KESEHATAN
2 Agustus 2019

Apakah Jus Buah Bisa Menggantikan Buah Segar?

Menjus buah bisa menghilangkan serat yang penting dan dibutuhkan tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Mengonsumsi buah tentu wajib dilakukan dalam pemenuhan nutrisi harian. Setiap buah mengandung vitamin berbeda yang dibutuhkan tubuh dan menjaga tubuh agar tetap sehat.

Namun, beberapa orang ada yang memilih untuk menjus buah ketimbang memakannya langsung. Salah satu alasannya adalah lebih mudah dikonsumsi.

Proses menjus buah sendiri dibuat dengan melakukan ekstraksi atau pengepresan cairan alami yang terkandung dalam buah dan sayuran.

Saat menjus buah, Moms mungkin berpikir jika kandungan nutrisi pada buah yang dijus tetap sama dengan buah yang dimakan langsung.

Tetapi, apakah jus buah bisa menggantikan konsumsi buah segar?

Baca Juga: Perhatikan 7 Hal Penting Ini Saat Memberikan Jus Buah Untuk Bayi

Jus Buah vs Buah Segar

Juices.jpg

Dokter umum RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, dr. Vita Alfia Shafadilla, menjelaskan bahwa meskipun mengonsumsi jus buah lebih mudah dan praktis, tetapi proses pembuatan jus buah bisa mengurangi serat pada buah tersebut.

"Perlu diingat, saat proses pembuatan jus buah, serat yang ada pada buah tersebut menjadi berkurang, padahal serat adalah salah satu komponen yang dibutuhkan oleh tubuh," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, "Selain itu, perlu diperhatikan apakah jus yang dikonsumsi terbuat dari buah asli atau tidak, karena biasanya saat proses pembuatan jus diberikan gula tambahan. Padahal buah sudah mengandung gula alami."

Tentu saja, jika terlalu banyak konsumsi gula dapat memberikan dampak yang kurang baik untuk tubuh.

Pakar nutrisi Mayo Clinic, Katherine Zeratsky, RD, LD, juga mengatakan bahwa serat sehat pada buah dan sayur, akan menghilang selama pembuatan jus.

"Jus terbuat dari perasan buah atau sayuran segar. Cairan yang dihasilkan mengandung sebagian besar vitamin, mineral, dan bahan kimia tanaman (fitonutrien) yang ditemukan dalam buah utuh. Namun, buah dan sayuran utuh juga memiliki serat sehat, yang hilang selama pembuatan jus," jelasnya dikutip dari Mayo Clinic.

Beberapa pendapat mengatakan, mengonsumsi jus buah atau sayur lebih baik karena membantu proses penyerapan serat yang lebih baik, dan membuat sistem pencernaan beristirahat ketika harus bekerja mengolah serat.

"Mereka mengatakan bahwa membuat jus dapat mengurangi risiko kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu menghilangkan racun dari tubuh, membantu pencernaan, dan membantu menurunkan berat badan. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa jus lebih sehat daripada memakan buah atau sayuran itu sendiri." terang Katherine.

Baca Juga: Populer di Instagram, Ini 4 Manfaat Jus Seledri Buat Kesehatan Keluarga

Mengolah Buah Tanpa Dijadikan Jus

minum jus buah.jpg

Bila Moms merasa sulit untuk mengonsumsi buah atau sayur tanpa menjusnya terlebih dahulu, ada beberapa cara alternatif lain yang bisa dilakukan agar tetap mengonsumsi buah dan sayur.

"Jika Anda sulit menikmati makan buah dan sayuran segar, Anda bisa mempertimbangkan untuk memblender buah atau sayur ketimbang menjusnya," kata Katherine.

Memblender ragam buah-buahan menghasilkan minuman yang mengandung fitonutrien dan serat yang lebih sehat. Serat tentu saja dapat membantu Moms merasa lebih kenyang.

Untuk memblender jus, pastikan dengan porsi yang bisa dikonsumsi saat itu juga.

"Buat sebanyak yang bisa diminum sekaligus, karena jus segar dapat dengan cepat mengembangkan bakteri berbahaya," tambah Katherine.

Jadi, itu dia penjelasan apakah jus buah bisa menggantikan konsumsi buah segar atau tidak.

Baca Juga: Ini 5 Khasiat Minum Jus Buah dan Sayur Setiap Pagi

(AP)

Artikel Terkait