2-3 TAHUN
16 Februari 2020

4 Penyebab Kram Perut Pada Balita Dan Cara Mengatasinya

Pada kebanyakan kasus, penyebabnya tidak serius dan bisa reda sendiri
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagian besar kasus penyebab kram perut balita memang termasuk ringan dan bisa diobati sendiri di rumah.

Namun, ada pula penyebab lebih serius yang perlu ditangani oleh dokter.

Balita mungkin belum bisa menggambarkan gejala kram perut yang dirasakannya, jadi Moms harus lebih jeli memperhatikan tanda lain yang ditunjukkannya.

Misalnya, menangis sambil memegangi perut dan menarik lutut ke arah perut atau tampak tidak mau makan.

Berbagai Penyebab Kram Perut pada Balita

Supaya bisa lebih jeli mengenali kondisi Si Kecil, silakan simak dulu berbagai penyebab kram perut balita serta cara mengatasinya berikut ini ya, Moms.

Baca Juga: Mengenal Kram Perut, Salah Satu Tanda Kehamilan Paling Umum

1. Gas Di Usus

4 Penyebab Kram Perut Pada Balita Dan Cara Mengatasinya 1.jpg

Foto: pinterest.com

Menurut penjelasan ensiklopedia kesehatan U.S. National Library of Medicine, salah satu penyebab kram perut balita adalah penumpukan gas yang terperangkap di usus.

Biasanya disertai juga dengan gejala lain seperti diare dan perut yang terlihat kembung dan kencang.

Untuk mengatasinya, Moms bisa memberikan kompres hangat di perut, memberikan pijatan ringan di area perut, memberikan minuman hangat, atau mengajaknya berjalan kaki.

2. Keracunan Makanan

4 Penyebab Kram Perut Pada Balita Dan Cara Mengatasinya 2.jpg

Foto: freepik.com

Mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi virus, bakteri, bahan kimia, atau racun dalam bahan masakan juga bisa menjadi penyebab kram perut balita.

Menurut Encyclopedia of Children’s Health, kram perut karena keracunan makanan biasanya disertai dengan gejala lain seperti muntah, diare, demam, dan terkadang dehidrasi.

Gejala umumnya mulai muncul dalam rentang waktu 8 sampai 72 jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Sebagian besar kasus kram perut akibat keracunan makanan bisa hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu satu minggu.

Tapi, pastikan Si Kecil mendapatkan cukup asupan cairan dan menghindari makanan padat.

Namun, bila Si Kecil terlihat sangat lemas dan menunjukkan tanda dehidrasi, sebaiknya dibawa ke dokter untuk diberikan penanganan yang lebih serius.

Baca Juga: Kenapa Kram Perut pada Masa Hamil? Simak Penjelasannya di Sini

3. Intoleransi Makanan

4 Penyebab Kram Perut Pada Balita Dan Cara Mengatasinya 3.jpg

Foto: freepik.com

Kram perut juga bisa terjadi akibat intoleransi makanan, dimana sistem pencernaan balita mengalami kesulitan dalam mencerna makanan tertentu.

Biasanya disertai dengan gejala gangguan pencernaan lain seperti perut kembung, diare, dan kadang kulit gatal.

Menurut National Health Services, cara terbaik untuk mencegah dan mengatasi kram perut yang disebabkan oleh intoleransi makanan adalah dengan mencari tahu makanan yang membuat pencernaan Si Kecil terganggu dan menghindarinya di kemudian hari.

4. Stress atau Cemas

4 Penyebab Kram Perut Pada Balita Dan Cara Mengatasinya 4.jpg

Foto: pinterest.com

Penyebab kram perut balita ternyata tidak selalu berasal dari makanan lho, Moms.

Mengutip penjelasan dari health.harvard.edu, sinyal stress atau cemas dari otak rupanya bisa mempengaruhi gerakan dan kontraksi saluran pencernaan.

Selain kram perut, Si Kecil juga mungkin akan mengalami gejala yang mirip dengan gangguan pencernaan lain seperti heartburn atau diare.

Berbagai kondisi lain seperti sembelit, sindrom iritasi usus besar, divertikulitis, atau penyakit Crohn juga terkadang bisa jadi penyebab kram perut balita.

Jika keluhan kram perut tidak kunjung hilang atau malah bertambah parah, segera periksakan Si Kecil ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut ya, Moms.

Cerita dong Moms, apa yang biasanya Moms lakukan untuk membuat Si Kecil nyaman saat sedang sakit perut?

Baca Juga: Tengok 5 Cara Alami Mengobati Perut Kram Berikut Ini

Artikel Terkait