KEHAMILAN
17 Mei 2019

Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Ulu Hati Saat Hamil yang Mengganggu

Ulu hati sering terjadi saat kondisi kehamilan, cegah hal ini.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Nyeri selama kehamilan adalah hal yang umum terjadi.

Moms tentu akan merasakan berbagai macam nyeri dari atas kepala sampai ujung kaki.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari disebabkan oleh perubahan hormon sampai tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Salah satu yang kerap terjadi adalah nyeri ulu hati saat hamil.

Baca Juga : Bagaimana Mencegah Varises Pada Ibu Hamil?

Nyeri ini biasa disebut dengan heartburn. Meskipun tidak ada hubungannya dengan jantung, nyeri pada ulu hati bisa mengakibatkan sensasi terbakar di bagian tengah dada.

Nyeri ini bisa disebabkan oleh banyak hal.

Lantas, apakah jenis nyeri ini dapat berbahaya untuk janin? Maka, Moms perlu mengenal penyebab nyeri yang kerap muncul pada ibu hamil ini.

Penyebab Pada Ibu Hamil

shutterstock_198668627.jpg

Foto: Shutterstock

Ulu hati nyeri bisa disebabkan oleh gerakan janin yang menekan ke atas.

Hal ini sangat mungkin terjadi pada trimester ketiga karena ukuran janin yang semakin besar.

Selain itu, rasa mulas akibat heartburn juga sangat berpengaruh pada aktivitas sehari-hari.

Mengapa Moms akan merasa mulas dengan kondisi ini?

Mulas terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan tidak mampu mencegah asam lambung lewat kembali ke kerongkongan.

Selama kehamilan, hormon progesteron menyebabkan katup rileks, yang dapat meningkatkan frekuensi mulas.

Ini memungkinkan asam lambung masuk ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan.

Sakit maag dan gangguan pencernaan lebih sering terjadi selama trimester ketiga karena rahim yang tumbuh memberi tekanan pada usus dan lambung.

Tekanan pada perut juga dapat mendorong isi kembali ke kerongkongan.

Apa yang Bisa Moms Lakukan untuk Mengatasi Hal Ini?

shutterstock_618201953.jpg

Foto: Shutterstock

Menurut Nivin Todd, MD, Moms perlu memperbanyak frekuensi makan.

Makanlah beberapa makanan kecil setiap hari, bukan tiga kali makan namun dalam porsi yang besar.

Jangan lupa untuk makan perlahan agar nyeri tidak semakin parah.

Hindari makanan yang digoreng, pedas, atau kaya lemak. Hindari pula makanan apa pun yang tampaknya menyebabkan relaksasi sfingter esofagus bagian bawah dan meningkatkan risiko mulas.

Moms juga perlu lebih sedikit minum saat makan.

Minum dalam jumlah besar saat makan dapat meningkatkan risiko refluks asam dan mulas. Selain itu, dapat menimbulkan nyeri pada ulu hati.

Baca Juga : Ibu Hamil Sakit Punggung? Ini Cara Mudah Atasinya

Jangan langsung berbaring setelah makan.

Saat tidur, jaga agar kepala tempat tidur Moms lebih tinggi dari kaki tempat tidur.

Letakkan bantal di bawah bahu Moms untuk membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Pakaian nyatanya juga memberikan pengaruh pada nyeri di area perut ini.

Pakailah pakaian longgar. Pakaian ketat bisa meningkatkan tekanan pada perut dan perut Moms.

Pemilihan makanan yang tepat saat hamil juga untuk menghindari Moms mengalami sakit perut seperti diare atau sembelit.

Tentu kondisi ini akan memperparah nyeri ulu hati saat hamil.

Moms juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter juga masalahnya sudah semakin parah.

Jangan main mengkonsumsi obat ya Moms terlebih jika sudah masuk ke trimester ketiga kehamilan.

Apakah Moms pernah mengalami nyeri ulu hati saat hamil? Apa yang Moms lakukan kala itu?

(GSA/CAR)

Artikel Terkait