COVID-19
25 September 2020

Klaster Panti Asuhan di Tangerang, Mengapa Bisa Terjadi?

Sebanyak 33 anak yatim piatu dan seorang pengasuh di sebuah panti asuhan di Kota Tangerang terpapar COVID-19.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebanyak 33 anak yatim piatu dan seorang pengasuh di sebuah panti asuhan di Kota Tangerang terpapar COVID-19.

Kabar tersebut diberitahukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah pada Kamis (24/9/2020).

"Ada kluster baru rumah yatim piatu," ujar Arief mengutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Pentingnya Tingkatkan Imunitas Tubuh dari Infeksi Virus Corona Novel (COVID-19), Berikut Tipsnya

Pengasuh Panti Asuhan OTG

klaster panti asuhan

Foto: Orami Photo Stocks

Arief mengatakan, mulanya pengasuh panti asuhan yang tak diketahui namanya itu tak menyadari bahwa dirinya positif COVID-19. Diketahui pengasuh tersebut termasuk dalam Orang Tanpa Gejala (OTG).

Saat berstatus OTG, pengasuh tersebut masih mengurusi anak-anak panti asuhan. Sehingga 33 anak lainnya ikut terpapar COVID-19.

"Dia masih ngurusin anak-anak dan sebagainya (saat terpapar Covid-19), akhirnya anak-anaknya pada ketularan" lanjut Arief.

Baca Juga: Menkes Umumkan Kategori OTG Virus Corona, Ini Pengertian dan Bahayanya Jika Tak Lakukan PSBB

Dibawa ke Puskesmas

klaster panti asuhan

Foto: Orami Photo Stocks

Saat ini 34 orang yang terjangkit COVID-19 dari panti asuhan tersebut sudah dibawa ke Puskesmas Jurumudi untuk dilakukan pemeriksaan dan isolasi. Sementara itu, Puskesmas Jurumudi merupakan salah satu puskesmas rujukan pasien COVID-19 dengan kapasitas 60 orang.

"Nah 33 (kapasitas langsung terisi) dari yatim piatu ini masuk semua hari ini," kata Arief.

Hingga kini, total kasus COVID-19 di Kota Tangerang mencapai 1.366 kasus pada Rabu (24/9/2020).

Dari 1.366 total kasus tersebut sebanyak 940 pasien dinyatakan sembuh, 396 pasien masih dalam perawatan, dan 57 pasien lainnya meninggal dunia.

Baca Juga: Waspadai Cacar Monyet, Dinkes DKI Sosialisasi Penanganan di Puskesmas

Kasus Klaster Panti Asuhan di Indonesia

klaster panti asuhan

Foto: Orami Photo Stocks

Klaster panti asuhan di Tangerang bukanlah kasus pertama di Indonesia. Sebelumnya, klaster panti asuhan juga pernah terjadi di beberapa kota lainnya.

Seperti di Bontang, sebanyak lima anak panti asuhan terkonfirmasi COVID-19.

Selanjutnya, di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 14 anak panti asuhan tertular COVID-19 dari pengasuh.

Setelah dilakukan tracing contact, diketahui pengasuh tersebut terpapar COVID-19 dari salah satu donatur panti asuhan.

Artikel Terkait