BAYI
26 September 2019

Bayi Menangis Saat Buang Air Kecil? Waspadai Infeksi Saluran Kemih

Jangan anggap sepele, segera bawa Si Kecil ke dokter ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Apakah Si Kecil menangis saat buang air kecil atau lebih sering mengompol daripada hari biasanya? Atau justru Si Kecil sangat jarang buang air kecil?

Waspada infeksi saluran kemih (ISK). Moms harus segera membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Infeksi Saluran Kemih pada Bayi

Bayi Menangis Saat Buang Air Kecil Waspadai ISK 1.jpg

Foto: todaysparent.com

Dikutip dari situs About Kids Health Kanada, infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri pada kandung kemih dan kadang-kadang pada ginjal.

ISK terjadi ketika bakteri naik ke uretra dari kandung kemih. Biasanya uretra terlindungi, tetapi jika teriritasi oleh busa sabun mandi atau sampo, bakteri dapat tumbuh di sana.

Menyeka organ intim bayi secara sembarangan setelah buang air kecil atau besar juga dapat menyebabkan iritasi yang memicu ISK.

Infeksi saluran kemih perlu segera diobati agar infeksi tidak menyebar ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis (infeksi ginjal).

Infeksi saluran kemih terkadang juga disebabkan oleh kelainan ginjal atau kandung kemih. Maka dari itu, bayi yang menderita ISK perlu menjalani tes radiologis khusus untuk mencari kemungkinan kelainan pada ginjal atau kandung kemih.

ISK berulang pada bayi dapat mengindikasikan beberapa masalah struktural yang berkaitan dengan kandung kemih dan ureter.

Baca Juga : Macam-Macam Infeksi Saluran Kemih, Bisa Berpengaruh ke Ginjal!

Bagaimana Gejala Bayi yang Menderita ISK?

Bayi Menangis Saat Buang Air Kecil Waspadai ISK 2.jpg

Foto: smartparents.sg

“Dalam kelompok usia yang sangat muda, yakni bayi, tentu saja mereka tidak dapat memberi tahu apa gejala yang mereka rasakan. Sehingga beberapa petunjuk infeksi saluran kemih yang dapat dikenali biasanya berupa demam, kadang-kadang muntah atau hanya gumoh,” kata Dr Joe Kosterich, seperti dikutip dari laman Virtual Medical Center.

“Sayangnya, tidak ada satu pun dari gejala-gejala tersebut yang spesifik. Sehingga salah satu petunjuk lainnya adalah jika urin terlihat berwarna gelap atau berbau. Sekali lagi itu tidak selalu spesifik sehingga bayi dengan demam tanpa penyebab jelas dan terutama jika demam tinggi, harus segera dibawa ke dokter.”

Adakah yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah ISK pada Bayi?

Bayi Menangis Saat Buang Air Kecil Waspadai ISK 3.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Berikut beberapa langkah pencegahan ISK, sebagaimana yang dipaparkan oleh Young Parents Singapura:

  1. Jaga kebersihan organ intim bayi dengan baik. Jika memiliki bayi perempuan, pastikan Moms selalu membersihkan area genitalnya dari depan ke belakang. Untuk bayi laki-laki, bersihkan alat kelaminnya dengan menarik kulit khatan dengan lembut.
  2. Hindari celana atau popok yang terlalu ketat.
  3. Pilih popok berdaya serap tinggi atau celana berbahan katun.
  4. Hindari mandi busa dan menambahkan zat lain seperti deodoran dan sabun wangi yang dapat mengiritasi organ intim bayi.
  5. Pastikan Si Kecil selalu terhidrasi dengan baik untuk membersihkan kandung kemih.
  6. Hindari memberikan makanan dan minuman seperti cokelar dan minuman berkafein yang dapat mengiritasi kandung kemih.

Infeksi saluran kemih bukanlah masalah enteng dan membutuhkan pengobatan sesegera mungkin. Jadi, kenali tanda-tandanya dan segera hubungi dokter jika Si Kecil mengalaminya. Waspada ISK ya, Moms.

Baca Juga : Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Infeksi Saluran Kemih Saat Hamil?

(RGW/CAR)

Artikel Terkait