PARENTING
9 September 2019

Ini 4 Tips Efektif Agar Anak Saya Cinta Membaca

Pilih buku dengan banyak gambar, penuh warna, dan dengan sedikit kata untuk anak yang masih bayi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Oleh Fitriani Indiyah M (30 th), Ibu dari Nayla Syifa (6 th), dan Aira Izzatunnisa (3 th), Member WAG Orami Toddler (5).

Buku adalah jendela dunia. Dengan buku, kita dapat menjelajah waktu dan ruang tanpa harus beranjak dari tempat kita berada.

Membaca mampu membuka jendela dunia. Awalnya, membaca hanya sekadar hobi menarik untuk mengisi waktu luang. Hingga suatu saat, saya merasa bahwa membaca itu sebuah kebutuhan.

Dengan membaca, saya belajar memahami maksud dari sebuah tulisan yang dibuat tersebut. Jika mampu menemukan maknanya, rasanya seperti menemukan harta berharga untuk kehidupan kita.

Contohnya ketika saya masih tinggal di suatu daerah di provinsi Kalimantan Timur. Selama hidup di sana, saya tak pernah tahu bagaimana kehidupan di luar kota tempat tinggal saya.

Hingga akhirnya saya menemukan sebuah novel yang menceritakan tentang kisah di daerah lereng Gunung Lawu di kota Solo.

Walaupun hanya berdiam di kamar, saya merasa bisa berimajinasi dan berada di tempat yang tertulis di novel tersebut.

Membayangkan apa saja yang terdapat di sana, meresapi kata demi kata yang menggambarkan kondisi desa-desa yang terdapat di lereng gunung itu.

Sama halnya ketika saya membaca novel yang berlatar tempat di Prancis.

Saya takjub dengan landmark yang ada di kota Paris, mengetahui bangunan bersejarah, taman-taman indah yang membentang, dan keindahan lain yang ada di Prancis.

Ya, membaca adalah sebuah kebutuhan, dan dengan membaca saya bisa melihat dunia.

Baca Juga: Paniknya Saya sebagai Ibu Baru saat Melihat Anak Kejang karena Demam

Menularkan Anak Agar Cinta Membaca

IMG_20190627_060841-2.jpg

Foto: Orami/Fitriani Indiyah M

Membaca memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah menunjang perkembangan kognitif dan sosial emosionalnya. Ini yang menjadi motivasi saya, untuk menularkan hobi membaca pada anak-anak saya.

Selain itu, agar kelak kedua anak saya, Nayla dan Aira, memiliki cita-cita besar karena terinspirasi dari buku yang mereka baca.

Bagi sebagian ibu, membuat anak suka membaca itu hal yang sulit. Apalagi dengan keberadaan teknologi, yang membuat anak-anak jauh lebih menyukai memegang gadget dari pada menggenggam sebuah buku.

Perlu kesabaran, telaten, dan paling utama adalah menjadi teladan yang baik dari orang tuanya. Menularkan kebiasaan membaca membutuhkan cara yang menarik dan suasana yang menyenangkan bagi anak.

Baca Juga: Belum Rela Titip Anak di Daycare, Suami Pilih Jadi Bapak Rumah Tangga

Mengenalkan Buku Sejak Dini

IMG_20190407_155820-2.jpg

Foto: Orami/Fitriani Indiyah M

Apa yang saya lakukan pertama kali adalah mengenalkan buku pada Nayla dan Aira sejak usia dini. Bagaimana cara nya? Lalu, sedini apa mereka diajarkan untuk terbiasa membaca?

Jawabannya tentu dimulai saat mereka berada dalam kandungan.

Sebagai ibu baru yang tertarik akan banyak hal, saya banyak membaca tentang seputar kehamilan dan masa menyusui yang akan saya hadapi kelak.

Ketika bayi kami telah lahir, saya membiasakan Nayla dan Aira membaca dengan jenis buku yang pas seusianya. Di antaranya adalah buku bantal.

Dengan buku bantal ini, saya bisa membacakan cerita untuk mereka. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan buku pun meningkat sesuai dengan bertambahnya umur anak kami.

Baca Juga: Dengan Mantap! Saya Menyekolahkan Anak-Anak ke Sekolah Berbasis Agama

Tips Agar Anak Cinta Membaca

IMG_20190209_154428-2.jpg

Foto: Orami/Fitriani Indiyah M

Ada beberapa cara yang sering saya terapkan pada Nayla dan Aira, agar mereka terbiasa dan suka akan buku.

1. Beri Contoh yang Baik

Seorang anak pasti akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Maka dari itu, berikan mereka contoh yang baik agar mereka bisa menirunya.

Bagaimana membuat anak punya kebiasaan membaca jika orang tuanya sendiri tak suka membaca? Itu kembali lagi kepada sejauh mana keinginan orang tuanya agar anak memiliki kebiasaan baik.

2. Sediakan Buku Bacaan yang Menarik dan Sesuai Usianya

Ketika kedua anak saya berusia 0-2 tahun, saya memilihkan buku dengan banyak gambar, penuh warna, dan dengan sedikit kata.

Karena ketika balita mereka belum mengenal huruf, tetapi sudah mengenal bentuk dan sangat tertarik dengan perbedaan warna.

Jika usia Si Kecil bertambah, bisa diberikan buku yang terdiri satu suku kata untuk mulai mengenalkan huruf.

Kemudian, letakkan di tempat yang terjangkau oleh anak-anak. Sehingga ketika mereka tertarik dengan buku tersebut, mereka mudah untuk mendapatkannya.

3. Membacakan Buku untuk Anak

Hal yang paling menarik dari mengajari anak suka membaca buku adalah ketika orang tua mau membacakan buku untuk anak-anak mereka.

Jadikan kegiatan membaca buku sebagai bentuk quality time bersama seluruh anggota keluarga terutama untuk Si Kecil.

Bacakan dengan suara keras dan intonasi yang berbeda. Ubahlah suara menjadi suara burung yang berkicau atau suara kuda. Yakinlah, mereka pasti akan senang mendengarnya.

4. Sediakan Anggaran Khusus untuk Beli Buku Baru

Tak perlu berlebih, cukup sesuaikan saja dengan kemampuan. Karena buku baru tak harus yang bersegel di toko buku. Coba berburu buku anak di toko-toko buku bekas pakai.

Kegiatan ini sangat menarik lho, bisa sambil bermain berburu harta karun untuk menemukan buku yang bagus untuk dibaca bersama.

Dari 4 poin di atas, masih banyak tips yang bisa membuat anak suka membaca buku. Tapi saya cukupkan dulu, ya!

Jadi, sudah siapkah Moms menjelajah dunia melalui buku? Let’s join the journey!

Artikel Terkait