PROGRAM HAMIL
25 Juni 2019

Benarkah Merokok Menyebabkan Mandul dan Rahim Kering?

Untuk mendapatkan kehamilan yang sehat, tubuh Moms juga harus sehat tanpa rokok
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms sering mendengar tentang merokok menyebabkan mandul atau rahim kering? Banyak orang memang berpendapat seperti itu.

Merokok sebenarnya tidak berdampak langsung pada kemandulan, melainkan berdampak pada menurunnya kinerja organ reproduksi. Jika kinerja organ reproduksi tidak berjalan dengan baik. pada akhirnya menyebabkan seseorang menjadi lebih sulit hamil daripada yang bukan perokok.

Dikutip dari Healthday.com, sebuah riset menemukan bahwa perempuan yang merupakan perokok berat akan sulit hamil karena peluang embrio untuk menempel pada rahim menurun. Sebelumnya, sebuah riset lain juga menemukan bahwa merokok menyebabkan mandul karena berpengaruh pada keadaan ovarium.

Karena kondisi itu juga, dokter kandungan di Lenox Hill Hospital, New York, Jennifer Wu, mengatakan bahwa perempuan perokok sebaiknya berhenti merokok sebelum hamil. “Kehamilan sehat berawal dan dari kondisi ibu yang sehat pula,” ungkapnya.

Jennifer menambahkan, selain memberikan pengaruh buruk pada kesuburan, merokok juga akan membuat perempuan menopause dini. Itu artinya, jangka waktu untuk bisa hamil dan punya anak pun menjadi semakin kecil. Dan masih banyak efek buruk dari merokok lainnya. Apa saja?

Baca Juga: 7 Bahaya Asap Rokok Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Dampak Buruk Rokok Pada Kesuburan

shutterstock 1033025146

1. Hilangnya endometrium

Jika endometrium hilang, kemampuan rahim untuk ditempeli embrio pun hilang. Dengan kondisi ini, embrio yang sudah terbentuk dari hasil pembuahan akan sulit menempel pada dinding rahim. Akibatnya, kehamilan akan sulit terjadi.

2. Memberikan pengaruh buruk pada organ reproduksi

Rokok punya pengaruh buruk pada organ-organ tubuh. Selain paru-paru, rokok juga memengaruhi organ reproduksi.

Secara tidak langsung, sebenarnya rokok menyebabkan mandul sebab membuat siklus ovulasi yang tidak menentu, kerusakan rahim, hingga kerusakan jaringan falopi. Kondisi tubuh dari seorang ibu perokok juga membuat janin yang dikandungnya sulit untuk berkembang.

Baca Juga: Kapan Bisa Berhubungan Seksual Lagi Setelah Operasi Caesar?

3. Terjadinya kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang berkembang di luar rahim, biasanya di dalam tuba falopi. Situasi ini membahayakan nyawa karena dapat menyebabkan pecahnya tuba falopi jika kehamilan berkembang.

4. Menurunnya efek protamin

Protamin adalah protein sehat yang dibutuhkan saat proses pembuahan. Tanpa adanya protamin, proses pembuahan akan semakin sulit.

Baca Juga: Ketahui Bahaya Asap Rokok bagi Bayi

5. Menurunkan banyak hal buruk kepada anak

Kalaupun proses pembuahan berhasil dan si ibu berhasil melahirkan, anak yang dilahirkan berpotensi untuk terkena dampak buruk dari rokok.

Anak yang dilahirkan dari ibu perokok akan berisiko lebih besar mengalami cacat tubuh dan bibir sumbing.

Itulah efek buruk yang bisa ditimbulkan oleh aktivitas merokok. Nah, Moms yang sedang merencanakan kehamilan atau malah sedang hamil, sebaiknya berhenti merokok dan jauh-jauh dari asap rokok. Sebab, ya, walaupun secara tidak langsung, ternyata rokok menyebabkan mandul.

(AND)

Artikel Terkait