BAYI
12 Agustus 2019

5 Stimulasi Untuk Memaksimalkan Kemampuan Bayi Duduk

Perbanyak permainan yang dapat melatih keseimbangan juga otot punggung sebelum bayi duduk sendiri
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Menyaksikan Si Kecil memperlihatkan perkembangannya dari hari ke hari, hingga minggu ke minggu tentu merupakan hal yang membahagiakan bagi para orang tua manapun.

Termasuk, saat akhirnya bayi duduk sendiri tanpa perlu dibantu.

Fase bayi duduk sendiri biasanya mulai terlihat saat Si Kecil berusia empat bulan atau paling terlambat sekitar sembilan bulan.

"Bayi akan melewati banyak tahap yang harus dilalui sebelum mereka siap untuk duduk," kata pakar perkembangan anak, Sally Goddard Blythe, seperti dikutip dari motherandbaby.co.uk.

Karena agar bayi duduk sendiri, Si Kecil perlu mengembangkan otot dan beberapa keterampilan lain.

Guna memaksimalkan kemampuan bayi duduk sendiri, ada beberapa ide kegiatan yang bisa Moms lakukan bersama Si Kecil sebagai berikut.

1. Beri Keseimbangan

1 Beri Keseimbangan.jpg

Foto: kveller.com

Bantu bayi duduk dengan cara menopangnya secara baik dan berikan mainan yang mendorong Si Kecil untuk menggerakkan tubuh mereka sedikit.

Ini juga akan membantu Si Kecil mengembangkan keterampilan dan kekuatan otot yang mereka butuhkan untuk keseimbangan saat bayi duduk.

Contoh mainan yang bisa Moms berikan adalah botol sensorik, yaitu botol plastik kosong dengan isi pasir atau benda warna-warni yang Moms buat sendiri. Mainan ini akan membuat suara yang tentu menarik untuk Si Kecil.

Baca Juga : Tingkatkan Skill Motorik Si Kecil dengan 5 Aktivitas Ini

2. Kolam Bola

2 Kolam Bola.jpg

Foto: sciencenews.org

Bayi duduk sendiri di kolam bola warna-warni bersama dengan tetap dipantau oleh Moms dan Dads tentu akan sangat disukai Si Kecil.

Selain itu, banyaknya bola juga akan membantu menopang tubuh bayi dan memberi Si Kecil banyak dorongan untuk tetap menjaga keseimbangan saat bermain.

Jika ingin lebih aman dan nyaman untuk usia bayi, Moms bisa membuat sendiri kolam bola sendiri di rumah atau meletakkan banyak bola di box bermainnya.

3. Tummy Time

3 Tummy Time.jpg

Foto: mumsgrapevine.com.au

Kegiatan dimana bayi tengkurap dan membiarkannya bertumpu pada perut ini dapat membantu memperkuat otot leher, perut dan punggung bayi.

Kekuatan otot ini sangat bermanfaat untuk menyiapkan bayi duduk sendiri.

Moms bisa mengetahui jika otot-otot tersebut sudah semakin kuat, jika bayi mulai bisa mengangkat kepalanya sendiri dan bisa menoleh ke beberapa arah.

Agar memaksimalkan keterampilan motorik ini, ubah posisi Si Kecil sesering mungkin saat tummy time.

Misalnya, pindahkan bayi dari terlentang menjadi ke posisi tengkurap (tummy time) atau dari kasur ke lantai.

"Pastikan bayi melakukan tummy time, hanya ketika dia bangun dan ketika Anda berada di ruangan untuk mengawasinya,” ungkap Dokter anak Dr. Kurt Heyrman, seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga : 8 Permainan Indoor untuk Melatih Motorik Bayi

4. Bermain Gelembung

4 Bermain Gelembung.jpg

Foto: momjunction.com

Bantu bayi duduk dengan menopang tubuhnya dan tiuplah gelembung di sekeliling Si Kecil.

Ini akan mendorong bayi untuk mencoba meraih gelembung dan tetap dalam posisi tegak.

Permainan ini akan membantu menguatkan otot inti dan keterampilan koordinasi saat bayi berusaha menyentuh gelembung tanpa terjatuh dari posisinya.

5. Lingkaran Mainan

5 Lingkaran Mainan.jpg

Foto: momjunction.com

Biarkan bayi duduk di antara kedua kaki Moms, sehingga Si Kecil merasa ditopang dan tidak jatuh.

Lalu di sekitar Moms dan bayi duduk, gantunglah beberapa mainan kesukaan Si Kecil dalam posisi melingkar.

Permainan ini juga bisa dilakukan di dalam box bermainnya dan akan mendorong bayi untuk memutar tubuh hingga dapat mencapai semua mainan yang ada di sekitarnya.

Hal ini sangat bagus untuk melatih keseimbangan dan koordinasi sebelum bayi duduk sendiri.

Itulah beberapa kegiatan yang bisa Moms dan bayi lakukan bersama untuk membantu memaksimalkan kemampuan bayi duduk.

Baca Juga : Patut Dicoba! Ini 6 Superfood yang Baik untuk Kesehatan Anak

(GS/CAR)

Artikel Terkait