BALITA DAN ANAK
16 Juni 2019

Cara Membersihkan Telinga Anak, Ketahui Agar Tak Alami Risiko Berbahaya

Lakukan dengan cara yang aman!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Andra Nur

Membersihkan telinga anak menjadi kegiatan yang perlu Moms lakukan secara rutin. Jika tidak, bukan tidak mungkin kotoran tersebut menumpuk dan memberikan dampak tertentu pada Si Kecil.

Misalnya Moms merasa Si Kecil menonton televisi dengan volume yang besar? Atau ia tak kunjung mendengar jika dipanggil dari jauh? Bisa jadi, sudah banyak penumpukan kotoran di liang telinga Si Kecil.

Hal ini juga dapat menyebabkan rasa gatal, ketidaknyamanan dan perasaan aneh ketika anak menguap atau membuka rahang mereka.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele Sakit Telinga Pada Anak

Membersihkan telinga anak tidak boleh sembarangan lho Moms. Karenanya, penting bagi Moms untuk mahami cara membersihkan kotoran telinga yang aman, agar selanjutnya tidak menjadi masalah.

Satu hal lagi, penting untuk dicatat bahwa membersihkan telinga anak sebaiknya dilakukan pada anak yang usianya di atas 1 tahun.

Dr. Julie Wei, seorang dokter THT yang diakui secara internasional, menulis cara membersihkan telinga anak yang benar melalui situsnya, drjuliewei.com. Seperti apa? Yuk kita cari tahu di bawah ini!

Baca Juga: Tak Selalu Karena Infeksi, Ini 5 Penyebab Telinga Bayi Berair

Tips Membersihkan Telinga Anak

cara bersihkan telinga anak-1.jpg

Moms harus membersihkan telinga anak tidak lebih dari 1-2 kali per minggu. Tidak perlu dibersihkan setiap hari, meskipun banyak dari orang dewasa melakukannya karena kebiasaan.

Selain itu, orang yang berbeda membuat berbagai jenis lilin telinga. Beberapa lilin kering dan beberapa lembap, beberapa lainnya memiliki warna yang berbeda.

Baca Juga: Usia Berapa Sebaiknya Menindik Telinga Bayi Perempuan?

Cara Membersihkan Telinga Anak

cara bersihkan telinga anak-2.jpg

Agar membersihkan telinga anak tetap aman, Moms perlu memahami caranya. Yuk lihat di bawah ini!

  1. Waktu terbaik untuk membersihkan telinga adalah setelah mandi, karena suasana yang hangat dan lembap memungkinkan akan melembutkan lilin tersebut. Setelah anak mandi, beri tahu mereka apa yang akan Moms lakukan dan minta mereka duduk diam.
  2. Jika anak tidak akan tinggal diam, jangan mencoba bergulat untuk menahan mereka ketika hendak memakai cotton bud, agar tidak menyebabkan cedera yang tidak diinginkan.
  3. Tarik perlahan telinga sedikit ke belakang dan ke atas untuk meluruskan saluran telinga dan memungkinkan cotton bud masuk dengan lembut (dengan ukuran tidak lebih dari 4-5 mm).
  4. Jika saluran telinga anak cukup besar, Moms dapat membuat rotasi atau gerakan melingkar dengan cotton bud. Jangan masuk terlalu dalam sampai tidak bisa melihat kapas, cukup gunakan ujungnya saja.
  5. Jika anak mengatakan "aduh," maka Moms sudah memasukkan ujung cotton bud terlalu jauh atau terlalu kuat. Hentikan segera.
  6. Ketika sudah selesai, pastikan ujung kapas cotton bud tidak terlepas dari tongkat plastik dan tertinggal di saluran telinga. Ini bisa terjadi.
  7. Untuk kotoran yang terlalu keras, kunjungi dokter THT agar bisa dikeluarkan dengan menyedotnya menggunakan peralatan khusus supaya terhindar dari risiko.
  8. Setelah Moms selesai membersihkan, singkirkan cotton bud. Anak-anak di bawah 6 tahun tidak boleh bermain-main dengan barang tersebut apalagi mencoba menggunakannya sendiri.

Itulah cara aman untuk membersihkan telinga anak. Jangan sampai salah ya Moms!

Artikel Terkait