KESEHATAN
7 Agustus 2019

Wajib Tahu! Ini 9 Gejala Penyakit Lupus pada Perempuan

Lupus, penyakit seumur hidup yang banyak menyerang perempuan. Waspadai berbagai gejala penyakit ini!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Siapa sangka selebritas muda dunia Selena Gomez ternyata menderita penyakit lupus! Hal tersebut ia kemukakan di publik pada 2015.

Lupus merupakan penyakit autoimun sistemik kronis yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ.

Penyakit ini memang dapat menyerang siapa saja, tanpa kecuali. Namun dari data National Resource Centre of lupus Amerka Serikat, 9 dari 10 penderita lupus adalah perempuan dan berada di kisaran usia produktif, 15-44 tahun.

Gejala penyakit lupus ternyata sangat beragam. Tak heran jika penyakit lupus sering disebut sebagai “penyakit seribu wajah.” Akibatnya, sangat jarang bagi pasien datang ke dokter dengan gejala yang jelas-jelas menunjukkan penyakit tersebut.

“Lupus dapat memengaruhi hampir semua bagian tubuh. Itu membuatnya cukup unik. Gejalanya sangat bervariasi pada tiap orang. Lupus saya mungkin saja berbeda dengan lupus Anda,” terang Jill Buyon, M.D., Direktur Lupus Center di NYU Langone Medical Center.

Karena tanda dan gejalanya mirip degan penyakit lain, lupus pun kadang sulit untuk didiagnosis. Tapi tidak ada salahnya Moms mengetahui gejala-gejala apa saja yang menyertai penyakt lupus sehingga bisa mewaspadainya.

Yuk simak gejala penyakit lupus pada perempuan di bawah ini. Semakin cepat terdeteksi maka ditangani sedini mungkin, ya Moms.

Baca Juga: 5 Fakta Seputar Penyakit Lupus

1. Ruam Kupu-kupu di Wajah

gejala lupus - ruam kupu-kupu.jpg

Gejala umum dari penyakit lupus berupa ruam kemerahan di wajah akibat terkena sinar matahari. Bentuknya memanjang dari pangkal hidung ke tulang pipi dan rahang sehingga terlihat seperti kupu-kupu.

2. Sakit Dada

Terjadi peradangan jantung sehingga membuat sesak napas, nyeri dada, dan aliran darah terganggu. Lupus juga dapat memengaruhi paru-paru. Jika Moms merasa nyeri saat bernapas, waspadalah!

3. Nyeri Sendi

gejala lupus - nyeri sendi.jpg

Nyeri dan pembengkakan di sendi serta kekakuan di pagi hari merupakan tanda klasik penyakit lupus. Rasa nyari paling sering muncul di pergelangan tangan, buku jari, dan jari-jari. Nyeri ini juga kerap disamakan dengan rheumatoid arthitis (RA).

Bedanya, pada lupus biasanya memengaruhi sendi di satu sisi, sedangkan pada RA bisa pada kedua belah sisi.

4. Cepat Lelah

Kelelahan juga merupakan gejala umum pada penderita lupus. Sayangnya, tanda ini juga bisa mewakili penyakit yang berbeda.

Lupus bisa menyebabkan anemia, sehingga tingkat energi pun rendah. Rasa lelah juga berasal dari penurunan fungsi ginjal, paru-paru, dan jantung.

Baca Juga: Ternyata 6 Selebritis Dunia Ini Mengidap Lupus

5. Masalah Ginjal

gejala lupus - masalah ginjal.jpg

Beberapa gejala lupus yang terjadi pada ginjal, antara lain kenaikan berat badan, bengkaknya pergelangan kaki, tekanan darah tinggi, penurunan fungsi ginja, hingga BAK berdarah.

6. Luka di Mulut

Berbeda dengan sariawan, luka di mulut akibat lupus biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Selain di langit mulut, luka bisa juga terdapat di gusi, bibir, pipi bagian dalam.

7. Kehilangan Memori

“Lupus juga bisa menyerang otak sehingga Anda bisa mengalami kejang, disorientasi, menjadi psikotik, dan kehilangan memori,” ujar Jill Buyon.

Banyak otak pasien lupus yang mengalami gejala ini, namun ada juga yang tidak mengalaminya sama sekali.

Baca Juga: 5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Lupus

8. Penipisan Rambut

gejala lupus - penipisan rambut.jpg

Kerontokan mulai terjadi perlahan karena adanya peradangan di kulit kepala. Akibat peradangan ini juga bisa menyebabkan luka di kulit kepala, rambut pun menjadi lebih rapuh dan mudah patah.

9. Masalah Kesehatan Mental

Terganggunya sistem saraf pusat sehingga mengakibatkan berbagai masalah mental seperti depresi, cemas, rasa takut, hingga kebingungan yang tidak beralasan.

Baca Juga: Tips Merencanakan Kehamilan Bagi Penderita Lupus

Dengan mengetahui gejala-gejalanya, semoga Moms selalu waspada, ya! Jika ada gejala yang dirasakan, Moms dapat segera berkonsultasi dengan dokter.

(DI/ERN)

Artikel Terkait