KESEHATAN
31 Mei 2020

Benarkah Bawang Putih Bisa Mencegah Keputihan?

Disebutkan bawang putih dapat mencegah keputihan. Apakah benar?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, keputihan adalah salah satu hal yang sering terjadi pada organ reproduksi perempuan.

Sebenarnya, keputihan tidak menjadi masalah kesehatan, selama tidak menunjukkan tanda-tanda abnormal.

Menurut US National Library of Medicine, keputihan yang normal itu bisa berwarna putih, transparan, tebal, tipis, bisa berbau namun hanya sedikit.

Selain itu, keputihan bisa berubah sedikit kuning ketika berinteraksi dengan udara.

Namun, Moms perlu waspada ketika keputihan menyebabkan bau amis pada area vagina, warnanya kuning hingga kehijauan, membuat vagina menjadi sangat gatal.

Baca Juga: Jangan Garuk Saat Keputihan Gatal! Simak Penjelasannya

Hal tersebut bisa menjadi indikasi infeksi jamur pada vagina. Lantas, benarkah makan bawang putih bisa mencegah terjadinya keputihan yang mengganggu?

Amankah Bawang Putih untuk Keputihan?

Benarkah Makan Bawang Putih Bisa Cegah Keputihan-2.jpg

Foto: healthline.com

Sempat beredar kabar kalau menaruh beberapa siung bawang putih ke area vagina dan mendiamkannya selama beberapa jam bisa mengatasi masalah kesehatan pada vagina. Wah, ini salah besar, ya, Moms!

Tindakan ini justru dapat membahayakan bagi kesehatan organ reproduksi Moms sendiri.

“Jangan pernah menaruh bawang putih ke vagina. Bawang putih bisa memiliki bakteri dari tanah. Bakteri dari tanah dapat bersifat patogen, yang artinya buruk bagi tubuh. Bakteri ini nantinya malahan bisa membuat infeksi dan peradangan bagi vagina,” ungkap Dr. Jennifer Gunter, ginekolog dari New York.

Jika Moms sudah mengalami infeksi jamur atau bakteri pada vagina, yang kemudian menyebabkan vagina menjadi gatal, nyeri saat buang air kecil, dan keputihan yang abnormal, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Hindari mencoba pengobatan sendiri dengan bahan-bahan alami yang seringnya justru membahayakan.

Baca Juga: 7 Tipe Keputihan dan Artinya Terhadap Kesehatan

Cara Mencegah Keputihan

Benarkah Makan Bawang Putih Bisa Cegah Keputihan-3.jpg

Foto: womansday.com

Bukan dengan bawang putih, sebenarnya ada cara efektif yang bisa Moms coba untuk mencegah keputihan, yaitu:

  • Jaga kebersihan vagina dengan mencuci secara teratur dengan air bersih dan sabun yang lembut.
  • Hindari menggunakan sabun pewangi dan produk feminin karena dapat mengganggu keseimbangan pH vagina.
  • Selalu bersihkan dari arah depan ke belakang untuk mencegah bakteri masuk ke dalam vagina dan menyebabkan infeksi.
  • Kenakan celana dalam yang terbuat dari katun karena dapat menyerap keringat dengan baik dan hindari pakaian yang terlalu ketat.
  • Mengonsumsi makanan atau minuman probiotik juga baik untuk kesehatan vagina. Moms bisa mendapatkannya dari yoghurt, acar, kefir, kimchi, dan lainnya.

Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Benarkah Makan Bawang Putih Bisa Cegah Keputihan-1.jpg

Foto: nypost.com

Meski tidak bermanfaat untuk mencegah atau mengatasi keputihan, bawang putih memiliki banyak kegunaan lainnya.

Bawang putih mengandung bahan kimia yang disebut allicin. Manfaat bawang putih untuk kesehatan memang memerlukan berbagai penelitian untuk menunjangnya.

Studi yang diungkapkan dalam jurnal Fitoterapia pada tahun 2006 lalu, para peneliti menemukan bahwa bawang putih dapat berperan dalam membalikkan efek pertumbuhan jamur.

Lain lagi dengan penelitian yang ditulis dalam Avicenna Journal of Phytomedicine. Studi tersebut menemukan bawang putih dapat menjadi pengobatan yang efektif terhadap berbagai bentuk bakteri, termasuk Salmonella dan E.coli.

Bawang putih juga telah dipertimbangkan untuk digunakan melawan tuberkulosis.

Baca Juga: 7 Manfaat Bawang Putih Tunggal untuk Kesehatan

Makan bawang putih memang baik untuk kesehatan tubuh, namun sebaiknya diolah ke dalam makanan dan jangan mengonsumsi dalam bentuk mentah. Hindari juga terlalu banyak makan bawang putih.

Dilansir dari WebMD, makan bawang putih tetap bisa menimbulkan efek samping seperti bau mulut, perut mulas, bau badan, diare, dan perut terasa kembung.

Artikel Terkait