TRIMESTER 3
28 Oktober 2019

3 Gangguan Kesehatan Mental yang Bisa Serang Ibu Hamil

Hati-hati, ternyata ibu hamil rentan alami penyakit mental juga, lho!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Kehamilan bisa menjadi momen yang membahagiakan bagi pasangan yang sudah menikah. Namun, nyatanya proses menjadi orang tua tidak semudah itu. Terutama bagi Moms yang mengandung bayi.

Adanya kehidupan di janin yang harus dirawat dengan baik bisa menimbulkan kekhawatiran di dalam diri Moms sendiri.

Segala kekhawatiran tersebut dapat mengakibatkan stres, parahnya hingga berujung pada gangguan mental saat hamil.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, di seluruh dunia sekitar 10% wanita hamil dan 13% wanita yang baru saja melahirkan mengalami gangguan mental, terutama depresi.

Khususnya di negara berkembang, gangguan mental saat hamil menjadi 15,6% dan 19,8% setelah kelahiran.

Baca Juga: Mengenal Pseudobulbar, Gangguan Mental yang Membuat Joker Tertawa Tak Terkendali

Hal ini tidak dapat dianggap sepele karena pada kasus yang parah bahkan bisa mengakibatkan seseorang bunuh diri. Selain itu, anak juga ikut kena imbasnya karena perkembangan menjadi terganggu.

Ada baiknya mengetahui gejala kesehatan mental terganggu sejak dini agar segera dilakukan penanganan yang terbaik.

Gangguan Mental Saat Hamil, Apa Sebabnya?

Gangguan Mental saat hamil

Kesehatan mental kini harus menjadi perhatian dan bukan sesuatu yang dianggap tabu atau aib. Bagi seorang ibu hamil, gangguan mental bisa terjadi karena berbagai banyak faktor penyebab.

WHO mengungkapkan, wanita yang alami gangguan mental saat hamil bisa dipicu karena faktor ekonomi yang rendah, stres, paparan kekerasan, situasi darurat dan konflik, bencana alam, dan dukungan sosial yang rendah.

Seorang ibu hamil bisa alami depresi juga dipengaruhi oleh pola makan tidak sehat, kurang merawat diri, dan penyakit mental yang sebelumnya sudah pernah diderita.

Psikiater dan profesor di John A. Burns School of Medicine, Dr. Leslie Hartley Gise, mengucapkan pendapatnya mengenai hal ini.

Menurutnya, ibu hamil bisa alami gangguan kesehatan mental karena awalnya ia mempunyai keyakinan bahwa seorang wanita seharusnya suka dengan kehamilan.

Baca Juga: Stres Saat Hamil, Hati-hati Dampaknya pada Janin

“Dari dulu, wanita yang hamil digambarkan selalu bahagia dan bersemangat. Padahal kenyataannya, kehamilan bisa menjadi momen yang menegangkan dari sudut pandang psikososial. Hal ini akhirnya yang dapat memicu gangguan kesehatan mental bagi ibu hamil bahkan alami depresi pasca melahirkan,” ungkap Dr. Leslie.

Perubahan hormon sering disebut-sebut menjadi faktor pemicu ibu hamil alami stres hingga depresi. Namun, menurut Dr. Leslie, rasanya tidak adil untuk menyalahkan fluktuasi hormon yang normal dialami oleh ibu hamil.

“Tidak dapat dikatakan hanya semata-mata karena masalah hormonal. Stres bisa datang dari perubahan yang terjadi saat masa kehamilan, transisi menjadi ibu, dan tanggung jawab orang tua atas anak,” lanjut Dr. Leslie.

Jenis Gangguan Mental Saat Hamil

Gangguan Mental saat hamil

Adapun beberapa jenis gangguan kesehatan mental yang rentan menyerang ibu hamil, di antaranya adalah:

1. Depresi

Depresi menjadi gangguan kesehatan mental paling banyak yang terjadi pada ibu hamil. Depresi bisa muncul dari rasa stres yang tidak dapat dikelola dengan baik.

Parahnya, depresi saat hamil bisa membahayakan kesehatan janin, menyebabkan kelahiran prematur hingga bayi berat badan lahir rendah.

2. Gangguan Makan

Gangguan mental saat mengonsumsi makanan ini bisa terjadi dipicu oleh perubahan bentuk tubuh Moms saat hamil. Gangguan makan yang dimaksud adalah anoreksia, bulimia, dan binge eating.

Segera periksakan ke dokter jika Moms mengalami salah satu di antaranya. Gangguan makan saat hamil bisa membahayakan perkembangan janin.

Baca Juga: Sulli Eks f(x) Meninggal Karena Bunuh Diri, Ini 4 Tanda Depresi yang Harus Dikenali

3. Gangguan Kecemasan

Ketika Moms mengalami rasa khawatir yang berlebihan, rasa takut yang tidak rasional, kualitas tidur tidak cukup, hingga kehilangan selera untuk makan, maka sebaiknya berhati-hati pada gejala gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan nyatanya bisa berlanjut sampai waktu melahirkan.

Itulah gangguan kesehatan mental yang paling sering menyerang ibu hamil. Ingat, Moms, masa kehamilan harus dilalui dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang bahagia agar janin dapat berkembang dengan optimal.

Selalu jaga kesehatan tubuh dan pikiran agar nantinya Si Kecil lahir ke dunia dengan baik.

(DG)

Artikel Terkait