BALITA DAN ANAK
30 Juli 2019

Kenali Penyebab Balita Suka Menggigit

Beri perhatian bila Si Kecil mulai sering menggigit
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Tidak jarang balita menggigit, dan paling sering itu hanya cara mereka mengekspresikan rasa frustrasi karena mereka belum mampu mengartikulasikan kata-kata. Namun, terkadang itu menjadi lebih dari masalah.

Miriam Schechter, M.D., dokter anak di The Children's Hospital di Montefiore, Bronx, New York, menyebutkan bahwa tindakan menggigit dan memukul masih tergolong wajar dialami anak pada masa perkembangan.

"Anak umur satu tahun ingin mengekspresikan kebutuhan dan perasaannya, tetapi mereka tak selalu tahu cara melakukannya sehingga mengalihkannya ke tindakan memukul dan menggigit," paparnya.

Meski begitu, Lauren M. O'Donnell, PsyD dari Rumah Sakit Kennedy mengatakan ada kemungkinan si kecil memiliki label buruk sebagai penggigit, dengan kebiasaannya tersebut.

"Cukup umum, namun sebagai orang tua, tentu tidak ingin anaknya dikeluarkan dari kelompok bermain dan diberi julukan sebagai pengigit bukan?," ujarnya.

Maka, ada beberapa hal yang wajib orang tua ketahui dan bisa lakukan saat anak balita di rumah suka menggigit.

Menggigit pada Balita

adult-baby-biting-1693744.jpg

Menggigit adalah umum pada balita dan dari sudut pandang psikologis, dianggap "normal" pada kelompok umur ini.

Diperkirakan antara sepertiga hingga setengah dari semua balita di tempat penitipan anak akan digigit pada suatu waktu.

Menggigit pada balita dapat menjadi cara anak-anak menunjukkan frustrasi atau kebutuhan perhatian sebelum mereka memiliki cara lain untuk melakukannya, seperti berbicara.

Ketika balita menggigit, itu mengganggu semua yang terlibat, yaitu orangtua, pengasuh, dan anak-anak. Walaupun menggigit sering terjadi pada anak kecil, sebagian besar balita yang menggigit akan berhenti setelah dikoreksi beberapa kali.

Namun, ada beberapa balita yang akan terus menggigit meskipun ada upaya untuk memperbaiki perilaku tersebut.

Beberapa anak belajar menggigit dari menonton orang lain mendapatkan cara mereka dengan menggigit. Terkadang menggigit bisa menjadi pertahanan diri.

Balita kurang memiliki kendali impuls, dan menggigit mungkin merupakan respons terhadap stimulasi berlebihan.

Menggigit berulang untuk banyak balita mungkin merupakan perilaku mencari perhatian karena balita biasanya lebih suka perhatian negatif daripada tidak ada perhatian sama sekali.

Koneksi antara Balita Menggigit dan Keterlambatan Bicara

Balita dengan keterlambatan bicara dan bahasa tidak dapat mengekspresikan diri kepada anak-anak lain atau orang dewasa.

Banyak balita juga mengalami kesulitan memahami apa yang dikatakan orang lain kepada mereka. Kesulitan berkomunikasi ini membuat frustrasi keterlambatan bicara anak-anak dan dapat menyebabkan mereka menggigit orang lain sebagai respons.

Bicara dan bahasa yang tertunda pada balita dapat menggunakan menggigit untuk mengontrol interaksi mereka dengan orang lain di lingkungan mereka.

Bagi anak-anak dengan masalah bicara, menggigit dapat mengatakan, "Berhentilah menggangguku. Aku sedang bermain dengan itu."

Baca Juga : Balita Sering Menggigit, Ketahui Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Cara untuk Mencegah Menggigit dan Mengajarkan Perilaku Pengganti

adorable-apple-baby-2339287.jpg

Ketika berbicara tentang menggigit pada balita, satu ons pencegahan sudah pasti sebanding dengan pepatah penyembuhan. Ada beberapa hal yang dapat lakukan untuk mengurangi kemungkinan anak menggigit.

Saat melihat melalui metode pencegahan ini, jangan merasa dihakimi sebagai orang tua.

Meskipun ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gigitan, beberapa balita masih akan menggigit meskipun memiliki orang tua yang paling penuh kasih dan perhatian.

Baca Juga : Anak Punya Kebiasaan Menggigit Kuku? Ini Penyebab dan Cara Menghentikannya

Supaya mengurangi atau mencegah gigitan, berikut beberapa tipsnya:

Rujuk balita yang tertinggal dalam pengembangan bicara dan bahasa untuk evaluasi dan pengujian untuk ketidakmampuan belajar.

Terapi wicara dapat membantu dengan keterlambatan bicara untuk mengurangi gigitan dan perilaku bermasalah lainnya.

Awasi balita dengan cermat. Orang dewasa harus bersirkulasi di antara anak-anak di tempat penitipan anak daripada menonton dari kejauhan.

Jika Moms berada di tengah-tengah kegiatan balita, akan lebih cenderung melihat perilaku dan emosi yang dapat berakibat menggigit.

Waspadai ketidaksepakatan dan campur tangan sebelum menggigit terjadi. Kadang-kadang mungkin merupakan ide yang baik untuk membiarkan anak-anak "mengerjakannya sendiri" tetapi kadang-kadang mereka membutuhkan orang dewasa untuk turun tangan.

Modelkan bahasa yang sesuai untuk semua balita di ruang kelas atau di rumah. Ini membantu mereka mempelajari cara-cara yang tepat untuk mengatasi frustrasi.

Bahasa modeling dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan komunikasi untuk bermain dengan tepat.

Sabar. Pengembangan keterampilan bahasa membutuhkan waktu. Balita mungkin memerlukan beberapa bulan intervensi dan pengalihan untuk mempelajari keterampilan berbicara baru dan perilaku yang sesuai.

Semoga membantu ya Moms dan kebiasaan si kecil menggigit bisa berkurang!

(TPW/CAR)

Artikel Terkait