BAYI
9 November 2019

Waspada Tampek Pada Bayi, Ini Gejala yang Wajib Moms Ketahui

Simak ya Moms!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pernahkah Moms mendengar istilah tampek pada bayi? Tampek sebenarnya adalah istilah lain dari campak (rubeola, measles), yang merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus yang tumbuh di sel-sel yang melapisi tenggorokkan dan paru-paru.

Tampek termasuk penyakit yang sangat menular dan menyebar melalui udara setiap kali orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Apa saja sih Moms gejala tampek pada bayi yang wajib diwaspadai?

Gejala Awal: Flu Hingga Sakit Tenggorokkan

Tampek Pada Bayi

Foto: blog-well.ca

Dalam laman situs kesehatan Healthline dikatakan bahwa dalam 7 hingga 14 hari seyelah bayi terinfeksi virus campak atau tampek, gejala pertama akan mulai muncul.

Gejala yang paling awal dapat Moms kenali pada Si Kecil biasanya meliputi pilek atau flu, disertai dengan demam, batuk, dan sakit tenggorokkan.

Baca Juga: Ini 4 Cara Mengobati Flu Pada Bayi, Moms

Umumnya Disertai Mata Merah yang Mirip dengan Konjungtivitis

Tampek Pada Bayi

Foto: parenting.firstcry.com

“Campak dapat menyebabkan mata meradang. Banyak orang tua yang keliru menyangka gejala ini sebagai pink eye atau virus yang sering kali menyerang bayi yang lainnya. Tetapi jika muncul disertai demam, itu biasanya indikator awal campak,” kata Natasha Herz, M.D., seorang dokter spesialis mata dan juru bicara klinis untuk Akademi Oftamologi di Amerika, seperti dikutip dari Good House Keeping.

Perbedaan utama lainnya antara mata merah yang disebabkan oleh tampek dan konjungtivitis pada umumnya adalah kepekaan terhadap cahaya. “Bayi akan merasa peka terhadap cahaya biasa di dalam ruangan. Itu tidak normal dan itu adalah sesuatu yang patut diwaspadai.”

Baca Juga: Bayi Sering Batuk, Normal atau Tanda Akan Flu?

Gejala Lanjutan: Muncul Bintik Koplik di Dalam Mulut Bayi

Tampek Pada Bayi

Foto: babycenter.com

Menurut CDC.gov, bintik-bintik putih kecil dapat muncul di dalam mulut bayi sekitar 2 hingga 3 hari setelah gejala awal tampek pada bayi dimulai. Bintik-bintik ini disebut bintik Koplik, dinamai sesuai dengan nama dokter yang pertama kali menggambarkan gejala awal campak pada tahun 1896, Henry Koplik.

Bintik koplik biasanya akan memudar ketika gejala-gejala campak atau tampek yang lainnya mulai menghilang.

Baca Juga: 5 Cara Mengencerkan Lendir Saat Bayi Flu

Muncul Ruam Tampek di Sekujur Tubuh Bayi

Tampek Pada Bayi

Foto: medicalnewstoday.com

Gejala tampek pada bayi yang paling khas adalah munculnya ruam di sekujur tubuh bayi. Dikutip dari Health Partners, Larry Richmond, MD, seorang dokter keluarga di Park Nicollet Clinic di Plymouth, mengungkapkan bahwa ruam tidak langsung berkembang sejak munculnya gejala-gejala tampek.

Ruam merah atau cokelat kemerahan akibat campak umumnya baru terbentuk dan menyebar ke seluruh tubuh bayi (dari kepala hingga kaki) sekitar 3 hingga 5 hari setelah munculnya gejala awal.

Tampek pada bayi bisa sangat berbahaya dan berakibat fatal. Oleh karena itu, disarankan untuk segera menghubungi dokter jika Moms mendapati gejala-gejala tampek pada Si Kecil dan menurut UN National Library of Medicine National Institutes of Health gejala campak harus segera mendapatkan vaksin.

Artikel Terkait