KEHAMILAN
17 Oktober 2019

Ketahui Penyebab dan Gejala Asam Urat pada Ibu Hamil Berikut Ini

Ibu dengan asam urat tinggi berisiko mengalami preeklampsia
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Penyakit asam urat (gout) adalah bentuk radang sendi yang menyakitkan, dan terjadi ketika kadar asam urat (uric acid) dalam darah tinggi, sehingga terbentuk kristal dan menumpuk di dalam dan di sekitar sendi.

Penyakit ini ternyata bisa menyerang di kalangan ibu hamil. Meskipun, asam urat dan kehamilan merupakan kombinasi yang tidak biasa.

"Penyakit asam urat selama kehamilan terjadi dengan perbandingan 1,5 kasus per 10.000 pasien per tahunnya. Asam urat pada ibu hamil dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi kehamilan," jelas Gerald G. Briggs, B.PHARM., FCCP, spesialis klinis apoteker di Miller Children's Hospital di Long Beach, California, mengutip MDedge.

Baca Juga: 4 Cara Alami untuk Menurunkan Asam Urat

Penyebab Asam Urat pada Ibu Hamil

asam urat ibu hamil-1.jpg

Mengutip GoutAndYou, penyebab asam urat pada ibu hamil terjadi karena peningkatan berat badan selama kehamilan dan kadar hormon yang berubah.

Dampaknya, kadar asam urat jadi melonjak dan produksi asam urat selama kehamilan juga tidak dapat dikontrol.

Wanita dengan riwayat keluarga mengalami penyakit asam urat berrisiko lebih tinggi terserang penyakit ini selama kehamilan, dan wanita yang sudah pernah mengalaminya sebelum hamil juga berisiko lebih tinggi terkena lagi saat hamil.

Kadar asam urat yang tinggi membuat ibu hamil berisiko mengalami hipertensi gestasional dan diabetes. Selain itu, kemungkinan juga berisiko lebih tinggi mengalami preeklampsia.

Baca Juga: Mari Cegah, 4 Komplikasi Asam Urat Ini Sangat Perlu Diwaspadai!

Gejala Asam Urat pada Ibu Hamil

asam urat ibu hamil-2.jpg

Mengutip WebMD, tanda-tanda dan gejala asam urat hampir selalu terjadi secara tiba-tiba, dan sering pada malam hari.

Beberapa gejala asam urat termasuk:

1. Nyeri Sendi yang Intens

Penyakit asam urat biasanya memengaruhi sendi besar jempol kaki, tetapi jenis sendi yang sering terkena asam urat yaitu pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan dan jari.

Rasa sakitnya mungkin paling parah jika sudah terjadi selama empat sampai 12 jam pertama setelah gejala muncul.

2. Rasa Ketidaknyamanan

Setelah rasa sakit parah mereda, akan terjadi ketidaknyamanan sendi yang dapat berlangsung dengan durasi beberapa hari hingga beberapa minggu.

Serangan selanjutnya cenderung berlangsung lebih lama dan memengaruhi lebih banyak persendian.

Baca Juga: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Radang Sendi

3. Peradangan dan Kemerahan

Sendi yang terkena asam urat akan menjadi bengkak, lunak, terasa hangat dan kemerahan.

4. Rentang Gerak Terbatas

Saat penyakit asam urat semakin berkembang, Moms mungkin tidak dapat menggerakkan sendi dengan normal.

Nah, Moms, itulah penyebab dan gejala asam urat pada ibu hamil. Jaga selalu kesehatan, ya, Moms.

(AP/DIN)

Artikel Terkait