PROGRAM HAMIL
10 Juli 2017

Ini 3 Fakta Mengenai Kehamilan Kembar

Mama perlu tahu beberapa hal ini agar bisa menjaga kehamilan secara maksimal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (andia.ratna)
Disunting oleh (andia.ratna)

Mengetahui kabar bahwa Mama sedang mengalami kehamilan kembar bisa menjadi salah satu pengalaman paling menyenangkan. Dengan dua janin yang akan menjadi pelengkap dalam keluarga, tentunya ada beragam hal penting yang perlu Mama ketahui untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan dua calon bayi secara optimal. Menurut artikel berjudul 11 Things You Didn't Know About Twin Pregnancies ada beberapa masalah yang terjadi pada kehamilan kembar, di antaranya:

Baca juga: Ini Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil Bayi Kembar

  1. Pada Kehamilan Kembar Kemungkinan Mama Mengalami Morning Sickness Lebih Besar

Salah satu faktor yang menyebabkan masalah morning sickness adalah tingginya human chorionic gonadotropin yang ada dalam tubuh ibu hamil. Menurut Abdulla Al-Khan, MD, seorang ahli dari Hackensack University Medical Center di New Jersey, Amerika Serikat, saat hamil kembar tingkat hormon tersebut akan semakin tinggi sehingga Mama memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami morning sickness pada trimester pertama. Kabar gembiranya, gejala morning sickness akan berkurang saat memasuki masa kehamilan 12 hingga 14 minggu.

Selain masalah tersebut, Manju Monga, MD, seorang profesor dari University of Texas Health Sciences Center di Houston, Amerika Serikat mengemukakan bahwa ibu yang sedang mengandung bayi kembar memiliki risiko dua kali lipat untuk mengalami masalah nyeri punggung, susah tidur, dan mulas.

Baca juga: Kurangi Morning Sickness dengan Makanan-Makanan Ini!

  1. Semakin Banyak Membutuhkan Asam Folat

Monga merekomendasikan agar Mama yang sedang mengalami kehamilan kembar untuk mendapatkan 1 miligram asam folat (folic acid) per hari. Asam folat sangat bermanfaat bagi ibu hamil, salah satunya adalah mengurangi risiko kerusakan pada pembuluh syaraf seperti spina bifida. Mama bisa mendapatkan asam folat dari susu khusus ibu hamil dan juga makanan lain seperti jagung, kacang almond, kacang hijau, dan roti.

Baca juga: Bagaimana Mengetahui Spina Bifida Pada Bayi?

  1. Kelahiran pada Kehamilan Kembar Biasanya Lebih Cepat

Menurut Al-Khan, ibu yang mengandung bayi kembar akan melahirkan lebih cepat sehingga memiliki risiko lebih besar mengalami kelahiran prematur. Selain itu, bobot bayi yang lahir juga cenderung lebih rendah daripada umumnya.

Untuk menghadapi hal-hal yang mungkin saja terjadi pada kehamilan kembar, tentunya Mama harus menyiapkan diri salah satunya melalui makanan sehat khusus ibu hamil yang bergizi dan bernutrisi. Selain itu, pastikan juga Mama memiliki gaya hidup sehat yang mampu menjaga kebugaran serta memperlancar kehamilan dan persalinan kelak.

<ARK>

Artikel Terkait