

Menyusui lebih dari sekedar memberikan makanan untuk bayi. Saat menyapih, bayi mungkin kehilangan kedekatan dengan Moms. Tips menyapih tanpa drama dapat dilakukan dengan diselingi waktu berdua dengan pelukan. Semoga berhasil Moms!

Artikel Terkait