PROGRAM HAMIL
18 April 2019

7 Cara Memperbaiki Gizi Sebelum Menikah agar Sehat dan Subur

Hal ini perlu dilakukan untuk bisa menghasilkan generasi penerus yang berkualitas
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Andra Nur Oktaviani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apa yang harus dipersiapkan oleh calon pengantin sebelum menikah? Finansial? Mental? Keduanya betul.

Finansial dan mental perlu disiapkan calon pengantin sebelum menikah. Namun, selain itu, masih ada hal lain yang perlu disiapkan calon pengantin.

Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS mengatakan bahwa memperbaiki gizi juga menjadi hal penting yang harus disiapkan dengan baik oleh para calon pengantin.

Dia menuturkan, ilmu gizi terkini menunjukkan pentingnya gizi baik sejak dini untuk melahirkan bayi sehat dan mewujudkan generasi sehat berprestasi.

Baca Juga : 5 Resolusi Suami Istri untuk Pernikahan yang Langgeng dan Bahagia

Sebagian besar dampak buruk kekurangan gizi kronik saat kehamilan terhadap janin tidak dapat dikoreksi setelah bayi lahir.

Di sisi lain, Sebanyak 30-50 persen calon pengantin mengalami kekurangan gizi, terutama kurus dan anemia (kurang darah).

“Oleh karena itu, gizi yang baik menjelang kehamilan dan saat kehamilan menjadi suatu keniscayaan bagi pasangan yang mengharapkan generasi penerus sehat berprestasi,” tutur Prof Hardinsyah.

Calon ibu dengan gizi yang baik akan bisa menghasilkan keturunan yang berkualitas baik pula.

Asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, yang dimulai dari sejak dalam kandungan, menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Ada beberapa hal terkait memperbaiki gizi yang perlu diperhatikan oleh calon pengantin sebelum menikah. Apa saja? Yuk kita cari tahu Moms!

1. Asupan Vitamin B12 untuk Laki-Laki

Vitamin B12 sangat penting dalam memelihara kesuburan. Kekurangan vitamin B12 dapat mengakibatkan jumlah sperma yang dihasilkan testis pria menjadi lebih sedikit.

Pangan sumber vitamin B12 yaitu pangan yang berasal dari hewan baik berupa daging maupun olahannya seperti susu dan keju.

2. Asupan Vitamin E untuk Perempuan

Vitamin E penting dalam memperbaiki gizi dan memelihara kesuburan perempuan. Sebelum menikah, perempuan sebaiknya menjaga asupan vitamin E.

Pangan sumber vitamin E antara lain minyak kelapa sawit, minyak kelapa, biji bunga matahari, dan tauge.

3. Memantau dan Mengusahakan Berat Badan Tetap Ideal

Berat badan yang lebih besar dari ideal dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kesuburan baik pada pria maupun pada wanita.

Berat badan yang lebih rendah dari berat ideal dapat menyebabkan anak yang dilahirkan mengalami berat badan lahir rendah yang dapat berakibat kepada status gizi anak tersebut.

Baca Juga : Berat Badan Ideal Atau Tidak? Cari Tahu Dengan Cara Ini

4. Usahakan untuk Memenuhi Kebutuhan Zat Gizi Mikro

Kecukupan zat besi dan zink sangat penting bagi calon ibu. Kedua mineral tersebut dibutuhkan dalam jumlah yang tinggi saat kehamilan dan dapat berakibat fatal jika terjadi kekurangan.

Pangan sumber zat besi di antaranya daging, ikan, telur, bayam, dan brokoli. Pangan sumber zink antara lain daging, ayam, telur, susu, dan keju.

5. Tercukupinya Kebutuhan Protein sebelum Hamil

Protein dibutuhkan untuk membentuk sel-sel yang baru, sehingga bagi ibu hamil penting untuk membantu proses pembentukan sel-sel tubuh janin.

Oleh karena itu kekurangan asupan protein saat hamil dapat mengakibatkan terambilnya simpanan protein dalam tubuh sang ibu. Pangan sumber protein seperti, telur, ikan, daging, tempe, dan tahu.

6. Terpenuhinya Kebutuhan Asam Folat dari sebelum Hamil

Asam folat berfungsi dalam pembentukan otak dan saraf penyusunnya, sehingga kekurangan folat sebelum hamil dapat mengakibatkan terganggunya perkembangan otak dan kecerdasan bayi yang dilahirkan.

Pangan sumber folat di antaranya biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran hijau berdaun.

Baca Juga: Berbagai Minuman Bernutrisi Untuk Ibu Hamil

7. Biasakan Menjalani Pola Hidup Sehat dan Istirahat yang Cukup

Pola hidup yang sehat akan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Ternyata, modal menikah bukan sekadar persiapan finansial dan mental ya Moms. Gizi pun harus diperhatikan agar mendapatkan keturunan yang berkualitas.

(AND)

Artikel Terkait