PERNIKAHAN & SEKS
4 Januari 2020

Yuk, Ketahui Perbedaan Adenomyosis dan Endometriosis

Cara mendiagnosis dan pengobatan adenomyosis dan endometriosis yang tepat
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Seperti endometriosis, adenomyosis merupakan kondisi di mana jaringan yang mirip dengan endometrium (lapisan dalam rahim) tumbuh di tempat yang tidak seharusnya.

Dalam endometriosis, pertumbuhan jaringan ini terjadi di luar rahim, sedangkan dalam adenomyosis tumbuh di antara serat otot dinding rahim (miometrium).

“Pada dasarnya, ada jaringan berdarah setiap bulannya yang terletak di antara serat otot, yang artinya mereka tidak dapat berkembang efektif saat periode menstruasi,” ungkap konsultan ginekolog dan juru bicara untuk Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, Dr. Virginia Beckett, seperti dikutip dari refinery29.com.

Baik adenomyosis dan endometriosis, keduanya dapat meningkatkan risiko gangguan kesuburan atau kesulitan Moms untuk hamil. Berikut ini kenali lebih jauh perbedaan adenomyosis dan endometriosis dalam hal gejala, diagnosis, hingga pengobatannya.

1. Gejala Adenomyosis dan Endometriosis

adenomyosis dan endometriosis

Foto: livestrong.com

Adenomyosis dan endometriosis dapat menyebabkan rasa nyeri yang sangat menyakitkan.

“Pada adenomyosis, dampak yang berhubungan dengan kualitas hidup adalah periode menstruasi yang sangat menyakitkan,” ungkap Direktur Pusat Endometriosis Research and Treatment di University of California, San Diego, Sanjay Agarwal, MD, seperti dikutip dari health.com.

Sedangkan pada endometriosis, rasa nyeri juga bisa terjadi saat buang air besar dan waktu lain di luar siklus menstruasi. Adenomyosis dan endometriosis sebenarnya tidak menampakkan gejala yang jelas.

Bahkan dikutip dari US National Library of Medicine National Istitutes of Health, sepertiga wanita dengan adenomyosis tidak mengalami gejala sama sekali.

Hampir mirip dengan endometriosis, diperkirakan 43% wanita yang menjalani sterilisasi untuk alasan lainnya juga hanya memperlihatkan gejala ringan dan bahkan tidak disadari oleh penderitanya.

Baca Juga: Apa Penyebab Ukuran Rahim Kecil?

2. Diagnosis Adenomyosis dan Endometriosis

adenomyosis dan endometriosis

Foto: volusonclub.net

Beberapa Dokter awalnya akan mengobati endometriosis berdasarkan gejala, seperti nyeri panggul dan periode menstruasi yang menyakitkan.

Namun diagnosis yang paling efektif sebenarnya dilakukan saat menjalani laparoskopi, yaitu proses di mana Dokter memasukkan tabung tipis dengan cahaya dan kamera kecil ke dalam perut.

Dengan alat tersebut, Dokter dapat melihat luka endometrium, kista, dan penempelan yang membentuk endometriosis. Mendiagnosis adenomyosis dan endometriosis pun berbeda.

Pada adenomyosis, Dokter dapat menjalankan MRI untuk melihat apakah miometrium lebih tebal dari seharusnya. Gabungan MRI dan transvaginal ultrasound juga akan membantu Dokter mengidentifikasi kista pada dinding rahim, termasuk miometrium dengan tekstur yang abnormal.

Baca Juga: Rahim Membesar Tapi Tak Hamil, Kenapa?

3. Pengobatan Adenomyosis dan Endometriosis

adenomyosis dan endometriosis

Foto: npr.org

Pengobatan untuk adenomyosis dan endometriosis serupa dan dipengaruhi dengan tingkat penyakit.

Bisa diawali dengan pemberian obat pengontrol kehamilan untuk menekan pelepasan hormon reproduksi, hingga melakukan operasi untuk menghilangkan kista endometrium, jaringan yang rusak, atau bahkan seluruh rahim.

Selain itu, wanita juga dapat menjalani perawatan hormonal untuk mengurangi produksi estrogen (hormon yang membuat adenomyosis dan endometriosis memburuk).

Obat ini diberikan melalui suntikan, IUD hormonal, atau obat pil, telah terbukti mengurangi gejala kram saat menstruasi, sakit ketika berhubungan seksual, hingga sakit perut kronis pada adenomyosis dan endometriosis.

Baca Juga: Rahim Miring. Dapatkah Mengganggu Kesuburan?

Itulah perbedaan adenomyosis dan endometriosis yang perlu Moms ketahui. Konsultasikan dengan Dokter jika Moms mengalami gejala yang disebutkan di atas, agar mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

GS

Artikel Terkait