TRIMESTER 1
12 Oktober 2020

Ketahui 7 Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu Hamil yang Alami

Berikut ini cara alami yang bisa dilakukan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Amelia Puteri

Sistem kekebalan tubuh selama kehamilan memang perlu dijaga. Salah satunya dari serangan masuk angin yang membuat ibu hamil merasa tidak nyaman.

Pada Boston Children's Hospital, dijelaskan bahwa masuk angin disebabkan oleh virus. Ada lebih dari 200 jenis virus yang dapat menyebabkan pilek, tetapi yang paling umum disebut rhinovirus.

Begitu virus ini memasuki tubuh, maka sistem kekebalan tubuh mulai bereaksi dan melawan virus asing, menimbulkan tanda-tanda masuk angin termasuk bagi ibu hamil.

Ada beberapa cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil dengan menggunakan cara alami dan lebih aman. Yuk, cari tahu lebih lanjut di artikel ini, Moms.

Baca Juga: 4 Gejala Masuk Angin pada Anak, Moms Sebaiknya Tahu!

Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu Hamil Secara Alami

Masuk angin bisa memiliki gejala seperti bersin, pilek, sakit tenggorokan, suara serak, dan batuk kasar. Dalam jurnal Canadian Family Physician, perubahan imunologis selama kehamilan membuat wanita hamil rentan mengalami banyak infeksi.

Jika Moms sedang mencari cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil secara alami, berikut ini hal yang bisa dilakukan.

1. Mengonsumsi Sayuran

cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil-makan sayur

Foto: Orami Photo Stock

Melakukan diet saat hamil yang sehat dan tetap mengonsumsi makanan bernutrisi adalah pertahanan terbaik melawan penyakit. Ini bisa menjadi cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

Moms perlu mendapatkan asupan mineral dan antioksidan yang dibutuhkan akan mengatasi masuk angin saat hamil.

Mums Grapevine menyarankan untuk mengonsumsi banyak sayuran berdaun hijau, buah-buahan, biji-bijian dan daging tanpa lemak. Mengonsumsi sayuran hangat juga bisa menjadi cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

Moms dapat mengolahnya menjadi sup dengan kaldu ayam yang diolah dengan ayam kampung untuk membantu tubuh lebih hangat dan bertenaga.

Menghirup sup ayam panas adalah salah satu cara menghilangkan flu atau masuk angin selama kehamilan. Ini karena sup ayam sarat akan nutrisi dan anti inflamasi.

2. Menghirup Uap

Menghirup uap adalah cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil yang bagus, sekaligus meredakan sakit tenggorokan saat pilek.

Untuk melakukannya, duduklah dengan kepala di atas semangkuk air panas, letakkan handuk di atas kepala, tutup mata dan tarik napas dalam-dalam. Ini akan mengencerkan lendir dan memudahkan bernapas.

"Jika suhu tubuh lebih dari normal, Anda dapat menggunakan parasetemol. Obat ini aman dikonsumsi wanita hamil dan akan membantu menurunkan demam Anda," kata Gill Adgie, kepala wilayah Royal College of Midwives, mengutip Mother & Baby.

Menurut UK Teratology Information Service (UKTIS), parasetamol telah digunakan oleh wanita hamil selama bertahun-tahun tanpa efek berbahaya yang jelas pada bayi yang sedang berkembang.

Hati-hati dengan tablet obat dingin atau minuman sachet. Selain mengandung parasetamol (yang aman), obat jenis ini juga mengandung fenilefrin, dekongestan dengan sifat penyempitan pembuluh darah, yang dapat membatasi suplai darah ke plasenta.

Baca Juga: Berbeda dengan Masuk Angin, Kenali Gejala dan Penyebab Angin Duduk

3. Bawang Putih

mengatasi masuk angin pada ibu hamil.jpg

Foto: journeyintomotherhood.com

Bawang putih bekerja dengan baik dalam menghilangkan flu dan sebagai cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

Dilansir dari Parenting First Cry, bawang putih bersifat antibakteri, antiseptik, dan anti virus, dengan begitu dapat membantu dalam memerangi virus dan bakteri penyebab dingin.

Menurut beberapa penelitian medis, bawang putih juga efektif dalam menurunkan tekanan darah, meningkatkan sirkulasi darah, dan menjaga kadar kolesterol selama kehamilan.

Kehadiran allicin yang ditemukan dalam bawang putih utuh memberikan semua manfaat ini pada kehamilan. Moms dapat menambahkan bawang putih dalam beberapa masakan untuk menjaga kesehatan, terutama mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

4. Menggunakan Balsem Hangat

Balsem hangat (seperti Vicks Vaporub) aman untuk calon ibu dan membantu meringankan gejala hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan batuk. Ini juga dapat menjadi cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

Moms bisa menggosokan balsem hangat ini di dada, tenggorokan atau punggung, dan juga bisa ditambahkan ke air panas dan uapnya dihirup.

5. Gunakan Jahe

mengatasi masuk angin pada ibu hamil 2.jpg

Foto: momjunction.com

Di India, jahe merupakan salah satu pengobatan terbaik untuk mengatasi pilek selama kehamilan. Jahe dikenal karena sifatnya yang menghangatkan, dan meningkatkan sirkulasi darah dan melawan bakteri dan virus penyebab infeksi.

Di Indonesia, jahe diyakini sebagai obat tradisional masuk angin yang memberikan efek hangat pada tubuh dan membantu menghilangkan gas berlebih dalam perut, termasuk sebagai cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

Moms dapat membuat teh jahe dengan campuran madu dengan konsumsi yang tidak berlebihan sebagai cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

6. Minum Air Garam

Sesederhana kedengarannya, air garam sangat efektif dalam menyembuhkan berbagai gejala yang berhubungan dengan flu. Ini bisa menjadi cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

Air garam membantu mengeluarkan bakteri dan virus yang menyebabkan batuk dan dingin keluar dari sistem tubuh. Air garam menjadi obat rumah yang sangat aman untuk menangkal pilek, batuk, dan masuk angin selama kehamilan.

7. Buat Minuman Madu dan Lemon

mengatasi masuk angin pada ibu hamil 3.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Madu dan lemon adalah kombinasi yang bekerja sangat baik untuk menghilangkan flu dan cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil.

Moms dapat mencampur satu sendok madu dengan satu sendok jus lemon ke dalam segelas air hangat dan aduk sampai rata. Racikan minuman ini dapat dikonsumsi tiga hingga empat kali sehari.

Tidak hanya saat mengalami masuk angin, minuman ini dapat dikonsumsi dalam keadaan sehat. Vitamin C dalam lemon memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan khasiat madu yang meredakan sakit tenggorokan.

Baca Juga: 8 Solusi Mengatasi Sakit Leher saat Hamil, Sederhana Banget!

Pengobatan Masuk Angin yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

obat yang dilarang saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui seperti apa cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil. Tetapi, penting juga untuk tahu apa saja obat yang sebaiknya dihindari.

Dalam University of Michigan Health System dan sebagian besar dokter kandungan, sebaiknya hindari semua obat dalam 12 minggu pertama kehamilan. Itu adalah saat kritis untuk perkembangan organ vital bayi.

Banyak dokter juga menyarankan agar berhati-hati setelah 28 minggu. Bicaralah dengan dokter sebelum minum obat apa pun jika Moms sedang hamil atau mencoba untuk hamil.

Selain itu, beberapa obat yang dapat membantu meredakan masuk angin dilarang bagi calon ibu, karena dapat mempersulit kehamilan dan membahayakan bayi yang belum lahir, meskipun penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.

Jangan panik jika Moms secara tidak sengaja meminum salah satu obat ini. Mungkin baik-baik saja, tetapi beri tahu dokter. Mengutip What to Expect, berikut ini jenis-jenis obat yang dilarang dikonsumsi saat hamil:

1. Beberapa Pereda Nyeri dan Penurun Demam

Studi menunjukkan hubungan antara analgesik seperti aspirin, ibuprofen (Motrin atau Advil) dan naproxen (Aleve), terutama selama trimester ketiga, dan komplikasi kehamilan, termasuk berat lahir rendah dan kelahiran prematur.

2. Mayoritas Obat Dekongestan

Kebanyakan praktisi mengatakan untuk menghindari dekongestan seperti Claritin-D, Sudafed atau DayQuil.

Bahkan para ahli yang mengatakan tidak apa-apa untuk menggunakan beberapa dekongestan mungkin akan memperingatkan bahwa obat ini hanya aman digunakan setelah trimester pertama.

Sementara, penggunaan dalam jumlah terbatas misalnya, hanya sekali atau dua kali sehari, dan tidak lebih dari satu atau dua hari.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Sakit Tulang Ekor Saat Hamil, Moms Perlu Tahu!

3. Beberapa Semprotan Hidung

Hindari semprotan dekongestan hidung non-steroid yang mengandung oxymetazoline (seperti Afrin) kecuali diperbolehkan oleh praktisi atau dokter.

Banyak yang akan memberitahu untuk menghindari semprotan ini sepenuhnya saat sedang hamil, sementara yang lain hanya akan menyarankan penggunaan terbatas (satu atau dua hari setiap kali) setelah trimester pertama.

4. Pengobatan Alternatif atau Homeopati

Jangan mengonsumsi echinacea, vitamin tambahan seperti suplemen seng atau pengobatan herbal bebas resep lainnya tanpa persetujuan medis.

Itu dia Moms, beberapa cara mengatasi masuk angin pada ibu hamil yang bisa dilakukan.

Meskipun Moms tidak dapat mencegah masuk angin, ingatlah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

Cuci tangan, hindari orang yang sedang sakit dan jaga diri dengan makan yang baik dan istirahat yang cukup.

Selain itu, hindari orang yang sedang sakit, meskipun merupakan anggota keluarga. Jangan minum atau makan setelah orang lain.

Baca Juga: 5 Resep Sup Ayam Sederhana untuk Balita yang Sedang Flu dan Demam

Apalagi, Moms harus ingat bahwa wanita hamil lebih mungkin mengalami komplikasi dari flu. Hal ini dapat meningkatkan risiko ibu dan bayi, termasuk kemungkinan meninggal karena flu yang meskipun jarang, tapi itu terjadi.

Artikel Terkait