BAYI
16 Juni 2020

Gunakan 5 Cara Ini untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif pada Bayi

Cari tahu cara meningkatkan kognitif bayi secara menyenangkan di sini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat bayi tumbuh, setiap hari Si Kecil juga belajar mengasah kemampuannya. Salah satunya adalah kemampuan motorik dan kognitif nya. Si Kecil tumbuh dari bayi kecil yang menggemaskan, menjadi bayi yang aktif dan penuh energi menjelajahi lingkungan sekitarnya.

Meskipun bayi akan mengembangkan kemampuan untuk memahami dan bermain dengan mainan tanpa bantuan dari Moms, tentu saja ada cara untuk meningkatkan kemapuan motorik dan kognitifnya. Salah satunya adalah kemampuan menggenggam.

Dilansir Raising Children, bayi adalah pembelajar yang aktif dan penasaran, sibuk menonton, berpikir dan mencoba menyelesaikan masalah. Bayi belajar dan tumbuh melalui pengalaman baru, terutama pengalaman bermain baru.

Melalui permainan, bayi mengembangkan keterampilan untuk berpikir, memahami, berkomunikasi, mengingat, membayangkan, dan mencari tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Semua keterampilan ini adalah bagian dari perkembangan kognitif bayi.

Baca Juga: Begini Tahap Perkembangan Kognitif Bayi 0-12 Bulan Sesuai Usianya

Bagaimana Keterampilan Menggenggam Berkembang

Gunakan 5 Cara Ini untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif pada Bayi -1.jpg

Foto: Tinylove.com

Disadari atau tidak, bayi telah menunjukkan peningkatan ketangkasan dalam kemampuan untuk memahami dan bermain dengan mainan.

Doris Bergen, profesor emerita terkemuka psikologi pendidikan di Universitas Miami di Ohio, mengatakan, orang tua harus mengetahui perkembangan kognitif bayi dan memberikan rangsangan.

"Orang tua tidak perlu 'memantau' perkembangan kognitif anak-anak dengan cara itu, tetapi mereka harus yakin memberi anak-anak banyak kesempatan untuk mendapatkan kognisi enaktif (enactive cognition)," kata Doris.

Menurut Doris, ‘Enactive Cognition’ adalah gagasan bahwa kemampuan kognitif dapat berkembang saat bayi memiliki interaksi fisik dengan lingkungannya.

"Ketika Anda melakukan aktivitas yang mengharuskan Anda menggunakan tubuh dan otot, Anda belajar melalui aktivitas itu. Jika bayi memanipulasi benda atau mencoba menaiki tangga, bayi secara kognitif, dan juga motorik akan memiliki keterikatan. Jadi kognisi enaktif adalah jenis pertama yang dimiliki bayi, dan dia memilikinya sepanjang hidup,” jelasnya.

Baca Juga: 8 Manfaat Berenang bagi Perkembangan Bayi, Bisa Meningkatkan Fungsi Kognitif!

Cara Meningkatkan Kognitif Bayi

Gunakan 5 Cara Ini untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif pada Bayi -2.jpg

Foto: Babycouture.in

Gunakan beberapa cara meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif bayi sesuai dengan usia bayi di sepanjang tahun pertamanya di bawah ini.

  • 3 Bulan: Sudah tak seperti bayi baru lahir, Si Kecil dapat menangkap benda yang diletakkan di tangannya, meskipun umumnya tidak dapat menjangkau dan mengambil benda. Pada usia ini, tawarkan bayi satu mainan pada satu waktu dan biarkan bayi mengasah cengkeramannnya. Moms bisa membaca buku dan nyanyikan lagu. Bayi menikmati buku kain dengan tekstur, flap, dan boneka yang berbeda.
  • 5 Bulan: Saat ini bayi dapat menjangkau dan mengambil barang dengan sengaja dan berusaha sendiri. Saat ditawari mainan, bayi akan membolak-balikkan mainan dan tangannya. Ini adalah bukti kemampuan bayi yang berkembang untuk merencanakan dan mengoordinasikan gerakan. Moms bisa memberikan mainan sedikit di luar jangkauannya agar bayi berusaha mendapatkannya. Ajari bayi cara memegang, menjatuhkan, dan melempar bola yang berbeda. Ini membantu bayi belajar tentang bagaimana segala sesuatu bergerak.

Baca Juga: Apakah Lahir Prematur Pengaruhi Perkembangan Kognitif Bayi?

  • 7 bulan: Kini bayi bisa menggunakan seluruh tangannya untuk menangkupkan benda dan dapat menggunakan ibu jari mereka untuk menekan benda tersebut dengan aman ke telapak tangan mereka. Ketajaman dan persepsi visual juga ikut bermain dan bayi lebih mampu memanipulasi objek di tangannya. Berikan berbagai mainan sesuai usia bayi dan biarkan bayi bereksplorasi. bayi juga mungkin terlihat seperti sedang bereksperimen selama bermain. Misalnya, dengan melempar mangkuk ke lantai dan melihatnya jatuh, mendorong sampah, atau melempar mainan ke dinding untuk mencari tahu bagaimana cara kerjanya.
  • 9 Bulan: Bayi sekarang mampu memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya. Bayi menunjukkan kelincahan otot yang meningkat dan dapat mulai memproses bagaimana perilaku terhubung. Tawarkan mainan tangan yang mendorong pemecahan masalah, seperti balok berbagai bentuk.
  • 11 bulan: Kemampuan menggenggam bayi saat ini mungkin termasuk kemampuan untuk menggulung dan melempar mainan kecil. Mainkan game sederhana yang memanfaatkan genggaman dan ajarkan konsep bergiliran.

Doris sendiri memiliki kekhawatiran tersendiri saat ini. "Satu kekhawatiran saat ini adalah bahwa seringkali anak-anak saat ini terlalu statis, dengan lebih sedikit bermain di luar ruangan dan lebih banyak bermain dengan teknologi. Jadi, orang tua harus yakin bahwa perkembangan motorik anak-anak mereka sama pentingnya dengan perkembangan kognitifnya,” tandasnya.

Moms bisa membantu meningkatkan perkembangan kognitif bayi dengan mengikuti cara meningkatkan kognitif bayi di atas ya. Coba yuk (FAR)

Artikel Terkait