BALITA DAN ANAK
26 November 2019

Kenali 6 Tanda Sakit Perut Anak Butuh Penanganan Serius

Waspada bila sakit perut disertai dengan demam
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms pasti sudah tidak asing dengan tanda sakit perut anak, tapi sudah tahukah tanda apa saja yang mengindikasikan adanya masalah kesehatan serius yang perlu segera ditangani?

Menurut HealthyChildren.org, situs milik American Academy of Pediatrics, sakit perut anak bisa dipicu oleh penyebab ringan seperti sembelit atau masuk angin, maupun yang lebih serius seperti usus buntu, infeksi saluran kemih, atau pendarahan di usus.

Sebagai antisipasi, perhatikan dulu beberapa tanda sakit perut anak perlu segera ditangani dengan serius oleh dokter ya, Moms.

Anak Terlihat Sangat Kesakitan

tanda sakit perut anak

Foto: health.usnews.com

Sakit perut yang membuat anak sangat kesakitan sampai membuatnya terbangun dari tidur atau tidak bisa beraktivitas perlu segera diperiksa oleh dokter untuk diketahui secara pasti penyebabnya.

Sakit perut hebat yang bertambah parah dan berlangsung lebih dari satu jam bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan seperti usus buntu maupun intususepsi atau terlipatnya bagian usus.

Baca Juga: 7 Kehebatan Perut yang Menjadikan Anak Semakin Hebat

Rasa Nyeri Ada di Perut Bagian Kanan Bawah

tanda sakit perut anak

Foto: news.childrensmercy.org

Menurut dokter Claire McCarthy, MD dari Harvard Health Publishing, tanda sakit perut anak yang dimulai dari sekitar pusar dan bergeser ke area perut bagian kanan bawah umumnya disebabkan oleh usus buntu.

Sakit perut yang disebabkan oleh usus buntu biasanya disertai juga dengan gejala seperti demam ringan, mual, muntah, sakit saat bergerak, dan perut yang terlihat membengkak.

Moms harus segera membawa Si Kecil ke dokter sebelum usus buntu pecah atau jadi abses. Kalau usus buntu sampai pecah, sakit perut biasanya akan menyebar ke seluruh bagian perut dan suhu tubuh Si Kecil bisa meningkat sampai 40 derajat Celcius.

Disertai Dengan Demam dan Diare

tanda sakit perut anak

Foto: verywellfamily.com

Seperti dijelaskan oleh dokter Robert Issenman, kepala gastroenterologi anak di McMaster Children’s Hospital, sakit perut yang disertai dengan demam dan diare bisa jadi disebabkan oleh infeksi virus Norwalk atau rotavirus.

Keracunan makanan akibat bakteri seperti salmonella, campylobacter, listeria, atau shigella juga bisa memicu tanda sakit perut anak yang serupa.

Baca Juga: 3 Penanganan Pertama Flu Perut Pada Anak

Disertai Dengan Demam dan Batuk

tanda sakit perut anak

Foto: babycentre.co.uk

Selain karena bisa disebabkan oleh virus, sakit perut yang disertai dengan demam dan batuk juga bisa menjadi tanda anak mengalami pneumonia lho, Moms.

Kalau tanda sakit perut anak juga disertai dengan suara napas yang berat, sebaiknya Moms segera membawa Si Kecil untuk melakukan rontgen dada.

Disertai dengan Demam dan Selalu Mengantuk

tanda sakit perut anak

Foto: blog.chochildrens.org

Demam saat sakit perut bisa menjadi tanda adanya infeksi serius, tapi kalau Si Kecil juga terlihat mengantuk, sulit dibangunkan, atau terlihat sangat lemas bisa jadi tekanan darahnya terlalu rendah dan harus segera diperiksakan ke dokter.

Tanda sakit perut yang disertai dengan lemas dan selalu mengantuk juga bisa disebabkan oleh keracunan timbal dan harus segera ditangani oleh dokter.

Baca Juga: Jangan Panik, Berikut 5 Obat Alami untuk Atasi Sakit Perut Anak

Disertai dengan Muntah Berwarna Hijau

tanda sakit perut anak

Foto: doctorzara.com

Menurut Dr. Alan Sears, sakit perut hebat yang disertai muntah berwarna hijau pekat terjadi akibat usus yang terpelintir dan termasuk kondisi medis serius yang harus segera ditangani.

Selain sakit perut yang muncul mendadak serta datang dan pergi tak beraturan, biasanya juga disertai dengan gejala lain seperti muntah berat serta kulit yang terlihat pucat dan berkeringat.

Sebagai panduan umum, Moms perlu memeriksakan Si Kecil ke dokter bila tanda sakit perut anak terlihat sangat parah, disertai dengan gejala seperti demam, tubuh terasa sakit bila digerakkan, muntah dan diare, muntah berwarna hijau atau mengandung darah, maupun buang air besar yang berdarah.

Nah, bagaimana pengalaman Moms dalam menangani anak yang sakit perut?

Artikel Terkait